Layar Lebih Terang, Sleep HRV, Dan Baterai 21 Hari Jadi Andalan Smart Band 10 Pro

Xiaomi Smart Band 10 Pro hadir dengan pendekatan yang cukup jelas: perangkat ini ingin memberi fitur pemantauan kesehatan yang luas tanpa mengorbankan bentuk yang tetap ringkas. Di tengah banyaknya wearable yang makin besar, smart band ini justru menonjol lewat kombinasi layar terang, pemantauan tidur yang lebih dalam, dan daya tahan baterai yang panjang.

Sorotan yang paling mudah menarik perhatian datang dari fitur sleep HRV monitoring. Fitur ini membaca variabilitas detak jantung saat tidur untuk membantu memberi gambaran tentang pemulihan tubuh dan kondisi kesehatan secara umum.

Di kelas smart band, pendekatan seperti ini terasa penting karena pemantauan tidak lagi berhenti pada detak jantung dasar. Xiaomi juga menempatkan perangkat ini sebagai alat yang cocok untuk pemantauan harian yang praktis, bukan sekadar aksesori kebugaran.

Fokus kuat pada pemantauan kesehatan

Untuk memperkuat fungsi tersebut, Xiaomi memakai modul sensor PPG baru dengan dua sumber cahaya dan dua sensor. Susunan ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi pengukuran detak jantung saat dipakai dalam aktivitas harian.

Smart Band 10 Pro juga mendukung pemantauan detak jantung terus-menerus, pelacakan SpO2, dan pemantauan stres. Dengan paket fitur ini, perangkat ini menyasar pengguna yang ingin memantau indikator kesehatan dasar secara rutin.

Di sisi olahraga, Xiaomi membekali perangkat ini dengan lebih dari 150 mode olahraga. Kehadiran GNSS bawaan juga membuat pelacakan aktivitas luar ruang bisa berjalan tanpa selalu bergantung pada ponsel.

Layar lebih terang untuk penggunaan harian

Bagian visual menjadi salah satu pembeda lain yang cukup kuat. Smart Band 10 Pro menggunakan layar AMOLED 1,74 inci dengan resolusi 480 x 336 piksel dan refresh rate 60Hz.

Xiaomi juga meningkatkan kecerahan puncak hingga 2.000 nits. Peningkatan ini membantu layar tetap mudah dibaca saat dipakai di luar ruangan, termasuk di bawah sinar matahari langsung.

Secara fisik, perangkat ini tetap membawa karakter smart band yang tipis dan ringan. Bodinya memiliki ketebalan 9,7 mm dengan bobot 28,7 gram tanpa strap, sehingga tetap nyaman dipakai sepanjang hari.

Xiaomi menambahkan kaca lengkung 2.5D dan bezel simetris yang sangat tipis. Sentuhan tersebut memberi tampilan yang lebih rapi dan terasa lebih premium meski bentuk dasarnya tetap sederhana.

Baterai awet dan cocok untuk aktivitas air

Daya tahan juga menjadi daya tarik besar dari perangkat ini. Xiaomi menanamkan baterai 350 mAh dan sistem pengisian magnetik, lalu mengklaim Smart Band 10 Pro bisa bertahan hingga 21 hari dalam penggunaan ringan.

Untuk pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi ulang perangkat wearable, angka tersebut jelas menarik. Xiaomi tampaknya berusaha menjaga keseimbangan antara fitur yang aktif dan kenyamanan penggunaan jangka panjang.

Smart Band 10 Pro juga sudah mengantongi sertifikasi tahan air 5ATM. Artinya, perangkat ini cocok dipakai untuk berenang dan aktivitas berbasis air lainnya.

Pilihan warna dan harga peluncuran

Smart Band 10 Pro sudah meluncur di sejumlah pasar global. Harga awalnya dipasang mulai dari 149 Dollars di Amerika Serikat dan 69.99 Euros di Inggris.

Xiaomi menyediakan tiga pilihan warna, yaitu Midnight Black, Glacier Silver, dan Lavender Pink. Di bawah ini rangkuman spesifikasi utamanya.

FiturXiaomi Smart Band 10 Pro
Layar1,74 inci AMOLED, 60Hz
Resolusi480 x 336 piksel
SensorHeart rate sensor dengan blood oxygen sensor, accelerometer, gyroscope, electronic compass, ambient light sensor
Baterai350 mAh
Daya tahanHingga 21 hari pada penggunaan ringan
KonektivitasBluetooth 5.4
Dimensi43.96 × 33.36 × 9.7 mm
Bobot28,7 gram tanpa strap

Dengan layar yang lebih terang, sleep HRV monitoring, GNSS bawaan, lebih dari 150 mode olahraga, dan baterai yang diklaim tahan hingga 21 hari, Smart Band 10 Pro tampil sebagai opsi yang menargetkan pengguna aktif yang ingin fitur lengkap dalam perangkat yang tetap ringan dan ringkas.

Source: tech.sportskeeda.com

Baca Juga

Back to top button