Mesin 1.500 cc Tak Lagi Kecil Di Kia Carens 2026, MPV Besar Ini Ternyata Tetap Responsif

Kia Carens 2026 memberi pesan yang cukup jelas: mesin 1.500 cc tidak otomatis lemah ketika dipasang pada MPV besar. Pada mobil berbodi panjang 4.550 mm dengan bobot kosong sekitar 1,6 ton, kombinasi mesin 1.497 cc dan transmisi iVT justru masih sanggup menjaga rasa berkendara tetap meyakinkan untuk kebutuhan keluarga.

Yang menarik, karakter itu tidak hanya muncul dari angka di atas kertas. Carens 7 penumpang ini menunjukkan bahwa ruang kabin besar dan bodi besar tidak selalu harus dibayar dengan performa yang terasa tertahan, selama mesin dan transmisi bekerja dengan komposisi yang tepat.

Mesin 1.497 cc yang tidak bisa diremehkan

Kia membekali Carens dengan mesin Smartstream Gamma II empat silinder berkapasitas 1.497 cc. Mesin ini memakai teknologi Dual CVVT dan menghasilkan tenaga 113 dk atau 115 PS pada 6.300 rpm, dengan torsi puncak 144 Nm pada 4.000 rpm.

Secara angka, output tersebut tergolong menarik untuk sebuah MPV keluarga. Tenaganya bahkan berada di atas Suzuki Ertiga Hybrid dan Mitsubishi Xpander yang sama-sama berada di kisaran 103 dk, serta masih lebih tinggi dibanding tenaga gabungan Toyota Veloz Hybrid yang sekitar 109 dk atau 111 PS.

Respons harian tetap terasa cukup

Keraguan terhadap mobil besar bermesin kecil biasanya muncul saat akselerasi awal. Namun Kia Carens Signature iVT mampu menyelesaikan sprint 0-100 km/jam dalam 12,6 detik saat mode berkendara Sport diaktifkan.

Angka itu membuat Carens tetap kompetitif di kelasnya. Suzuki Ertiga Hybrid AT mencatat 12,9 detik, sedangkan Mitsubishi Xpander Ultimate CVT membukukan 12,1 detik, sehingga Carens masih berada dalam rentang yang layak untuk sebuah MPV keluarga.

Yang lebih penting untuk penggunaan sehari-hari justru respons di kecepatan menengah. Dari 40 km/jam ke 60 km/jam, Carens hanya memerlukan 2,2 detik, lalu dari 60 km/jam ke 80 km/jam diselesaikan dalam 3 detik.

iVT jadi penopang utama

Performa Carens tidak hanya bertumpu pada mesin. Transmisi iVT punya peran besar dalam menyalurkan tenaga dengan halus dan menjaga karakter mobil tetap nyaman saat dipakai setiap hari.

iVT adalah sebutan Kia dan Hyundai untuk teknologi CVT racikan sendiri. Dalam penggunaan harian, sistem ini membuat perpindahan tenaga terasa tanpa hentakan, sehingga mobil lebih cocok dipakai sebagai kendaraan keluarga.

Ada pula keunggulan pada sisi konstruksi internal. Jika banyak CVT memakai sabuk logam, sistem milik Kia menggunakan rantai baja yang dirancang lebih kuat menghadapi beban torsi.

Bodi besar, tapi tetap mantap di jalan

Dimensi Carens membuat posisinya terasa lebih dekat ke MPV medium daripada LMPV konvensional. Karena itu, kestabilan menjadi salah satu faktor penting agar mobil tetap enak dikendarai saat membawa penumpang penuh.

Pada titik ini, Carens punya karakter yang berbeda dari banyak MPV keluarga lain. Suspensi dan setelan kemudinya terasa lebih solid dengan kecenderungan agak kaku, sehingga mobil tetap mantap saat melaju cepat maupun ketika masuk tikungan.

Karakter seperti itu bisa memberi rasa percaya diri lebih besar bagi pengemudi. Untuk mobil tiga baris dengan bodi besar, stabilitas semacam ini memang sangat membantu dalam pemakaian harian maupun perjalanan bersama keluarga.

Ada detail yang masih bisa ditingkatkan

Meski impresi performanya positif, Carens belum sepenuhnya tanpa catatan. Material setir berbahan PU dinilai belum memberi cengkeraman yang optimal saat digenggam.

Bagian doortrim yang menjadi sandaran lengan juga belum dilapisi material soft touch. Dalam perjalanan jauh, detail seperti ini bisa terasa karena titik kontak pengemudi dan penumpang tidak seempuk yang diharapkan.

Namun kekurangan itu tidak mengubah gambaran besarnya. Kia Carens 2026 tetap menunjukkan bahwa mesin 1.500 cc dengan iVT masih mampu menopang kebutuhan MPV 7 seater besar dengan kombinasi performa, kenyamanan, dan potensi efisiensi yang tetap relevan di kelasnya.

Exit mobile version