Bagi pengguna yang ingin mencoba sistem lain tanpa berisiko menghapus isi bawaan perangkat, RG DS kini menawarkan jalur yang lebih aman. Anbernic menambahkan OS Linux baru yang dapat dijalankan dari microSD card, sementara Android 14 dari pabrik tetap tersimpan di dalam perangkat.
Pendekatan ini membuat RG DS lebih lentur saat dipakai. Pengguna tidak perlu melakukan penghapusan sistem untuk mencoba Linux, karena perangkat bisa kembali ke Android hanya dengan melepas kartu microSD.
Linux hadir sebagai opsi tambahan
Skema ini memberi kesan berbeda dari kebiasaan yang umum ditemui pada sejumlah handheld Anbernic sebelumnya. Perusahaan memang sudah pernah merilis perangkat dengan Android, Linux, atau kombinasi keduanya, tetapi pada RG DS, Linux datang belakangan sebagai sistem yang dipasang manual.
Dengan model seperti ini, pengguna tetap memegang sistem utama dari pabrik. Di saat yang sama, Linux tersedia sebagai alternatif yang berjalan dari media penyimpanan eksternal.
Cara pemasangan dibuat sederhana
Anbernic menjelaskan bahwa pengguna cukup menyalin sistem ke microSD card berkapasitas setidaknya 64GB. Setelah kartu terpasang, RG DS akan masuk ke Linux alih-alih Android.
Jika ingin kembali ke Android, langkahnya juga tidak rumit. Perangkat cukup dimatikan, microSD card dilepas, lalu dinyalakan lagi.
Antarmuka disesuaikan untuk layar ganda
OS Linux baru ini tidak hanya ditujukan untuk fungsi dasar, tetapi juga dibuat agar cocok dengan karakter RG DS yang memakai dua layar. Anbernic menyediakan tiga tema, yaitu DS Dark, DS Light, dan Classic.
Selain itu, ada pengaturan kecerahan layar secara independen, kemampuan menukar konten di masing-masing layar, dan dukungan font kustom. Anbernic juga menambahkan antarmuka baru untuk uji tombol agar pengecekan input perangkat lebih mudah.
Tampilan dibuat lebih rapi saat game hanya memakai satu layar
Saat pengguna menjalankan game yang hanya memanfaatkan satu layar, sistem akan menampilkan ikon yang sesuai dengan platformnya. Misalnya, ikon PlayStation muncul untuk game PS1, sementara ikon Game Boy Advance tampil ketika GBA dijalankan.
Detail ini memberi tampilan yang lebih kontekstual dan membantu membuat antarmuka terlihat rapi. Efeknya, layar kedua tidak terasa mengganggu ketika fokus utama ada pada permainan di satu layar.
Sudah tersedia untuk diunduh
OS Linux baru untuk RG DS sudah bisa diunduh melalui tautan yang disediakan Anbernic. Paket unduhan itu juga menyertakan perangkat lunak yang diperlukan untuk mem-flash sistem ke microSD card.
RG DS sendiri dijual di Amazon dengan harga $124.99. Dengan hadirnya Linux tambahan ini, pengguna memperoleh opsi untuk mencoba firmware lain tanpa kehilangan Android bawaan yang sejak awal sudah ada di perangkat.
Source: www.notebookcheck.net