Mouse Gaming 58 Gram Dari Xiaomi Ini Tetap Ngebut Di Kabel Dan Nirkabel 8000Hz

Xiaomi Gaming Mouse 2 tampil sebagai perangkat yang tidak hanya mengejar bobot ringan, tetapi juga mengejar stabilitas dan fleksibilitas yang biasanya dicari pemain kompetitif. Mouse ini membawa polling rate 8000Hz di mode kabel maupun nirkabel 2.4GHz, sehingga Xiaomi jelas menempatkan fokus utama pada respons input yang sangat cepat.

Di balik bodi yang ringan, Xiaomi menanamkan sejumlah penyetelan yang menunjukkan ambisi serius di kelas gaming. Perangkat ini memakai sensor PixArt PAW3955XM versi kustom, mendukung DPI hingga 40.000, dan dirancang untuk memberikan kontrol yang lebih presisi saat dipakai bermain dalam skenario cepat.

Respons tinggi tanpa harus bergantung pada kabel

Salah satu daya tarik paling besar dari Gaming Mouse 2 adalah dukungan polling rate 8000Hz pada dua mode sekaligus. Artinya, pengguna tetap bisa mengejar respons sangat tinggi saat memakai koneksi nirkabel 2.4GHz, tanpa harus terpaku pada kabel untuk mendapatkan performa maksimal.

Untuk menjaga kestabilan di kecepatan tinggi itu, Xiaomi memakai pengendali dual-core Telink TL3228. Perusahaan juga menyebut mouse ini mengirim paket data ganda melalui dua kanal setiap 125 mikrodetik, sebuah pendekatan yang diarahkan untuk menekan latensi input.

Bobot 58 gram dan bentuk yang disiapkan untuk banyak gaya genggam

Xiaomi juga mengikuti tren mouse gaming ultra-ringan dengan bobot hanya 58 gram. Di saat yang sama, bodinya dibuat dengan cangkang ergonomis yang diklaim disusun memakai data genggaman dari pemain kompetitif.

Desainnya ditujukan untuk claw grip, fingertip grip, dan palm grip. Di bagian dalam, Xiaomi memakai struktur internal lightweight umbrella skeleton frame untuk menekan bobot, sekaligus menjaga kekuatan rangka dan distribusi bobot 1:1 antara sisi depan dan belakang.

Sensor dan penyetelan yang lebih rinci

Di atas kertas, spesifikasi pelacakan mouse ini juga cukup agresif. Sensor PixArt PAW3955XM versi kustom memiliki kecepatan pelacakan 750 IPS, akselerasi 60G, dan mode esports khusus yang disebut mampu mendorong static scan rate melewati 20.000 FPS.

Bagi pengguna yang suka menyesuaikan detail sensor, Xiaomi menyiapkan pengaturan DPI satu langkah. Perangkat ini juga dikalibrasi dari pabrik dengan tingkat kesalahan DPI kurang dari 1 persen, lalu dilengkapi Motion Sync, lima tingkat pengaturan lift-off distance, angle snapping 1 derajat, serta kemampuan melacak di permukaan kaca dengan ketebalan lebih dari 4 mm.

Tombol, koneksi, dan penyimpanan profil

Pada tombol utama kiri dan kanan, Xiaomi memilih switch optik TTC. Roda gulirnya memakai TTC gold wheel encoder dengan klaim daya tahan hingga 2 juta siklus, sehingga bagian input utama juga mendapat perhatian dari sisi ketahanan.

Untuk konektivitas, Gaming Mouse 2 menyediakan tiga opsi, yaitu kabel USB-C braided, nirkabel 2.4GHz, dan Bluetooth 6.1. Pengguna dapat mengatur DPI, polling rate, dan tuning sensor lewat alat berbasis web atau perangkat lunak lokal, lalu menyimpannya ke memori onboard agar profil tetap terbawa saat mouse dipakai di komputer lain.

Baterai dan ketersediaan awal

Xiaomi membekali mouse ini dengan baterai 530mAh. Perusahaan mengklaim daya tahannya bisa mencapai 160 jam pada mode 2.4GHz, tetapi angka itu berlaku ketika polling rate diturunkan ke 1000Hz.

Untuk pasar China, harga ritel Gaming Mouse 2 dipasang di 399 yuan dengan harga perkenalan 349 yuan. Penjualan crowdfunding dijadwalkan mulai 11 Mei melalui Youpin.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version