Osmo Pocket 4 kini hadir di Indonesia sebagai opsi kamera saku yang menyasar kreator yang ingin tetap ringkas tanpa kehilangan kesan profesional. Perangkat ini dibawa DJI melalui kerja sama dengan Erajaya Active Lifestyle, dengan posisi yang jelas untuk kebutuhan vlogging dan pembuatan konten yang menuntut hasil stabil, praktis, dan siap dipakai di banyak situasi.
Kehadiran model ini juga memperlihatkan arah pengembangan kamera saku yang semakin menekankan kemudahan operasional. Djohan Sutanto dari Erajaya Active Lifestyle menyebut Osmo Pocket 4 sebagai evolusi yang memadukan performa tinggi dan penggunaan yang praktis untuk kebutuhan konten masa kini.
Salah satu sisi yang paling relevan bagi kreator adalah kemampuan kameranya saat cahaya tidak ideal. Osmo Pocket 4 memakai sensor CMOS 1 inci dengan bukaan f/2.0, kombinasi yang ditujukan untuk membantu pengambilan gambar di kondisi minim cahaya.
Di bagian perekaman, DJI menanamkan dukungan video 4K dengan gerak lambat hingga 240fps. Perangkat ini juga membawa rentang dinamis 14 stop dan profil warna 10-bit D-Log, dua fitur yang memberi ruang lebih luas saat proses penyuntingan.
Penyimpanan internal dibuat lebih lega
Pembaruan lain yang menonjol ada pada kapasitas penyimpanan bawaan. Osmo Pocket 4 dibekali memori internal 107GB, sehingga pengguna tidak selalu harus bergantung pada kartu memori tambahan ketika merekam.
Kecepatan transfer data internalnya disebut mencapai 800 MB/s. Angka ini berguna untuk kreator yang sering harus memindahkan file video dalam jumlah besar dalam waktu singkat, terutama saat produksi berjalan padat.
Stabilisasi dan pelacakan tetap jadi fokus
DJI masih mempertahankan stabilisasi mekanik tiga sumbu sebagai fitur inti. Sistem ini membantu menjaga rekaman tetap halus ketika kamera dipakai sambil bergerak, termasuk untuk vlog, perjalanan, maupun konten harian.
Untuk pelacakan subjek, Osmo Pocket 4 membawa ActiveTrack 7.0. Teknologi ini diklaim mampu mengunci objek secara akurat, termasuk saat pembesaran gambar 4x, sehingga pengguna lebih mudah mempertahankan fokus pada subjek yang bergerak.
Kontrol dibuat lebih mudah dengan satu tangan
Dari sisi bodi, DJI menambahkan tombol fisik di bawah layar agar pengoperasian bisa berlangsung lebih cepat. Ada pula tombol khusus zoom dan tuas joystick 5D yang membantu navigasi menu menjadi lebih presisi.
Peningkatan ini membuat kamera terasa lebih praktis saat dipakai dengan satu tangan. Bagi kreator yang sering berpindah lokasi, desain seperti ini dapat memangkas waktu saat menyesuaikan pengaturan di tengah pengambilan gambar.
Baterai mendukung produksi yang lebih panjang
Osmo Pocket 4 juga menonjol lewat pengisian daya yang cepat. Perangkat ini diklaim dapat mengisi baterai hingga 80 persen dalam 18 menit.
Dalam kondisi penuh, baterainya disebut mampu menunjang perekaman hingga 240 menit. Kombinasi ini memberi nilai tambah untuk penggunaan di luar ruangan atau untuk produksi konten berdurasi panjang.
Harga dan paket yang ditawarkan di Indonesia
Di Indonesia, konsumen sudah bisa melakukan pre-order mulai 16 hingga 29 April 2026. Perangkat ini dijadwalkan tersedia merata di pasaran pada 30 April 2026.
Harga resmi yang diumumkan adalah sebagai berikut:
- Osmo Pocket 4 Standard Combo: Rp 8.100.000
- Osmo Pocket 4 Creator Combo: Rp 10.300.000
Paket Standard Combo berisi kamera Osmo Pocket 4, kabel USB-C, penjepit gimbal, tali tangan, gagang dengan ulir 1/4 inci, dan tas jinjing portabel. Sementara itu, Creator Combo menambahkan lensa sudut lebar, pemancar mikrofon DJI Mic 3 beserta perlengkapannya, lampu kilat magnetis, dan tripod mini.
Osmo Pocket 4 juga dipasarkan secara offline melalui DJI Experience Store, Urban Republic, iBox, dan Erafone. Selain itu, perangkat ini tersedia lewat toko resmi DJI di berbagai platform e-commerce di Indonesia.
Source: inet.detik.com




