Keunikan SUV berkamuflase yang melintas di Pondok Gede bukan cuma soal bentuk bodinya yang boxy dan berukuran besar. Daya tarik utamanya justru ada pada teknologinya, karena mesin bensin di mobil ini tidak bertugas menggerakkan roda.
Kemunculan unit tersebut langsung memunculkan dugaan bahwa model itu merupakan iCaur 03T REEV yang berpeluang masuk Indonesia sebagai Chery J6 REEV. Petunjuk lain yang memperkuat arah dugaan itu adalah penggunaan pelat nomor biasa, bukan identitas biru yang lazim dipakai mobil listrik.
Sinyal SUV elektrifikasi baru
Jika benar unit itu adalah iCaur 03T REEV, maka Chery Group tampaknya sedang menyiapkan SUV elektrifikasi dengan pendekatan yang sedikit berbeda. Mobil ini tetap menawarkan rasa berkendara khas EV, tetapi tidak sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Skema seperti itu membuatnya relevan bagi pengguna yang ingin mobil listrik, namun tetap ingin lebih tenang saat menempuh perjalanan jauh. Mesin bensin pada mobil ini hadir sebagai penyuplai daya, bukan sebagai penggerak utama.
Karakter bodi dan dimensi yang mencolok
Dari sisi tampilan, SUV ini membawa bahasa desain yang tegas. Siluet boxy, over fender tebal, dan ground clearance 220 mm memberi kesan kuat sebagai mobil petualang.
Ukuran bodinya juga tergolong besar. Berdasarkan spesifikasi global iCaur 03T, panjangnya 4.503 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.815 mm, dan wheelbase 2.783 mm.
Dimensi tersebut membuatnya tampak lebih bongsor dibanding Chery J6 EV yang sudah lebih dulu dipasarkan di Indonesia. Kombinasi itu menempatkan model ini sebagai SUV elektrifikasi yang tetap menonjolkan nuansa siap melibas berbagai medan.
Mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator
Teknologi yang dipakai adalah Range Extended Electric Vehicle atau REEV. Dalam sistem ini, roda sepenuhnya digerakkan motor listrik, sedangkan mesin bensin 1.5 turbo tidak terhubung langsung ke roda.
Fungsi mesin bensin hanya sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Dengan cara kerja seperti itu, mobil tetap memberikan karakter responsif dan senyap seperti EV saat melaju.
Konfigurasi globalnya memakai dual motor iAWD. Motor depan menghasilkan 130 kW dan motor belakang 185 kW, dengan total tenaga 315 kW atau setara 428 PS dan torsi puncak 505 Nm.
Jarak tempuh jadi nilai jual utama
Selain performa, kombinasi baterai dan tangki bahan bakar menjadi poin penting pada model ini. Tangki bensinnya berkapasitas 45 liter, sementara baterai LFP yang digunakan memiliki kapasitas 34,31 kWh berdasarkan situs resmi global.
Dalam mode listrik murni, mobil ini diklaim bisa menempuh 144 kilometer. Jika baterai dan bensin dipakai bersama, jarak tempuh totalnya mencapai 801 kilometer menurut siklus WLTC.
Dengan komposisi tersebut, iCaur 03T REEV tidak hanya mengejar efisiensi. Model ini juga dirancang agar tetap praktis untuk perjalanan jarak jauh tanpa rasa khawatir berlebihan soal daya.
Siap untuk jalanan beragam
Karakter SUV adventure-nya diperkuat lewat sektor kaki-kaki dan mode berkendara. Suspensi depan memakai MacPherson, sedangkan bagian belakang menggunakan multi-link, lalu ada FSD adaptive damping suspension untuk menyesuaikan bantingan.
Pengemudi juga disediakan pilihan mode Sport, Normal, dan Eco. Untuk kondisi tertentu tersedia Mud, Sand, Snow, dan Mountain, sehingga mobil ini punya fleksibilitas lebih luas saat digunakan di berbagai permukaan jalan.
Kemampuan melintasi rintangan ringan juga didukung oleh sudut pendekatan 22 derajat dan sudut kepergian 30 derajat. Angka itu memberi gambaran bahwa mobil ini cukup meyakinkan saat melewati tanjakan atau turunan yang curam.
Kabin modern dan fitur keselamatan lengkap
Masuk ke dalam kabin, kesan modern langsung terlihat dari layar sentuh 15,6 inci dan panel instrumen digital 9,2 inci. Sistem hiburannya sudah mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto.
Fasilitas lain juga cukup lengkap, mulai dari wireless charger 50 watt, delapan speaker, jok depan elektrik dengan ventilated seat, panoramic sunroof, ambient light multi warna, AC dual zone, hingga air purifier PM2.5 dengan filter CN95. Pada versi global, armrest tengah juga memiliki fitur cooling dan heating.
Bagasi mobil ini tercatat 450 liter dan bisa diperluas menjadi 1.238 liter ketika jok belakang dilipat. Di sisi keselamatan, tersedia enam airbag serta sejumlah fitur ADAS seperti autonomous emergency braking, lane departure warning, lane keeping assist, blind spot detection, dan front collision warning.
Mobil ini juga dilengkapi kamera 540 derajat, hill descent control, dan hill-start assist. Jika unit kamuflase yang tertangkap di Pondok Gede itu memang iCaur 03T REEV atau Chery J6 REEV versi Indonesia, pasar akan kedatangan SUV elektrifikasi yang menawarkan sensasi EV sekaligus fleksibilitas lebih besar untuk perjalanan jauh.
Source: www.oto.com