Kontrol Lebih Padat, Scuf Omega Hadir Menantang DualSense Edge dengan Baterai Lebih Tahan Lama

Scuf Gaming membawa Scuf Omega ke pasar sebagai kontroler performa baru untuk PS5 yang sudah mengantongi lisensi PlayStation. Produk ini langsung diposisikan di jalur persaingan dengan DualSense Edge, dengan fokus utama pada kontrol yang lebih luas, kustomisasi mendalam, dan ketahanan untuk sesi bermain intensif.

Yang membuatnya menarik bukan hanya status lisensinya, tetapi juga cara Scuf merancang Omega untuk pemain yang ingin respons cepat. Kontroler ini dibekali konektivitas latensi rendah, sehingga cocok untuk permainan yang menuntut reaksi secepat mungkin.

Input yang lebih padat untuk permainan cepat

Scuf Omega membawa total 28 input, dan 11 di antaranya bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Susunan ini memberi ruang lebih besar bagi pemain untuk mengatur skema kontrol yang terasa pas di tangan.

Scuf juga menata layout perangkat agar jari tetap berada di stik analog saat menjalankan aksi tambahan. Di bagian belakang, terdapat empat paddle, lima G-key, serta dua tombol samping yang dirancang untuk membantu kendali lebih efisien.

Dalam praktiknya, kombinasi tersebut memudahkan pemain melakukan beberapa aksi sekaligus tanpa banyak perpindahan jari. Reload sambil tetap membidik, atau melompat tanpa melepas ibu jari dari thumbstick, menjadi contoh penggunaan yang dituju Scuf.

Thumbstick magnetik jadi pembeda

Salah satu sorotan utama ada pada TMR Thumbsticks yang dipakai Scuf Omega. Teknologi ini menggunakan magnetic sensing, bukan potentiometer tradisional yang umum ditemukan pada banyak kontroler.

Scuf mengklaim pendekatan itu memberi akurasi lebih tinggi dan umur thumbstick yang lebih panjang. Perusahaan juga menyebut sistem ini hampir menghilangkan stick drift sekaligus mencegah dead zone.

Bagi pengguna PS5, masalah stick drift memang sering menjadi perhatian dalam pemakaian jangka panjang. Karena itu, sensor magnetik pada Omega menjadi nilai pembeda yang cukup penting dibanding kontroler standar.

Tombol mekanis dan fokus ketahanan

Bukan cuma thumbstick, bagian tombol pada Omega juga diarahkan ke ketahanan. Scuf memakai Omron mechanical switches, menggantikan rubber dome tradisional yang cenderung lebih cepat aus.

Pilihan switch mekanis ini relevan untuk game yang menuntut input cepat dan berulang. Pada sesi bermain yang intens, desain tersebut ditujukan agar kontroler tetap konsisten lebih lama.

Scuf juga memberi sinyal soal daya tahan baterai yang panjang, mengikuti reputasi lini kontroler mereka yang lain. Namun, angka resmi untuk baterai Omega belum diumumkan, sehingga detail itu masih ditahan untuk sementara.

Pengaturan lewat aplikasi dan sentuhan desain

Untuk personalisasi, Scuf menyiapkan aplikasi Scuf Mobile sebagai pusat pengaturan. Hampir seluruh aspek kontroler bisa diatur lewat aplikasi ini, sehingga fungsi Omega tidak berhenti pada konfigurasi bawaan konsol.

Lewat aplikasi tersebut, pengguna bisa mengubah RGB strip, memperbarui firmware, dan melakukan kalibrasi ulang thumbstick. Kehadiran aplikasi ini mempertegas bahwa Omega memang dibangun sebagai perangkat yang bisa disesuaikan secara mendalam.

Dari sisi tampilan, varian hitam Scuf Omega hadir dengan desain translucent yang memperlihatkan bagian internalnya. Selain hitam, Scuf juga menawarkan warna lain, termasuk putih, untuk pengguna yang ingin menyesuaikan tampilan dengan konsol atau setup mereka.

Grip pada kontroler ini juga dibuat bertekstur agar genggaman tetap stabil. Detail tersebut ditujukan untuk sesi bermain panjang atau pertandingan yang menuntut fokus tinggi, terutama saat tangan mulai berkeringat.

Harga dan ketersediaan

Scuf Omega sudah dijual di Inggris mulai 12 Mei 2026. Ketersediaannya di wilayah lain bisa berbeda, sehingga calon pembeli perlu memeriksa kanal resmi untuk memastikan status penjualan di negara masing-masing.

Harga kontroler ini berada di angka $219.99USD, €239.99EUR, £209.99GBP, dan 37,980.00JPY. Penjualannya dilakukan melalui situs resmi Scuf, dengan target utama pemain yang menginginkan kontrol lebih kompleks dan perangkat yang dirancang untuk penggunaan intensif.

Source: tech.sportskeeda.com

Baca Juga

Back to top button