Selisih harga antara OnePlus Nord CE 6 Lite dan Moto G37 Power memang besar, tetapi perbedaan yang paling terasa justru ada pada pengalaman pakai. Dua ponsel ini sama-sama membawa baterai 7000mAh dan Android 16, namun arah pengembangannya tidak sama, sehingga pilihan akhirnya sangat bergantung pada kebutuhan pengguna.
Moto G37 Power tampil sebagai opsi yang lebih ramah di kantong dengan banderol sekitar ₹15,000. OnePlus Nord CE 6 Lite berada di kisaran ₹23,000, dan selisih itu dibayar lewat peningkatan yang lebih terasa di sisi performa, layar, dan pengisian daya.
Performa jadi pembeda paling tegas
OnePlus Nord CE 6 Lite mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 Apex, GPU Mali-G615, dan penyimpanan UFS 3.1. Kombinasi ini membuatnya lebih siap untuk multitasking, membuka aplikasi, hingga memproses file dengan lebih cepat.
Moto G37 Power berjalan dengan Dimensity 6300 atau 6400, tergantung wilayah, lalu dipasangkan dengan UFS 2.2. Susunan ini masih memadai untuk pemakaian harian, tetapi OnePlus jelas lebih unggul saat beban kerja meningkat atau ketika pengguna menginginkan respons sistem yang lebih cepat.
Layar OnePlus juga dibuat lebih agresif
Di sektor tampilan, OnePlus Nord CE 6 Lite membawa panel IPS LCD 6,72 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 144Hz. Moto G37 Power memakai panel IPS LCD 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi HD+.
Perbedaan tersebut membuat OnePlus lebih menarik untuk scrolling yang lebih mulus, gaming, dan konsumsi video. Moto memang punya keunggulan kecil di tingkat kecerahan puncak, karena disebut mencapai 1050 nits, sementara OnePlus tercatat 1000 nits dalam mode HBM.
Moto lebih murah, tetapi tidak terasa murahan
Meski harganya lebih rendah, Moto G37 Power tetap membawa paket yang cukup lengkap untuk kelasnya. Ponsel ini masih menyediakan speaker stereo, Android 16, opsi RAM dan penyimpanan hingga 8GB dan 256GB, serta slot microSD khusus.
Di sisi lain, Motorola juga menambahkan jack audio 3,5mm dan NFC yang tersedia di wilayah tertentu. Bagi pengguna yang masih memakai earphone kabel atau membutuhkan konektivitas tambahan, dua fitur ini bisa menjadi nilai penting yang tidak selalu ditemukan di ponsel lain.
Pengisian daya dan fitur praktis memberi jarak tambahan
OnePlus Nord CE 6 Lite mendukung pengisian 45W, reverse charging 10W, dan bypass charging. Moto G37 Power hanya menawarkan pengisian 30W dan reverse charging 6W, sehingga OnePlus lebih unggul untuk pengisian yang lebih cepat dan penggunaan sambil bermain gim.
Keduanya sama-sama memiliki speaker stereo, sertifikasi IP64, dan MIL-STD-810H. Namun Moto menambahkan Gorilla Glass 7i dan panel belakang eco-leather, yang memberi sentuhan proteksi dan desain yang sedikit berbeda.
Kamera dan konektivitas tidak sepenuhnya seimbang
Untuk fotografi, kedua perangkat sama-sama memakai kamera utama 50MP dan kamera depan 8MP. Meski begitu, OnePlus Nord CE 6 Lite lebih fleksibel di perekaman video karena mendukung sampai 4K 30fps, sedangkan Moto G37 Power berhenti di 2K 30fps.
Pada kamera depan, Moto justru unggul di sisi resolusi video selfie karena mendukung perekaman 2K. OnePlus membalas dengan 1080p dan gyro-EIS, yang memberi stabilitas lebih baik saat merekam.
Pilihan tergantung prioritas, bukan sekadar harga
OnePlus Nord CE 6 Lite tampil lebih meyakinkan bagi pengguna yang mencari performa lebih kuat, layar lebih tajam, refresh rate lebih tinggi, penyimpanan lebih cepat, dan pengisian daya yang lebih lengkap. Paket keseluruhan ponsel ini memang terasa lebih premium dari sisi pengalaman harian.
Moto G37 Power tetap menarik karena berhasil menjaga harga tetap rendah sambil mempertahankan baterai besar, slot microSD khusus, jack audio 3,5mm, dan beberapa detail praktis lain. Untuk pembeli yang lebih memprioritaskan efisiensi biaya, ponsel ini masih punya posisi yang kuat di kelasnya.
Source: www.gizmochina.com