Le Mans berubah jadi titik balik penting bagi Jorge Martin. Start yang tidak mulus tidak membuat pembalap Aprilia Racing itu kehilangan arah, karena ia justru menuntaskan MotoGP Prancis dengan kemenangan dan memangkas jarak di klasemen menjadi hanya satu poin dari Marco Bezzecchi.
Hasil itu langsung membuat persaingan gelar dunia kembali memanas. Bezzecchi masih berada di depan, tetapi kemenangan Martin memberi tekanan besar menjelang seri berikutnya di Barcelona.
Bezzecchi sendiri sempat tampak paling siap saat balapan dimulai. Ia melesat ke posisi terdepan dan sudah memimpin menuju Tikungan 3, lalu bertahan di barisan depan saat para rival mulai saling menyerang.
Di belakangnya, Fabio Quartararo sempat ikut meramaikan persaingan di depan publik tuan rumah. Namun, ia kemudian harus berduel ketat dengan Pedro Acosta, sementara Francesco Bagnaia yang memulai dari pole position justru kehilangan posisi dan turun ke urutan keempat.
Fabio Di Giannantonio juga memberi tekanan sejak awal. Pembalap itu terus menempel kelompok terdepan, sedangkan Martin belum langsung menemukan ritme terbaik dan baru mulai mengangkat kecepatannya secara bertahap.
Perubahan besar terjadi ketika balapan memasuki lap ke-16. Bagnaia terjatuh di Tikungan 3 saat sedang berada di posisi kedua, dan insiden itu membuka ruang bagi para pengejar yang berada di belakangnya.
Martin memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik. Ia menyalip Acosta pada lap ke-18 dan mulai masuk ke pertarungan utama di barisan depan.
Setelah itu, Martin terus menekan Bezzecchi tanpa banyak kesalahan. Selisih di antara keduanya perlahan menyempit, terutama pada lap-lap akhir saat tekanan balapan mulai meningkat.
Momen penentu datang tiga lap sebelum finis. Martin melakukan manuver agresif di Tikungan 3 dan berhasil mengambil alih posisi pertama, sementara Bezzecchi tidak mampu membalas serangan itu.
Begitu memimpin, Martin langsung membuka jarak hingga 0,7 detik. Ia menutup balapan sebagai pemenang MotoGP Prancis 2026, sedangkan Bezzecchi harus puas finis kedua.
Kemenangan ini terasa sangat bernilai bagi Martin. Itu menjadi podium tertinggi pertamanya sejak MotoGP Indonesia 2024, sekaligus menegaskan kebangkitannya setelah melalui masa sulit sepanjang 2025 akibat cedera.
Aprilia Racing pun pulang dengan hasil sangat kuat dari Le Mans. Martin dan Bezzecchi mengunci posisi satu-dua untuk pabrikan asal Noale itu, sebuah pencapaian yang memberi dampak besar bagi persaingan gelar.
Ai Ogura melengkapi podium di posisi ketiga bersama Trackhouse MotoGP Team. Hasil itu juga mencatat sejarah karena Ogura menjadi rider Jepang pertama sejak 2012 yang naik podium di kelas utama, sekaligus meraih podium MotoGP pertamanya.
Di belakang tiga besar, Di Giannantonio finis keempat setelah menyalip Acosta di tikungan terakhir pada lap final. Quartararo mengakhiri balapan kandang di posisi keenam, sedangkan Enea Bastianini, Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Luca Marini melengkapi 10 besar.
Tidak semua pembalap berhasil sampai garis finis. Bagnaia, Alex Marquez, Brad Binder, Joan Mir, dan Diogo Moreira tercatat gagal menyelesaikan lomba setelah insiden dan masalah yang menghentikan langkah mereka.
Dengan hasil di Le Mans, arah perebutan gelar berubah semakin rapat. Martin kini hanya tertinggal satu poin dari Bezzecchi, dan seri berikutnya di Barcelona akan datang dengan tekanan yang jauh lebih besar.
Source: www.oto.com




