Menjelang meningkatnya arus perjalanan internasional, Kanada memilih bergerak lebih awal dengan memperketat pengawasan kesehatan di perbatasan. Kebijakan sementara ini ditujukan untuk menahan potensi masuknya Ebola dari negara-negara yang masih terdampak wabah.
Badan Kesehatan Masyarakat Kanada menegaskan langkah tersebut bersifat pencegahan. Otoritas setempat juga menyebut risiko penularan Ebola bagi masyarakat Kanada masih tergolong rendah, meski perhatian tetap diarahkan pada kondisi di Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan.
Penangguhan dokumen imigrasi selama 90 hari
Mulai 27 Mei 2026, Kanada akan menangguhkan sejumlah dokumen imigrasi bagi warga dari Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan selama 90 hari. Dalam periode itu, penggunaan visa tinggal sementara, izin perjalanan elektronik, dan visa tinggal permanen yang sudah disetujui ikut dihentikan sementara.
Pemerintah Kanada juga menghentikan pemrosesan permohonan imigrasi baru dari warga tiga negara tersebut. Langkah ini dipasang untuk memperkecil peluang masuknya potensi penularan melalui jalur perjalanan internasional.
Karantina bagi pelancong dari wilayah terdampak
Aturan berikutnya berlaku mulai 30 Mei hingga 29 Agustus 2026. Selama masa itu, warga Kanada, penduduk tetap, individu yang terdaftar berdasarkan Undang-Undang Indian, serta warga negara asing yang dalam 21 hari terakhir pernah mengunjungi wilayah terdampak Ebola wajib menjalani karantina selama 21 hari bila tidak menunjukkan gejala.
Jika pelancong menunjukkan gejala, mereka akan langsung diisolasi di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai Undang-Undang Karantina. Ketentuan ini membuat pengawasan di pintu masuk negara menjadi lebih ketat dibanding kondisi normal.
Langkah pencegahan di tengah perhatian global
Kanada mengambil kebijakan ini tanpa menunggu adanya kasus di wilayahnya sendiri. Hingga kini, belum ada laporan kasus Ebola di kawasan Amerika Utara, sehingga fokus pemerintah berada pada pencegahan sejak awal.
Keputusan tersebut juga terkait dengan persiapan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026. Dengan potensi peningkatan lalu lintas pelancong, Kanada memilih memperketat pengawasan kesehatan agar risiko bagi publik tetap terkendali.
Source: www.medcom.id