Kamera 200MP Zeiss di vivo X300 Ultra, Dibawa ke Indonesia untuk Kejar Kreator Serius

Pasar ponsel premium di Indonesia kedatangan pemain baru yang terang-terangan menyasar pembuat konten serius. vivo X300 Ultra hadir bukan sekadar membawa label flagship, tetapi membawa paket kamera Zeiss dan fitur video yang memang diarahkan untuk kebutuhan produksi foto dan video tingkat tinggi.

Perangkat ini resmi diperkenalkan Vivo Indonesia di Jakarta pada Senin, 11 Mei 2026. Sejak awal, arah komunikasinya sudah jelas: ponsel ini ditujukan untuk kreator profesional, profesional, dan traveler yang membutuhkan hasil konten yang lebih hidup, sinematik, dan mudah diingat.

Fokus utama di kamera dan video

Daya tarik terbesar vivo X300 Ultra ada pada sistem Zeiss Triple Prime Lenses. Di sektor perekaman, Vivo juga menyiapkan Multi-Focal 4K 120 fps High-Spec Video agar hasil video lebih detail dan gerak tetap mulus.

Untuk memberi kontrol lebih luas saat produksi, Vivo menyertakan All-New Pro Video Mode. Mode ini memberi kendali manual penuh kepada pengguna yang ingin mengatur tampilan visual sesuai kebutuhan pengambilan gambar.

Tiga kamera belakang dengan sensor besar

Di bagian belakang, ponsel ini membawa kamera ultra-wide 50MP, kamera utama 200MP Zeiss Documentary Camera, dan kamera telephoto 200MP. Kamera telephoto tersebut didukung stabilisasi standar CIPA 7.0 untuk membantu menjaga kestabilan hasil bidikan.

Vivo juga membenamkan sensor Sony LYTIA-901 dan LYTIA-818 untuk mendukung tangkapan cahaya. Kombinasi ini dipakai untuk menjaga detail gambar pada berbagai kondisi pemotretan.

Mesin kerja untuk pemrosesan visual

Di balik desainnya, vivo X300 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini dipadukan dengan Pro Imaging Chip VS1+ untuk mempercepat pemrosesan visual.

Vivo menyebut kombinasi perangkat keras tersebut mampu meningkatkan kecepatan pemrosesan gambar hingga 20 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Karena itu, perangkat ini diposisikan agar lebih siap menangani alur kerja foto dan video yang berat.

Layar besar untuk penyuntingan warna

Bagian depan ponsel memakai panel LTPO 2K ZEISS Master Color Display berukuran 6,82 inci. Layar ini dirancang untuk membantu akurasi warna, terutama ketika pengguna melakukan penyuntingan foto dan video.

Pendekatan ini membuat vivo X300 Ultra tidak hanya kuat saat memotret, tetapi juga relevan saat masuk tahap evaluasi visual. Bagi kreator, akurasi tampilan seperti ini penting agar hasil akhir tidak melenceng dari yang diinginkan.

Baterai, sistem, dan paket penjualan

Untuk daya, Vivo menanamkan baterai BlueVolt 6600mAh yang didukung 100W FlashCharge. Kombinasi ini memberi ruang penggunaan lebih panjang sekaligus mempercepat proses pengisian ulang.

Ponsel ini menjalankan OriginOS 6 dan mendapat dukungan pembaruan sistem hingga lima tahun. Penjualan perdana dijadwalkan mulai 12 Mei 2026 melalui kanal resmi, dengan pilihan 16 GB/512 GB seharga Rp25.999.000 dan 16 GB/1 TB seharga Rp29.999.000.

Vivo juga menawarkan bundling Extender & Grip Gen 2 Ultra Kit seharga Rp5.999.000. Pembelian tersedia melalui Vivo Official Store dan mitra resmi di seluruh wilayah Indonesia, sehingga X300 Ultra langsung diposisikan sebagai opsi premium yang sangat spesifik untuk pengguna yang mengejar kualitas produksi konten.

Baca Juga

Back to top button