MacBook Neo Paling Hijau di Lini Apple, 60% Bahannya Daur Ulang

MacBook Neo menempati posisi paling menonjol dalam laporan lingkungan terbaru Apple karena mencatat porsi material daur ulang paling besar di antara perangkat yang disebutkan. Dengan komposisi 60% material daur ulang secara keseluruhan, laptop ini menjadi sorotan utama di tengah upaya Apple menekan dampak lingkungan pada lini produknya.

Pencapaian itu membuat perhatian publik tidak langsung tertuju pada iPhone, melainkan pada MacBook Neo yang dinilai lebih jauh melangkah dalam penggunaan bahan ramah lingkungan. Laporan tahunan Environmental Progress Report Apple juga menunjukkan bahwa rata-rata seluruh perangkat yang dikapalkan perusahaan memakai sekitar 30% material daur ulang, sehingga angka 60% pada MacBook Neo terlihat jauh lebih tinggi dibanding perangkat lain.

Bahan daur ulang kini masuk ke komponen inti

Fokus Apple tidak berhenti pada bagian luar perangkat. Perusahaan menyebut sejumlah komponen penting di produknya telah menggunakan bahan daur ulang secara penuh, termasuk baterai yang dirancang Apple dengan 100% kobalt daur ulang.

Apple juga menyatakan seluruh magnet pada produknya memakai 100% elemen tanah jarang daur ulang. Selain itu, semua papan sirkuit yang dirancang Apple disebut menggunakan 100% pelapisan emas dan penyolderan timah daur ulang.

Rangkaian data ini menunjukkan bahwa strategi Apple tidak hanya menyentuh material yang terlihat dari luar. Pendekatan tersebut juga masuk ke bagian internal perangkat yang umumnya jarang menjadi sorotan konsumen.

Kemasan tanpa plastik ikut memperkuat arah baru

Di sisi kemasan, Apple mengklaim telah menghapus seluruh plastik dari paket produknya. Semua gadget baru kini dikemas menggunakan bahan berbasis serat yang bisa didaur ulang di rumah.

Langkah ini membuat pengurangan limbah tidak hanya terjadi pada perangkat, tetapi juga pada bungkus yang menyertai produk saat sampai ke tangan pengguna. Dengan begitu, pendekatan ramah lingkungan Apple mencakup siklus yang lebih luas, dari bahan baku hingga kemasan akhir.

MacBook Neo unggul karena efisiensi bahan

Keunggulan MacBook Neo tidak semata ditentukan oleh tingginya porsi material daur ulang. Laptop ini juga disebut memakai proses pembentukan aluminium baru yang membutuhkan bahan baku setengah lebih sedikit dibanding metode tradisional, menurut laporan yang dikutip MacRumors.

Pendekatan tersebut memberi gambaran bahwa efisiensi produksi menjadi bagian penting dari strategi Apple. Bukan hanya mengganti bahan lama dengan bahan daur ulang, perusahaan juga berupaya mengurangi kebutuhan material mentah sejak tahap awal pembuatan.

Kombinasi dua hal itu membuat MacBook Neo menonjol dibanding perangkat Apple lain dalam laporan yang sama. Posisi tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan menghemat bahan dan penggunaan material daur ulang besar-besaran bisa berjalan bersamaan.

Air dan energi juga masuk agenda

Selain material, Apple turut menyoroti penggunaan air dalam proses produksinya. Bersama para pemasok, perusahaan mengembangkan proses anodisasi yang diklaim mampu meningkatkan tingkat daur ulang air hingga 70%.

Selama 2025, Apple dan pemasoknya disebut menghemat 17 miliar galon air bersih. Mereka juga mengganti lebih dari setengah air yang digunakan untuk mendukung fasilitas global Apple, yang menjadi bagian dari target pengelolaan sumber daya perusahaan.

Apple mencatat delapan pusat datanya sudah tersertifikasi sesuai standar Alliance for Water Stewardship. Perusahaan menargetkan seluruh air yang diambil oleh fasilitasnya dapat diganti pada 2030, sehingga isu air tetap menjadi komponen penting dalam strategi lingkungan mereka.

Di sisi energi, pemasok langsung Apple memperoleh lebih dari 20 gigawatt energi terbarukan sepanjang 2025 melalui Supplier Clean Energy Program. Program itu menghasilkan lebih dari 38 juta megawatt-jam listrik, jumlah yang disebut cukup untuk memasok kebutuhan lebih dari 3,4 juta rumah di Amerika Serikat selama setahun.

Apple sendiri menambah 1,8 gigawatt listrik untuk mendukung kantor, toko ritel, dan pusat data yang seluruhnya memakai energi terbarukan. Seluruh rangkaian capaian ini memperlihatkan bahwa MacBook Neo hanya salah satu bagian dari strategi lingkungan Apple yang lebih luas, yang mencakup bahan baku, kemasan, air, energi, dan rantai pasok secara menyeluruh.

Source: inet.detik.com

Baca Juga

Back to top button