Ledakan yang dialami New Glenn langsung menempatkan Blue Origin dalam sorotan, bukan hanya karena persoalan teknis, tetapi juga karena roket itu sedang dipersiapkan untuk misi besar berikutnya. Di saat perhatian publik masih tertuju pada insiden itu, Elon Musk ikut menambah panas suasana dengan komentar singkat yang terasa menohok.
Lewat akun X miliknya, pendiri SpaceX itu menulis, “Sangat disayangkan. Roket memang sulit.” Kalimat pendek tersebut muncul di tengah ketatnya persaingan antara SpaceX dan Blue Origin, dua nama besar yang sama-sama memburu posisi kuat di industri peluncuran antariksa komersial.
Uji mesin berujung ledakan
Insiden itu terjadi ketika New Glenn menjalani hot-fire test, yaitu pengujian mesin roket di darat saat kendaraan masih terpasang di landasan peluncuran. Pengujian dilakukan di Cape Canaveral pada Kamis malam waktu setempat, dan ledakan terjadi di tengah proses tersebut.
Jeff Bezos kemudian memastikan bahwa seluruh personel di lokasi selamat. Ia juga menyebut penyebab utama ledakan masih terlalu dini untuk dipastikan, tetapi tim Blue Origin sedang berupaya mencari tahu dan siap membangun kembali apa pun yang perlu dibangun agar roket bisa terbang lagi.
Tidak ada ancaman bagi warga
Pihak berwenang di Brevard County menyebut kejadian itu sebagai “anomali” dan menegaskan tidak ada ancaman bagi masyarakat sekitar. Federal Aviation Administration juga menyatakan insiden tersebut berada di luar cakupan aktivitas berlisensi FAA dan tidak berdampak pada lalu lintas udara.
Kepastian itu membantu meredakan kekhawatiran soal efek lanjutan dari ledakan di kawasan tersebut. Meski begitu, Blue Origin tetap mengingatkan bahwa puing ledakan berpotensi terbawa ke sejumlah pantai di sekitar Cape Canaveral dalam beberapa hari hingga beberapa pekan ke depan.
Perusahaan meminta warga untuk tidak menyentuh atau mendekati puing jika menemukannya karena dapat membahayakan keselamatan. Peringatan serupa juga dikeluarkan oleh Cape Canaveral Space Force Station bagi warga dan pihak yang berada di area itu.
Dampaknya ke misi satelit Amazon
Di luar persoalan keamanan, insiden ini juga menyentuh rencana besar yang sedang menunggu giliran terbang. New Glenn sebelumnya dijadwalkan membawa 48 satelit milik Amazon untuk layanan internet orbit rendah Leo dalam beberapa pekan mendatang.
Amazon memastikan satelit-satelit itu belum dipasang ke roket dan kini berada dalam kondisi aman di fasilitas terdekat. Perusahaan juga menjelaskan bahwa New Glenn mencakup sekitar 25% dari lebih dari 100 jadwal peluncuran untuk proyek internet satelit Leo.
Meski peluncuran New Glenn terganggu, Amazon masih memiliki empat roket lain dalam manifes peluncuran. Artinya, penyebaran satelit masih dapat terus berjalan sambil menunggu New Glenn kembali siap terbang.
Persaingan yang kian terlihat
Komentar Musk membuat insiden ini terasa lebih besar dari sekadar kegagalan uji teknis. Ledakan New Glenn menambah tekanan pada Blue Origin, terutama karena roket tersebut dipandang penting bagi ambisi perusahaan ke depan.
Di sisi lain, persaingan antara SpaceX dan Blue Origin terus berkembang dalam perebutan misi peluncuran bernilai besar. Karena itu, satu kalimat dari Musk sudah cukup untuk membuat ledakan New Glenn menjadi bahan perhatian luas, baik dari sisi teknis maupun dari rivalitas dua raksasa antariksa tersebut.
Source: www.cnbcindonesia.com