Mitsubishi Motors tampaknya tidak hanya ingin menghidupkan kembali nama Pajero, tetapi juga mengubah cara model legendaris itu diposisikan di pasar. Alih-alih sekadar menghadirkan satu SUV baru, perusahaan menyiapkan dua model Pajero yang lebih kecil untuk menjangkau pembeli dengan kebutuhan berbeda.
Strategi itu disampaikan langsung oleh CEO Mitsubishi Motors Takao Kato. Menurut dia, langkah tersebut diarahkan untuk memperluas pilihan sekaligus menarik pelanggan baru yang mencari SUV tangguh dalam ukuran yang beragam.
Di sisi lain, Mitsubishi belum membuka rincian lengkap soal peluncuran maupun harga. Meski begitu, arah kebangkitannya sudah mulai terlihat jelas karena Pajero akan kembali dibawa ke pasar Jepang setelah tujuh tahun absen.
Nama Pajero sendiri bukan nama sembarangan bagi Mitsubishi. Model ini pertama kali diluncurkan pada 1982 dan sempat menjadi salah satu ikon paling kuat dalam sejarah merek tersebut.
Sepanjang perjalanannya, Pajero tampil dalam empat generasi. Model ini juga ikut mendorong tren kendaraan rekreasi pada 1990-an, ketika pasar SUV mulai berkembang lebih luas.
Dari sisi penjualan, Pajero mencatat lebih dari 3,25 juta unit di lebih dari 170 negara dan wilayah. Capaian itu menegaskan posisinya sebagai SUV dengan jejak global yang panjang, bukan sekadar model lama yang kembali dihidupkan.
Reputasi Pajero juga terbentuk dari dunia reli. Nama ini lekat dengan Reli Dakar, ajang balap ketahanan jarak jauh yang dikenal berat dan menuntut daya tahan kendaraan.
Setelah sempat menjadi simbol penting Mitsubishi Motors, penjualan Pajero kemudian melemah seiring ketatnya persaingan SUV. Produksi model ini di Jepang akhirnya dihentikan pada 2019.
Kini, kebangkitannya datang dengan pendekatan yang berbeda. Model baru Pajero akan diproduksi di Thailand, lalu dijual untuk pasar Thailand dan Jepang.
Mitsubishi juga masih mempertimbangkan penjualan ke negara lain. Langkah itu menunjukkan perusahaan ingin memanfaatkan basis produksi regional untuk mendukung perluasan pasar SUV dengan nama yang sudah punya reputasi kuat.
Secara karakter, Pajero selama ini identik dengan kendaraan berukuran relatif besar, tampilan tangguh, dan kemampuan melintas di berbagai medan. Ciri itu membuatnya dikenal cocok untuk keluarga, perjalanan jauh, dan kegiatan luar ruang.
Rencana menghadirkan kembali Pajero juga menunjukkan bagaimana Mitsubishi membaca perubahan pasar. Di tengah persaingan SUV yang makin ketat, nama lama ini kembali diposisikan sebagai senjata penting untuk menarik perhatian pembeli di Jepang, Thailand, dan kemungkinan pasar lain.
Source: voi.id