Huawei Mate 80 Pro akhirnya hadir di Indonesia sebagai pilihan baru di kelas flagship dengan banderol Rp 16.999.000. Perangkat ini langsung diposisikan untuk pengguna yang mencari kombinasi kamera kuat, layar besar, dan baterai berkapasitas besar dalam satu bodi.
Kehadirannya juga menarik karena menandai kembalinya lini Mate ke pasar Indonesia setelah jeda yang cukup panjang. Selama periode promosi 24 April sampai 24 Mei 2026, pembeli turut memperoleh total benefit senilai Rp 7,5 juta, sehingga penawaran awal perangkat ini terasa lebih agresif di segmen premium.
Kamera menjadi daya tarik utama
Di sektor fotografi, Huawei menempatkan Mate 80 Pro sebagai perangkat yang menonjol lewat True-to-Colour Camera System. Sistem ini dirancang untuk menghadirkan reproduksi warna yang lebih akurat, dengan kamera utama RYYB 50MP berapertur f/1.4-4.0, lensa 24 mm, dan OIS.
Konfigurasi kamera belakangnya tidak berhenti di situ. Huawei juga menyematkan kamera tele-macro 48MP dengan zoom optik 4x, apertur f/2.1, focal length 93 mm, dan OIS untuk menjaga stabilitas saat pembesaran digunakan.
Masih di bagian belakang, tersedia kamera ultrawide 40MP dengan apertur f/2.2 dan autofocus. Susunan ini membuat Mate 80 Pro membawa paket kamera yang cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan pemotretan.
Di bagian depan, Huawei menyertakan kamera 13MP dengan autofocus. Ada pula kamera 3D ToF untuk mendukung face detection tiga dimensi, sehingga fungsi swafoto dan keamanan biometrik sama-sama mendapat perhatian.
Layar besar dengan spesifikasi kelas atas
Untuk tampilan, Mate 80 Pro memakai panel LTPO OLED 6,75 inci dengan resolusi 2.832 x 1.280 piksel. Ukuran tersebut memberi ruang yang lega untuk menikmati multimedia, membaca, maupun penggunaan harian lain yang membutuhkan tampilan detail tajam.
Panel ini juga didukung refresh rate 120 Hz agar pergerakan antarmuka terasa lebih mulus. Huawei menambahkan kecerahan puncak 3.000 nits, high frequency dimming 1.440 Hz, dan touch sampling rate 300 Hz untuk menunjang kenyamanan pemakaian di berbagai kondisi pencahayaan.
Identitas desain yang dibedakan lewat Dual Space Rings
Dari sisi tampilan fisik, Huawei memakai konsep Dual Space Rings di bagian belakang sebagai pembeda. Elemen cincin ini ditempatkan di bawah modul kamera dan menjadi ciri visual yang membuat Mate 80 Pro tampak berbeda dari flagship lain.
Bodinya memiliki dimensi 161,845 x 76 x 7,95 mm dengan bobot 219 gram. Huawei tetap mengarahkannya sebagai perangkat yang solid, namun juga disebut lebih ringkas dibandingkan Pura 80 Series dalam catatan yang tercantum di sumber.
Perangkat ini juga membawa sertifikasi IP68 dan IP69. Perlindungan tersebut menandakan ketahanan terhadap debu dan air sesuai standar yang umum dicari pada ponsel flagship.
Kirin 9030 Pro, RAM 16 GB, dan baterai 5.750 mAh
Di bagian performa, Huawei membekali Mate 80 Pro dengan chipset Kirin 9030 Pro yang mengusung delapan inti CPU dan GPU Maleoon 935. Untuk pasar Indonesia, perangkat ini hadir dalam satu konfigurasi memori, yaitu 16 GB RAM dan 512 GB storage.
Daya tahan perangkat disokong baterai 5.750 mAh. Pengisian dayanya juga dibuat cepat dengan dukungan fast charging 100 watt, sementara fast wireless charging 80 watt memberi opsi isi ulang yang lebih fleksibel.
Harga dan pilihan warna
Huawei Mate 80 Pro tersedia dalam tiga warna, yakni Hitam, Hijau, dan Emas. Dengan harga resmi Rp 16.999.000, perangkat ini mulai dapat dibeli pada 24 April 2026 dan langsung masuk ke segmen flagship premium.
Kombinasi kamera RYYB 50MP, layar LTPO OLED 120 Hz, baterai besar, desain Dual Space Rings, serta platform Kirin 9030 Pro membuat Mate 80 Pro tampil sebagai salah satu perangkat Huawei yang paling menonjol di pasar Indonesia saat ini.
Source: gadgetsquad.id