Lexus TZ Pamer Kabin Mewah dan Suara V10 Imitasi, SUV Listrik Tujuh Penumpang Baru di AS

Kehadiran Lexus TZ di pasar Amerika Serikat langsung menarik perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai SUV listrik tujuh penumpang pertama dari Lexus, tetapi juga karena pendekatan yang dipilih merek ini terasa berbeda dari banyak rivalnya. Di saat sebagian besar SUV listrik berlomba menonjolkan angka performa, Lexus justru memberi porsi besar pada kenyamanan kabin, rasa berkendara, dan suasana yang dibuat lebih emosional.

Pendekatan itu terlihat sejak awal pada cara Lexus merancang TZ sebagai model premium yang berdiri di atas platform TNGA-K. Fondasi tersebut dipakai untuk menjaga keseimbangan antara kesan mewah dan karakter berkendara yang tetap dinamis, sehingga mobil ini tidak hanya mengandalkan kapasitas kabin besar sebagai daya tarik utama.

Kabin jadi pusat perhatian

Di bagian dalam, Lexus menjadikan interior sebagai fokus terbesar. Salah satu elemen yang paling menonjol adalah konsep “Bambu Tempa” yang terinspirasi dari Pulau Shikoku, sebagai penegasan pada ekosistem berkelanjutan sekaligus sentuhan artistik bernilai tinggi.

Nuansa ruang di kabin juga dibuat lebih lega dengan lantai rendah dan sumbu roda yang diperpanjang. Lexus membangun kabin TZ seperti ruang tunggu yang nyaman, dengan panel instrumen yang ramping dan mudah dibaca di depan pengemudi.

Baris kedua memakai captain seat, sementara atap panorama besar membantu menghadirkan kesan lapang untuk seluruh penumpang. Kombinasi ini memperkuat posisi TZ sebagai SUV keluarga premium yang tidak sekadar menawarkan tiga baris kursi, tetapi juga kenyamanan yang dirancang serius.

Fokus pada kenyamanan dan suasana

Lexus tidak hanya mengandalkan tata ruang untuk membangun kenyamanan. Pabrikan ini juga menambahkan material penyerap suara serta penyeimbang frekuensi getaran agar kabin tetap tenang dan penumpang lebih terlindung dari distraksi luar saat mobil melaju.

Pencahayaan ambient ikut dipasang untuk memperkuat suasana di dalam kabin. Sistem audio Mark Levinson dengan 21 speaker melengkapi pengalaman itu, sehingga suara yang hadir terasa personal tanpa mengorbankan ketenangan ruang kabin.

Karakter berkendara tetap dijaga

Meski sangat menonjolkan kenyamanan, Lexus tetap memasukkan teknologi yang mendukung rasa berkendara. Salah satunya adalah Dynamic Rear Steering atau DRS, yang mengarahkan roda belakang hingga 4 derajat agar mobil lebih lincah di kecepatan rendah dan lebih stabil saat melaju cepat.

Ada juga Active Sound Control atau ASC yang menghasilkan suara imitasi saat pedal diinjak. Karakter suaranya dibuat menyerupai raungan mesin V10 bensin, sebuah langkah yang menunjukkan bahwa Lexus tetap ingin memberi sensasi emosional meski TZ sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik.

Desain luar dan posisi di pasar

Dari sisi tampilan, bagian depan TZ mengambil sebagian bahasa desain Lexus LX. Gril depannya dibuat tertutup untuk mendukung karakter mobil listrik sekaligus membantu efisiensi aerodinamika.

Untuk pasar Amerika Serikat, TZ hadir dengan dua pilihan baterai, yaitu 76,96 kWh dan 95,82 kWh. Keduanya dipadukan dengan penggerak DIRECT4 AWD dan ditujukan untuk mendukung jarak tempuh hingga 300 mil atau 482 km.

Lexus menargetkan TZ mulai masuk jalan pada akhir 2026, saat persaingan di segmen ini sudah dipenuhi nama besar seperti Kia EV9 dan Mercedes-Benz EQS SUV. Di tengah persaingan itu, TZ datang dengan kombinasi tujuh kursi, kabin premium, teknologi pengendalian, dan karakter suara yang sengaja dibuat lebih hidup.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Baca Juga

Back to top button