Di tengah pasar SUV elektrifikasi yang makin ramai, Lepas L6 PHEV hadir dengan pendekatan yang tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga kenyamanan yang terasa sejak pengemudi masuk ke kabin. Mobil ini diposisikan untuk mendukung ritme harian yang padat sekaligus tetap nyaman dipakai saat menempuh perjalanan antarkota.
Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia, menegaskan bahwa L6 PHEV dirancang untuk menunjang mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh tanpa mengorbankan kenyamanan maupun efisiensi. Arah pengembangannya jelas: membuat sebuah SUV plug-in hybrid yang tetap rileks dipakai sepanjang hari.
Ruang kabin yang dibuat lega dan fleksibel
Salah satu daya tarik utama L6 PHEV ada pada pengaturan interiornya. Wheelbase 2.700 mm memberi ruang kaki belakang hingga 911 mm, sehingga baris kedua menawarkan kelapangan yang terasa nyata bagi penumpang.
Kapasitas penyimpanan juga mendapat perhatian besar. Lepas menempatkan 39 titik ruang penyimpanan di seluruh kabin, sementara jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 40:60 dan dibuat rata lantai untuk memudahkan membawa barang lebih banyak.
Fokus pada kenyamanan dan kesehatan penumpang
Di bagian kokpit, Lepas mengusung konsep intelligent health cockpit. Pendekatan ini menempatkan kenyamanan dan kesehatan pengguna sebagai prioritas, termasuk lewat sistem sirkulasi udara untuk menjaga kualitas udara di dalam kabin.
Perlengkapan kenyamanan personalnya juga cukup lengkap. Mobil ini dibekali AC dual-zone, kursi berventilasi, pemanas jok, serta memory seat untuk membantu pengemudi menemukan posisi duduk yang pas.
Untuk pengalaman berkendara yang lebih imersif, Lepas memasang sistem audio premium Sony dengan delapan speaker. Susunan ini ditujukan agar kabin tetap nyaman dinikmati saat melaju di dalam kota maupun ketika digunakan dalam perjalanan panjang.
Bisa menjadi sumber listrik bergerak
Lepas L6 PHEV juga dibekali fitur Vehicle-to-Load atau V2L. Teknologi ini memungkinkan daya dari baterai mobil dipakai untuk menyalakan perangkat elektronik eksternal.
Fitur tersebut berguna saat aktivitas luar ruang seperti camping. V2L juga bisa membantu ketika ada kebutuhan listrik darurat di perjalanan, sehingga mobil tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi.
Keselamatan mendapat porsi besar
Selain kenyamanan, aspek keamanan ikut diprioritaskan. L6 PHEV memakai struktur bodi berbahan baja kekuatan tinggi dan ditargetkan memenuhi standar bintang lima E-NCAP 2026.
Perlindungan pasifnya diperkuat dengan tujuh airbag. Di sisi lain, perlindungan aktif mengandalkan berbagai fitur bantuan mengemudi cerdas untuk membantu pengemudi menjaga kontrol saat berkendara.
Di antaranya ada 540-degree transparent view untuk memantau area sekitar dan bawah mobil. Ada pula blind spot detection untuk membantu saat berpindah jalur, serta lane departure warning agar mobil tetap berada di marka yang benar.
Mengandalkan sistem super hybrid
Di balik tampilannya, L6 PHEV memakai sistem Lepas Super Hybrid yang diklaim memberi sensasi berkendara halus namun tetap responsif. Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi jalan.
Karena itu, mobil ini diarahkan tetap efisien untuk pemakaian harian di dalam kota, tetapi masih punya tenaga untuk perjalanan yang lebih jauh. Kombinasi inilah yang membuat Lepas L6 PHEV diposisikan sebagai opsi plug-in hybrid modern dengan fokus kuat pada kenyamanan, fleksibilitas, dan efisiensi.
Source: carvaganza.com




