Bagi banyak pemain Call of Duty, hal paling menguras sabar bukan selalu lawan di medan tempur, melainkan gangguan kecil yang memaksa game ditutup lalu dibuka lagi. Di Modern Warfare 4, Infinity Ward disebut sedang menyiapkan perubahan untuk menghapus notifikasi “Update requires restart” yang selama ini sering muncul setelah patch.
Langkah ini langsung menyasar salah satu kebiasaan paling mengganggu di seri Call of Duty. Pop-up tersebut kerap tampil di Xbox, PC, dan PS5, lalu membuat pemain harus keluar dari game setiap kali pembaruan datang, apalagi ketika beberapa update hadir dalam waktu berdekatan.
Restart setelah update mulai dibidik
Laporan CharlieIntel menyebut Infinity Ward sudah mengonfirmasi rencana untuk menyingkirkan kebutuhan restart setelah update. Artinya, modernisasi cara client menangani pembaruan akan menjadi bagian dari fondasi Modern Warfare 4 sejak awal.
Perubahan ini terdengar sederhana, tetapi dampaknya cukup besar bagi alur bermain. Pemain tidak lagi dipaksa berhenti di tengah sesi hanya karena sistem meminta restart, sesuatu yang selama ini sering terasa mengganggu saat ingin cepat kembali ke pertandingan.
Shader juga ikut dibenahi
Selain soal restart, sistem shader juga menjadi fokus perbaikan. Infinity Ward disebut akan memindahkan update shader ke proses yang berjalan saat Call of Duty ditutup, sehingga beban itu tidak lagi muncul ketika pemain baru membuka game.
Perubahan ini paling terasa di PC karena pemain tidak harus menunggu kompilasi shader di dalam game setiap kali client dinyalakan. Dengan begitu, waktu tunggu sebelum masuk permainan bisa menjadi lebih singkat dan lebih mulus.
Masalah shader memang bukan hal baru bagi pemain. Walau bukan kekurangan besar dari sisi desain, gangguan yang muncul berulang membuatnya terasa lebih berat karena terus memotong momentum bermain.
Modern Warfare 4 diposisikan sebagai proyek besar
Di luar perbaikan teknis itu, Modern Warfare 4 juga dipandang sebagai salah satu game Xbox terbesar milik Microsoft tahun ini. Game ini disebut sebagai kelanjutan langsung dari Modern Warfare 3, tetapi membawa arah cerita yang berbeda.
Kali ini, latarnya bergeser ke Korea Selatan dengan tokoh utama seorang tentara muda Korea Selatan di tengah invasi besar-besaran Korea Utara. Nuansa yang dibawa juga disebut lebih membumi dibanding Black Ops 7.
Dari materi yang sudah terlihat sejauh ini, visual game tersebut dinilai sangat kuat. Salah satu faktornya disebut karena game ini tidak dirilis di konsol generasi lama, sehingga ruang pengembangannya lebih leluasa.
Banyak sisi lain juga sedang dibangun
Infinity Ward sebelumnya juga sudah membahas detail pengembangan lain di luar masalah restart dan shader. Pembahasan itu mencakup multiplayer, map, senjata, serta sistem “Gunny” untuk kombinasi attachment.
Rangkaian detail tersebut menunjukkan studio tidak hanya memperbaiki satu titik gangguan teknis. Modern Warfare 4 tampaknya sedang disusun ulang sebagai pengalaman yang lebih rapi dari banyak sisi, mulai dari cara game memproses update sampai elemen inti permainan.
Ada catatan soal Xbox Game Pass
Di sisi distribusi, Modern Warfare 4 tidak akan tersedia di Xbox Game Pass saat peluncuran. Itu membedakannya dari dua Call of Duty sebelumnya yang sempat hadir lebih cepat di layanan tersebut.
Kehadirannya di Game Pass diperkirakan baru menyusul sekitar setahun setelah rilis. Microsoft disebut telah menghapus ketersediaan hari pertama itu untuk menurunkan harga Xbox Game Pass Ultimate dan PC Game Pass secara signifikan.
Buat pemain, penghapusan restart setelah update mungkin terdengar seperti perubahan kecil. Namun jika rencana ini benar-benar diterapkan, Modern Warfare 4 bisa menghapus salah satu sumber frustrasi paling konsisten di Call of Duty dan membuat proses masuk ke game terasa jauh lebih lancar.





