Lonjakan Libur Iduladha Padati Tol ke Puncak dan Bandung, Ciawi serta Cileunyi Paling Ramai

Libur panjang Iduladha membuat pola perjalanan di tol Jabodetabek dan Jawa Barat bergeser tajam. Jalur menuju Puncak Bogor dan Bandung menjadi dua titik yang paling terasa kepadatannya, seiring meningkatnya mobilitas warga untuk perjalanan singkat maupun tujuan wisata.

Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat lonjakan arus di sejumlah ruas tol yang mengarah ke destinasi populer itu. Tidak hanya ke arah wisata, kepadatan juga muncul di jalur menuju Merak, Bandara Soekarno-Hatta, Rancaekek, Garut, dan kawasan sekitarnya.

Arus keluar Jabodetabek meningkat

Jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek lewat gerbang tol utama mencapai 208.453 kendaraan. Angka itu lebih tinggi 15,30 persen dibanding lalu lintas normal yang berada di 180.316 kendaraan.

Kenaikan terbesar terlihat di GT Ciawi 1 yang mengarah ke Puncak Bogor. Gerbang tol ini mencatat 42.791 kendaraan, atau naik 36,02 persen dari kondisi normal sebanyak 31.460 kendaraan.

Di jalur lain, GT Cikupa menuju arah Merak juga ikut padat dengan 56.290 kendaraan. Volume tersebut naik 19,42 persen dibanding lalu lintas normal 47.138 kendaraan.

Sementara itu, GT Benda Utama membukukan 31.152 kendaraan. Angka itu naik tipis 1,44 persen dari 30.710 kendaraan normal.

Menuju bandara tetap ramai

Pergerakan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga masih tinggi. GT Cengkareng mencatat 78.220 kendaraan, atau naik 0,27 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 78.008 kendaraan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa libur Iduladha tidak hanya mendorong perjalanan wisata dan kunjungan keluarga. Jalur menuju bandara tetap menyerap arus kendaraan dalam jumlah besar di tengah mobilitas liburan.

Bandung dan koridor timur Jawa Barat ikut padat

Di Jawa Barat, arus kendaraan ke Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya juga mengalami kenaikan tajam. Jasa Marga mencatat 85.701 kendaraan melintas ke arah itu, naik 32,95 persen dibanding volume normal 64.459 kendaraan.

Dari arah sebaliknya, kendaraan yang meninggalkan Bandung dan sekitarnya menuju Jakarta turut bertambah. Jumlahnya mencapai 65.135 kendaraan, atau naik 17,61 persen dibanding kondisi normal sebanyak 55.396 kendaraan.

Pada ruas Tol Padaleunyi, GT Cileunyi menjadi salah satu titik paling sibuk. Gerbang ini mencatat 47.181 kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, melonjak 48,27 persen dari lalu lintas normal 31.821 kendaraan.

Masih di GT Cileunyi, kendaraan yang bergerak menuju Bandung tercatat 32.319 unit. Volume itu naik 16,07 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.845 kendaraan.

TIP disiapkan di titik rawan padat

Untuk membantu pengguna jalan yang menempuh perjalanan lebih jauh, Jasa Marga menyiapkan sejumlah Tempat Istirahat dan Pelayanan di jalur-jalur padat. Pengguna jalan menuju Bandung dan sekitarnya dapat memanfaatkan TIP di KM 72, KM 88, dan KM 147 di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.

Pengguna jalan yang bergerak ke kawasan Puncak melalui Ruas Tol Jagorawi juga bisa menggunakan TIP di KM 10, KM 35, dan KM 45. Fasilitas ini disiapkan agar perjalanan tetap lebih nyaman di tengah tingginya arus liburan.

Jasa Marga juga mengimbau pengendara memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap prima sebelum masuk tol. Selain itu, kecukupan BBM dan saldo kartu elektronik perlu dipastikan supaya perjalanan tidak tersendat saat volume kendaraan sedang meningkat.

Source: www.cnnindonesia.com
Exit mobile version