Lexus ES baru tidak hanya menyentuh sisi tampilan, tetapi juga cara pengemudi berinteraksi dengan mobil. Perubahan paling terasa datang dari kabin yang kini dibuat lebih digital, lebih cepat, dan lebih dekat dengan kebiasaan memakai ponsel pintar serta tablet.
Pembaruan ini menempatkan infotainment sebagai pusat pengalaman baru di ES. Lexus tampak ingin membuat sedan ini lebih mudah dipakai sehari-hari tanpa mengubah karakter dasarnya secara total.
Layar besar dengan antarmuka yang lebih akrab
Sistem infotainment terbaru Lexus ES berjalan melalui layar sentuh 14 inci. Tampilan menunya dibuat menyerupai tablet atau smartphone, sehingga perpindahan antarfitur terasa lebih familier bagi pengemudi dan penumpang.
Lexus juga memberi ruang kustomisasi yang lebih luas pada halaman depan. Home screen bisa disusun sesuai kebutuhan, dengan widget yang paling sering dipakai ditempatkan lebih mudah dijangkau.
Di sudut kanan atas, tersedia menu Quick Control untuk akses cepat ke fitur yang kerap digunakan. Susunan ini membuat navigasi, hiburan, dan pengaturan mobil berada dalam satu antarmuka yang lebih intuitif.
Konektivitas dan hiburan ikut diperluas
Pembaruan di ES juga menyentuh sisi koneksi ke perangkat dan layanan hiburan. Sistem ini mendukung SiriusXM dengan 360L, Apple CarPlay nirkabel, serta Android Auto nirkabel.
Spotify kini terintegrasi langsung ke infotainment, sehingga akses musik menjadi lebih praktis. Di sisi lain, navigasi onboard juga direvisi dan bisa ditampilkan ke kluster instrumen digital agar lebih mudah dipantau saat berkendara.
Perubahan ini menegaskan arah baru Lexus pada ES. Kabin dibuat terasa lebih segar, tetapi tetap menghindari kesan bahwa pengguna harus mempelajari sistem dari awal.
Asisten suara dibuat lebih fleksibel
Lexus Voice Assistant juga mendapat penyetelan ulang agar responsnya lebih cepat. Sistem ini diklaim mampu menangani perintah yang lebih kompleks, termasuk membuka halaman menu tertentu secara langsung.
Bagian yang paling menarik ada pada opsi suara yang kini bisa dipilih. Pemilik dapat menggunakan suara laki-laki atau perempuan, dan Lexus menyebutnya sebagai yang pertama bagi merek tersebut.
Kustomisasi seperti ini memberi sentuhan yang lebih personal di kabin. Fitur tersebut juga sejalan dengan meningkatnya penggunaan kontrol suara untuk mengurangi sentuhan langsung ke layar.
Lebih siap untuk versi listrik
Untuk ES 350e dan ES 500e yang sepenuhnya listrik, Lexus menambahkan EV Charge Management baru. Fitur ini memungkinkan pemilik mengatur jadwal pengisian dan membatasi level pengisian sesuai kebutuhan.
Sektor navigasi juga dibenahi agar lebih ramah untuk perjalanan jauh. Sistem dapat menampilkan informasi titik pengisian dan menyusun rute berdasarkan kondisi daya baterai saat itu.
Pendekatan ini membuat ES lebih membantu dalam penggunaan harian maupun perjalanan yang memerlukan perencanaan energi lebih matang. Mobil jadi tidak hanya fokus pada kemudahan di kota, tetapi juga pada kebutuhan mencari dan mengatur pemberhentian pengisian daya.
Fitur praktis lain ikut ditambah
Digital Key pada ES baru juga ditingkatkan. Fitur ini bisa dibagikan ke hingga lima pengemudi tambahan melalui digital wallet yang kompatibel.
Lexus juga menambahkan akses NFC yang tetap bisa bekerja sementara waktu meski baterai ponsel habis. Di pasar AS, semua model Lexus ES 2026 akan terintegrasi dengan konektivitas AT&T 5G.
Selain itu, Drive Recorder atau dashcam bawaan kini menjadi fitur standar. Sistem ini dapat menyimpan hingga 90 klip berdurasi satu menit dalam mode loop berkelanjutan, lengkap dengan data kecepatan dan lokasi kendaraan.
Klip rekaman bisa diputar ulang di layar infotainment atau diunduh ke USB untuk penyimpanan lebih lanjut. Dari sisi harga, Lexus membuka banderol ES 2026 mulai $48.895 untuk electric 350e, sementara ES 350h hybrid dibuka di $51.095 dan electric ES 500e berada di $51.895.
Source: www.carscoops.com