Toyota kembali memberi penyegaran pada GR Yaris dengan fokus yang sangat jelas: membuat hot hatch ini terasa lebih cepat merespons saat dipakai agresif, tanpa mengorbankan rasa nyaman untuk penggunaan harian. Ubahan itu datang bersamaan dengan pengumuman harga New GR Yaris 2026 on the road Jakarta, dengan varian M/T Rp1,173 miliar dan varian AT Rp1,223 miliar.
Langkah penyetelan ulang ini menunjukkan bahwa GR Yaris tetap diperlakukan sebagai mobil yang lahir dari dunia reli, lalu disesuaikan lagi agar tetap relevan di jalan raya. Toyota menyebut pengembangannya terinspirasi dari semangat ever-better motorsports-bred cars melalui metode reverse engineering, sejalan dengan filosofi continuous improvement yang terus dibawa ke lini GR.
Fokus penyempurnaan ada pada kendali
Perubahan paling besar terasa di area kemudi dan pengendalian mobil. Toyota memasang desain steering wheel baru dengan diameter lebih kecil agar gerakan tangan bisa lebih cepat dan presisi saat bermanuver.
Bentuk grip setir juga direvisi supaya terasa lebih pas di telapak tangan ketika pengemudi memutar setir secara agresif. Di sisi lain, tuas handbrake diposisikan lebih dekat ke setir dan dibuat lebih tegak agar manuver ekstrem bisa dilakukan lebih cepat dan lincah.
Toyota juga menyentuh Electric Power Steering atau EPS melalui revisi software dan beberapa komponen pendukung. Perubahan ini membuat kemampuan deteksi EPS lebih luas, tetapi karakter responsifnya tetap dipertahankan ketika mobil dipacu agresif.
Kaki-kaki ikut dibenahi
Penyempurnaan tidak berhenti di setir. Toyota juga mengganti arah pengembangan pada bagian ban dengan pola tapak baru, revisi struktur internal, serta kompon karet yang berbeda.
Menurut klaim Toyota, kombinasi itu meningkatkan grip dan kestabilan di jalan umum maupun di sirkuit. Optimalisasi juga dilakukan pada shock absorber depan dan belakang agar performa ban bisa keluar lebih maksimal saat mobil diajak bermanuver cepat.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa GR Yaris tidak hanya disetel untuk terasa tajam, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan ketika dipakai di berbagai kondisi. Toyota tampaknya ingin mobil ini tetap menyenangkan di lintasan, namun masih masuk akal saat dipakai di jalan harian.
Masih menyisakan sisi praktis
Meski karakter pengembangannya sangat dekat dengan motorsport, Toyota tetap mempertahankan elemen yang mendukung pemakaian sehari-hari. Fitur pemanas setir dan kursi masih disematkan pada mobil ini.
Keputusan itu menjaga GR Yaris tetap punya nilai praktis di tengah karakter performanya yang kuat. Jadi, mobil ini tidak hanya diposisikan sebagai hot hatch berfokus balap, tetapi juga sebagai kendaraan yang masih nyaman dipakai rutin.
Masukan pembalap tetap jadi acuan
Hiroyuki Oide, Marketing Director Toyota Astra Motor, mengatakan GR Yaris kembali mendapat penyempurnaan agar semakin fun to drive. Ia juga menegaskan bahwa masukan dari pembalap dan enthusiast menjadi dasar untuk meningkatkan stability dan handling supaya mobil lebih gesit mengikuti kemauan pengemudi.
Toyota turut mengaitkan pengembangan ini dengan performa GR Yaris Rally2 di seri pembuka Kejurnas Sprint Rally dan Kejurnas Rally 2026. Bagi Toyota, capaian itu menjadi tanda bahwa mobil jalan raya mereka tetap dekat dengan aktivitas balap nyata dan terus berkembang dari pengalaman yang sama.
Kehadiran New GR Yaris 2026 juga memperlihatkan cara Toyota menjaga identitas model ini tetap konsisten. Mobil ini tetap membawa DNA balap, tetapi penyetelannya diarahkan agar tajam di balik kemudi dan tetap bisa dipakai setiap hari tanpa terasa terlalu ekstrem.
Source: www.oto.com




