Konsep Foto Luna Maya Dan Maxime Bikin Perdebatan Panas, Ada Yang Menilai Tidak Nyaman Dilihat

Perdebatan soal foto Luna Maya dan Maxime Bouttier justru lebih ramai membicarakan konsepnya ketimbang pasangan itu sendiri. Visual bertukar peran dalam unggahan yang beredar membuat banyak warganet bereaksi keras dan ikut menilai bahwa ide tersebut terasa janggal.

Sorotan itu bermula ketika foto pasangan selebritas tersebut tersebar luas di media sosial. Dalam potret berlatar merah itu, Maxime tampil memakai gaun pengantin perempuan, sementara Luna mengenakan kemeja putih, celana panjang hitam, dan jas hitam.

Unggahan yang pertama kali muncul dari akun X @janezebaa itu langsung memancing diskusi. Pemilik akun bahkan mempertanyakan apakah konsep seperti itu layak dinormalisasi.

“Siksaksokkk sama konsep foto Luna Maya dan Max kebalik. Ini bisa dinormalisasi enggak sih?” tulis akun @janezebaa pada Jumat (8/5/2026).

Dari situ, respons negatif mengalir cepat. Sejumlah warganet menyebut foto tersebut membuat mereka tidak nyaman dan menilai konsepnya sebagai ide couple yang buruk.

“Bikin ilfil melihatnya, ide couple terjelek yang pernah gue lihat,” tulis salah satu netizen.

Sebagian komentar lain membaca foto itu sebagai simbol pembagian peran yang tertukar dalam rumah tangga. Mereka menilai visual yang ditampilkan seolah menggambarkan tanggung jawab yang tidak berada pada tempatnya.

“Jujur tidak suka, kayak merepresentasikan tanggung jawab yang terbalik dalam rumah tangga,” ungkap netizen lain.

Komentar yang lebih keras juga ikut muncul dan membawa perdebatan ke arah isu yang lebih sensitif. “Jangan normalisasikan gaya LGBT,” tulis seorang warganet.

Hingga percakapan itu ramai, Luna Maya dan Maxime Bouttier belum memberikan penjelasan resmi. Keduanya juga belum menjelaskan maksud di balik konsep foto yang sudah telanjur menyebar luas tersebut.

Reaksi yang muncul memperlihatkan bagaimana satu unggahan visual bisa berkembang menjadi perdebatan besar di ruang digital. Saat melibatkan figur publik, detail konsep yang tidak biasa rupanya cukup untuk memicu tafsir yang beragam dari banyak orang.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version