Kepercayaan Jadi Senjata Baru Chery, 13 Model Keluarga Disiapkan Hingga 2030

Chery semakin menegaskan arah bisnis globalnya dengan menempatkan kebutuhan keluarga sebagai titik utama pengembangan produk. Melalui strategi “For Family”, pabrikan asal China itu ingin membangun portofolio kendaraan yang lebih dekat dengan aktivitas harian, perjalanan keluarga, dan tuntutan mobilitas yang aman serta nyaman.

Langkah tersebut muncul di tengah rencana ekspansi yang lebih agresif untuk periode 2026 hingga 2030. Dalam dua tahun mendatang, Chery menyiapkan 13 model baru dengan komposisi teknologi yang beragam, mulai dari mesin pembakaran internal, mild hybrid, hybrid, hingga kendaraan listrik murni.

Fokus keluarga jadi arah bisnis baru

Bagi Chery, keluarga bukan sekadar salah satu segmen pasar, melainkan pusat dari keputusan pengembangan produk. Perusahaan melihat faktor keluarga sebagai unsur penting yang sangat memengaruhi pilihan konsumen saat membeli mobil.

Karena itu, arah pengembangan kendaraan dibuat untuk menjawab kebutuhan nyata pengguna. Tujuannya bukan hanya menjual lebih banyak unit, tetapi juga menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan di berbagai negara.

CEO Chery Brand, Jeff Zhang, menegaskan bahwa capaian penjualan memang penting, tetapi kepercayaan dibangun lewat konsistensi. Ia juga menyampaikan bahwa Chery akan terus menjaga kepercayaan keluarga di dunia melalui kolaborasi dengan para mitra.

13 model baru dengan pendekatan yang lebih luas

Rencana peluncuran 13 model baru menunjukkan bahwa Chery tidak ingin bergantung pada satu jenis teknologi saja. Deretan model itu akan hadir di beberapa segmen, termasuk SUV, sedan, dan pickup.

Pilihan teknologi yang disiapkan juga cukup lebar. Chery menempatkan mesin konvensional, mild hybrid, hybrid, dan EV dalam satu strategi agar bisa menjangkau pasar yang kondisi kebutuhannya berbeda-beda.

Pendekatan ini penting karena pergerakan pasar mobil global tidak berlangsung seragam. Masih ada konsumen yang nyaman dengan teknologi konvensional, sementara di wilayah lain elektrifikasi berkembang lebih cepat.

Teknologi inti ikut jadi sorotan

Di luar produk baru, Chery juga memperkuat pengembangan teknologi inti kendaraan. Salah satu fokusnya adalah baterai solid-state dan kecerdasan buatan atau AI agents yang disiapkan untuk mendukung arah inovasi jangka panjang.

Perusahaan juga memperkenalkan Valet Parking Driver atau VPD sebagai contoh fitur yang ditujukan untuk membuat pengalaman berkendara lebih praktis. Di sisi lain, Chery menggandeng AiMOGA Robotics untuk menghubungkan mobilitas cerdas dengan teknologi robotik.

Kolaborasi itu memperlihatkan bahwa Chery ingin membangun ekosistem teknologi yang lebih luas, bukan hanya sekadar memperbarui lini kendaraan. Arah ini sekaligus memperkuat citra merek sebagai pemain yang aktif mendorong inovasi.

Jaringan kemitraan dan identitas merek diperluas

Untuk menopang strategi global tersebut, Chery menargetkan tambahan 35 kemitraan baru pada tahun 2026. Ekspansi jaringan ini diharapkan membantu distribusi, pengembangan teknologi, dan dukungan pasar berjalan lebih kuat.

Di saat yang sama, identitas merek Chery dipertegas lewat tiga pilar utama, yaitu Space. For Family, Safety. For Family, dan TECH. For Family. Ketiga pilar ini menjadi dasar agar arah pengembangan produk tetap konsisten dengan kebutuhan keluarga modern.

Strategi itu juga dinilai sejalan dengan karakter pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di kawasan ini, pertimbangan keluarga kerap menjadi faktor utama dalam pembelian mobil, terutama dari sisi keamanan, kenyamanan, dan fungsi harian.

Dengan kerangka tersebut, Chery mencoba menempatkan diri bukan hanya sebagai produsen mobil, tetapi sebagai penyedia solusi mobilitas yang dibangun dari kebutuhan keluarga. Fokus itu menghubungkan produk, teknologi, dan kepercayaan konsumen dalam satu arah bisnis yang lebih terukur.

Exit mobile version