Forum yang disiapkan Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI Jawa Timur bersama Dinas Pendidikan Jawa Timur akan menempatkan pendidikan sebagai isu utama yang dibahas secara terbuka. Di dalamnya, program Makan Bergizi Gratis atau MBG juga masuk ke dalam daftar persoalan yang akan dicermati bersama.
Ruang diskusi itu mendapat sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai. Saat menerima panitia pelantikan dan pengurus JMSI Jatim di kantornya, Surabaya, Kamis sore, ia menyatakan dukungan terhadap kolaborasi yang dinilainya bisa memperkuat upaya mencari solusi atas persoalan pendidikan di daerah.
Aries menilai forum publik seperti itu penting karena dapat mempertemukan banyak unsur dalam satu pembahasan. Ia membuka peluang agar diskusi pendidikan di Jawa Timur tidak hanya berhenti pada penyampaian masalah, tetapi juga mengarah pada jalan keluar yang lebih konkret.
Dalam pandangannya, persoalan yang muncul di sektor pendidikan, termasuk MBG, akan lebih kuat dibahas bila melibatkan pihak yang lengkap. Karena itu, ia mempertimbangkan kehadiran kepala daerah, akademisi, dan insan pers agar pembahasan berjalan lebih komprehensif.
Aries juga menegaskan tidak ada persoalan jika JMSI Jatim ikut terlibat dalam forum tersebut. Ia melihat media memiliki peran aktif untuk membantu mencarikan solusi melalui dialog dan berbagi pandangan di ruang publik.
Dukungan dari Dindik Jatim itu disambut positif oleh JMSI Jatim. Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam memastikan pendidikan menjadi salah satu fokus program organisasi setelah pelantikan pengurus baru.
Syaiful menyebut pendidikan sebagai salah satu sektor besar di Jawa Timur, sejajar dengan bidang kesehatan. Ia mengatakan program di sektor pendidikan akan segera ditindaklanjuti setelah pelantikan berlangsung.
Selama ini JMSI Jatim memang aktif membangun kolaborasi di berbagai sektor. Organisasi ini telah menjalankan kerja sama di bidang UMKM, kesehatan, hingga migas, dan sektor pendidikan dipandang perlu segera direalisasikan sebagai program tersendiri yang berjalan bergiliran.
Setelah pelantikan, JMSI Jatim juga akan menggelar rapat kerja untuk membahas teknis program prioritas organisasi. Salah satu agenda yang masuk pembahasan adalah sektor pendidikan bersama bidang-bidang lainnya.
Di sisi lain, persiapan acara pelantikan JMSI Jatim dan forum diskusi itu disebut hampir rampung. Ketua Panitia Pelantikan JMSI Jatim dan FGD H. Supardi Hardy menyampaikan bahwa Ketua JMSI Pusat dan pimpinan Dewan Pers telah mengonfirmasi kehadiran.
Panitia juga mengundang pakar komunikasi digital dari perguruan tinggi di Surabaya sebagai pembicara. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut diundang sebagai keynote speaker, meski panitia masih berharap kehadirannya tidak berhalangan.
Agenda pelantikan pengurus JMSI Jatim periode 2025-2030 itu akan dirangkai dengan Focus Group Discussion bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”. Forum tersebut dijadwalkan berlangsung di Grand Mercure Surabaya pada 10 Juni 2026.
Source: javasatu.com