Di pasar earbuds premium, Soundcore memilih jalur yang berbeda lewat Liberty 5 Pro series. Alih-alih hanya mengejar kualitas musik, perangkat ini justru menempatkan kejernihan panggilan sebagai nilai utama, dan pendekatan itu membuatnya diakui Guinness World Records sebagai earbuds dengan kualitas panggilan terbaik di dunia.
Pengakuan tersebut bukan muncul dari klaim sepihak. Soundcore menyebut pencapaian itu lahir dari pengujian laboratorium independen, sekaligus dari pembandingan langsung dengan 14 model flagship global dari merek seperti Apple, Sony, Bose, dan Samsung.
Fokus baru di kelas premium
Langkah Soundcore ini penting karena persaingan TWS kelas atas selama ini lebih sering berkutat pada kualitas audio untuk mendengar musik. Liberty 5 Pro membawa sudut pandang berbeda dengan menonjolkan kemampuan memisahkan suara pengguna dari kebisingan latar.
Arah ini terasa relevan untuk situasi sehari-hari yang sulit, seperti di jalan raya padat, stasiun kereta bawah tanah, atau ruang rapat yang ramai. Di titik itu, earbuds tidak lagi sekadar perangkat hiburan, tetapi juga alat komunikasi yang harus bisa diandalkan.
Chip AI jadi pusat kemampuan
Mesin utama di balik keunggulan Liberty 5 Pro adalah chip ANKER Thus AI. Soundcore menyebut chip audio AI berbasis neural in-memory computing ini sebagai yang pertama di dunia, dengan klaim mampu memproses data suara 150 kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Chip tersebut bekerja bersama 8 mikrofon eksternal dan 2 sensor bone conduction. Kombinasi itu membantu perangkat menangkap suara dari berbagai arah sekaligus mendeteksi getaran suara langsung dari tulang rahang.
Dengan sistem seperti itu, Liberty 5 Pro dapat membedakan suara pengguna dari kebisingan sekitar secara real-time. Soundcore juga mengklaim kemampuan ini tetap berjalan meski pengguna berbicara pelan atau berbisik.
Perusahaan menambahkan bahwa perangkat ini mampu memproses lebih dari 384.000 sinyal kebisingan per detik. Angka itu menunjukkan seberapa agresif sistem menyaring gangguan agar percakapan tetap terdengar jelas.
Dirancang untuk percakapan, bukan hanya hiburan
Soundcore memposisikan Liberty 5 Pro sebagai perangkat untuk meeting online, panggilan bisnis, dan komunikasi profesional. Dengan pendekatan itu, produk ini jelas diarahkan ke pengguna yang membutuhkan kejelasan suara, bukan hanya kualitas dengar yang enak untuk musik.
Di dalam rangkaian fiturnya, ada AI Voice Isolation untuk menjaga suara tetap jelas saat pengguna berbicara pelan. Ada juga AI Audio Enhancer yang diklaim dapat mengurangi kehilangan kualitas audio Bluetooth hingga 65 persen.
Fitur lain yang ikut memperluas fungsi perangkat ini adalah Offline Voice Control. Sistem itu mendukung 20 perintah suara tanpa koneksi internet, termasuk perintah seperti “Terima panggilan” dan “Naikkan volume”.
Liberty 5 Pro juga membawa AI Translation dengan dukungan terjemahan real-time dalam lebih dari 100 bahasa. Kehadiran fitur-fitur ini membuat perangkat bergerak lebih jauh dari fungsi dasar earbuds biasa.
Dua model, dua banderol
Soundcore merilis Liberty 5 Pro series dalam dua model, yaitu Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max. Liberty 5 Pro dibanderol $169 atau sekitar Rp2,9 juta, sedangkan Liberty 5 Pro Max dijual $229 atau sekitar Rp4 juta.
Keduanya tersedia di soundcore.com, Amazon, dan toko elektronik global mulai Mei 2026. Dengan harga tersebut, Soundcore tampaknya ingin lebih agresif di segmen premium yang kini makin menilai kualitas komunikasi sama pentingnya dengan kualitas suara.
Rekor dunia, sistem AI yang fokus pada pemrosesan suara, dan fitur produktivitas yang dibawa membuat Liberty 5 Pro series tampil sebagai salah satu langkah paling ambisius Soundcore di pasar TWS premium. Persaingan earbuds pun semakin bergeser, bukan hanya soal detail musik, tetapi juga soal seberapa jelas orang bisa saling terhubung lewat perangkat kecil di telinga.