Jordi Amat Soroti Kualitas Persija, Macan Kemayoran Dianggap Main Paling Meyakinkan Di Liga

Bagi Persija Jakarta, musim ini mungkin belum berujung gelar. Namun, Jordi Amat menilai Macan Kemayoran tetap meninggalkan kesan kuat karena tampil dengan identitas permainan yang jelas dan konsisten sepanjang kompetisi.

Bek naturalisasi Timnas Indonesia itu melihat Persija bukan hanya bersaing di papan atas, tetapi juga menunjukkan kualitas bermain yang layak mendapat apresiasi. Penilaian itu muncul setelah Persija menutup musim di peringkat ketiga klasemen akhir dengan 71 poin dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Identitas permainan yang tetap terjaga

Jordi menyoroti bahwa Persija tidak sekadar mengejar hasil, tetapi juga membangun cara bermain yang stabil. Penguasaan bola dan pendekatan menyerang menjadi ciri yang terus terlihat dari awal hingga akhir musim.

Ia menilai target juara memang belum tercapai, tetapi performa tim tetap menunjukkan kualitas yang menonjol. Karena itu, menurutnya, Persija layak dipandang sebagai salah satu tim dengan sepak bola terbaik di kompetisi domestik.

Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa penilaian terhadap sebuah tim tidak selalu berhenti pada posisi akhir klasemen. Dalam pandangan Jordi, ada nilai lain yang terlihat dari cara Persija menjaga ritme permainan dan mempertahankan identitas mereka sampai kompetisi selesai.

Catatan statistik yang mendukung penilaian

Secara angka, Persija memang tampil sangat kompetitif. Mereka mencetak 65 gol dan hanya kebobolan 29 kali, sebuah catatan yang menempatkan mereka sebagai tim tertajam ketiga sekaligus memiliki pertahanan terbaik kedua di liga.

Keseimbangan itu memperlihatkan bahwa Persija kuat di dua sisi lapangan. Mereka efektif saat menyerang dan tetap rapat ketika bertahan, sehingga tidak mudah ditembus lawan.

Kondisi tersebut menjadi alasan tambahan mengapa Jordi melihat musim Persija sebagai sesuatu yang patut dihargai. Hasil akhir memang belum sesuai harapan awal, tetapi fondasi permainan mereka terlihat solid.

Peran lengkap Jordi Amat di dalam tim

Jordi juga punya kontribusi yang cukup besar dalam perjalanan Persija musim ini. Pemain berusia 34 tahun itu tidak hanya mengawal lini belakang, tetapi juga mencatat tiga gol dan satu assist.

Sumbangan itu memperlihatkan perannya yang tidak terbatas pada bertahan. Ia ikut membantu ancaman dari bola mati dan terlibat dalam aliran serangan dari belakang.

Bagi Jordi, musim pertamanya bersama Persija memberi kebanggaan tersendiri. Ia menilai kerja keras pemain, pelatih, dan staf pendukung menjadi faktor penting yang menjaga tim tetap berada di level tinggi sampai akhir musim.

Modal untuk langkah berikutnya

Meski belum meraih gelar, Jordi melihat banyak modal positif yang bisa dibawa Persija ke musim berikutnya. Fondasi permainan yang sudah terbentuk dinilai bisa menjadi bekal agar tim tampil lebih kuat lagi.

Sikap optimistis itu terlihat dari pesan yang ia sampaikan mengenai masa depan tim. Jordi menyebut Persija akan kembali lebih kuat setelah melewati perjalanan musim ini yang penuh suka dan duka.

Dengan pencapaian di klasemen, produktivitas gol, dan soliditas pertahanan, Persija tetap punya alasan untuk dipandang serius. Di mata Jordi Amat, Macan Kemayoran bukan hanya penantang gelar, melainkan tim yang memperlihatkan kualitas permainan paling meyakinkan di Super League.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button