Linghui E9 Dibuat Untuk Armada, Sedan Listrik Premium BYD Ini Dibanderol Rp385 Juta

BYD memilih jalur yang lebih spesifik dalam memperluas bisnis kendaraan listriknya. Melalui merek baru bernama Linghui, pabrikan asal China itu menyasar armada taksi, layanan ride-hailing, dan kendaraan dinas pemerintah dengan model perdana Linghui e9.

Langkah ini memperlihatkan bahwa BYD tidak hanya membidik pembeli ritel. Di segmen armada, perusahaan menempatkan fokus pada kenyamanan, efisiensi, dan biaya operasional yang tetap terkendali.

Sedan premium untuk kebutuhan operasional

Linghui e9 hadir sebagai sedan listrik premium dengan harga awal 150.800 yuan atau sekitar Rp385 juta. Posisi itu membuatnya masuk ke kelas yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas intensif, bukan sekadar kendaraan pribadi biasa.

Secara ukuran, mobil ini memiliki panjang 4.995 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.495 mm, dan wheelbase 2.920 mm. Proporsi tersebut mendukung karakter sedan bisnis yang membutuhkan ruang kabin memadai dan tampilan yang tetap elegan.

Tampilan luar bernuansa bisnis

Dari sisi desain, Linghui e9 membawa wajah depan bergaya bisnis yang disebut “Glistening Galaxy”. Grille matriks “Crystal Star” ikut memperkuat kesan premium pada bagian depan mobil.

Lampu LED “Ice Soul” juga menjadi elemen khas karena memberi efek pencahayaan dinamis saat kendaraan dibuka. BYD hanya menyediakan dua pilihan warna eksterior, yaitu Ink Black dan Cloud Smoke Grey.

Tenaga dan jarak tempuh untuk ritme kerja tinggi

Di balik bodinya, Linghui e9 menggunakan motor listrik tunggal dengan tenaga maksimum 135 kW atau sekitar 181 hp. Torsi yang dihasilkan mencapai 250 Nm, angka yang diarahkan untuk mendukung respons stabil dalam pemakaian armada.

BYD menawarkan dua opsi baterai untuk model ini. Varian 60,5 kWh diklaim mampu menempuh 535 km, sementara varian 64,3 kWh dapat mencapai 605 km.

Keduanya memakai Blade Battery generasi kedua BYD. Model ini juga didukung teknologi Flash Charging, yang menjadi nilai penting bagi kendaraan dengan jadwal operasional padat.

Kabinnya dibuat lebih ramah penumpang belakang

Masuk ke interior, Linghui e9 memakai palet warna Amber Brown eksklusif. Dasbornya dilapisi kulit dan tuas transmisinya menggunakan model elektronik di kolom kemudi.

Perhatian utama kabin diarahkan ke kenyamanan penumpang belakang. Fasilitas yang disiapkan meliputi layar sentuh multifungsi untuk kontrol iklim independen, kaca privasi, sunroof panoramik, pengisian daya nirkabel cepat 50W, serta dukungan kunci seluler NFC.

Bagasi berkapasitas 485 liter menambah sisi praktis sedan ini. Kombinasi itu membuat Linghui e9 tidak hanya cocok untuk perjalanan bisnis, tetapi juga untuk layanan transportasi premium.

Sistem bantuan mengemudi untuk armada modern

Linghui e9 juga dibekali sistem bantuan mengemudi “God’s Eye” dengan 26 sensor presisi tinggi. Paket ini mencakup radar gelombang milimeter, kamera HD multi-view, dan radar ultrasonik.

Dalam mode Highway Navigation On Autopilot atau HNOA, sistem ini dapat membantu mobil masuk dan keluar jalur secara otomatis, menyalip, berpindah lajur, melewati tikungan besar, menjaga lajur, hingga menghindari rintangan. Untuk parkir, tersedia sembilan skenario, termasuk parkir vertikal, horizontal, diagonal, parkir jarak jauh, dan valet otomatis.

Dengan seluruh bekal tersebut, Linghui e9 diposisikan sebagai sedan yang menggabungkan efisiensi, nuansa premium, dan dukungan teknologi untuk kebutuhan armada. Arah strategi ini menegaskan bahwa BYD kini semakin serius menggarap pasar kendaraan listrik yang menuntut fungsi sekaligus kenyamanan.

Exit mobile version