Butota menunjukkan bahwa motor listrik tak selalu sekadar soal klaim jarak tempuh di atas kertas. Dalam pemakaian harian di Jakarta, Alfa One justru memberi sinyal efisiensi yang menarik, terutama ketika dikendarai dengan gaya halus dan tidak agresif.
Di saat yang sama, motor ini juga menawarkan kenyamanan yang terasa relevan untuk kebutuhan kota, termasuk saat dipakai berboncengan. Kombinasi inilah yang membuat Alfa One menonjol, bukan hanya karena hemat daya, tetapi juga karena tetap enak dipakai di lalu lintas padat.
Uji jalan di Jakarta memperlihatkan konsumsi baterai Alfa One bisa sangat efisien pada kondisi tertentu. Pada tes pertama, motor ini menempuh 22,5 kilometer dengan pemakaian daya sekitar 22 persen, atau rata-rata hanya 1 persen per kilometer.
Dari hasil itu, muncul gambaran bahwa jarak tempuh aktualnya bisa melampaui klaim resmi pabrikan yang menyebut angka hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian daya. Bahkan, dalam pola berkendara yang hemat, Otorider menyebut potensi jarak tempuh Alfa One bisa mendekati 100 kilometer dalam satu kali isi daya.
Namun, efisiensi tersebut tidak berlaku mutlak di semua situasi. Saat dipakai lebih agresif, baterai justru terkuras lebih cepat, sehingga jarak tempuh turun cukup signifikan dari perkiraan awal.
Hal itu terlihat pada pengujian lain, ketika rute sejauh 26,9 kilometer menghabiskan hampir 47 persen baterai. Data ini menegaskan bahwa gaya berkendara, beban penumpang, dan karakter rute punya pengaruh besar terhadap performa daya tahan baterainya.
Tarikan halus untuk lalu lintas kota
Alfa One memakai motor listrik 4 kW atau 4.000 watt. Tenaga ini menempatkannya sebagai salah satu motor listrik yang cukup bertenaga di kelasnya di pasar Indonesia.
Karakter tarikan awalnya dinilai halus, sehingga tidak terasa menyentak saat gas dibuka. Sifat seperti ini cocok untuk mobilitas perkotaan yang sering menuntut akselerasi bertahap dan ritme berhenti-jalan.
Meski begitu, motor ini tetap responsif ketika dibutuhkan. Torsi instan khas motor listrik membuat Alfa One sigap untuk kondisi padat, terutama saat harus menyalip atau bergerak cepat di sela arus lalu lintas.
Motor ini juga menyediakan tiga mode berkendara. Mode Eco atau D1 membatasi kecepatan sekitar 45 km/jam, mode Normal atau D2, serta mode Sport atau D3 yang disebut mampu melaju lebih dari 90 km/jam.
Nyaman untuk pengendara dan penumpang
Salah satu daya tarik yang paling terlihat dari Alfa One ada pada posisi duduknya. Dalam pengujian, kenyamanan berkendaranya dinilai baik dan bahkan disebut unggul dibanding beberapa kompetitor di kelas yang sama.
Jok yang lebar dan empuk membantu mengurangi rasa lelah saat dipakai lebih lama. Karakter ini juga mendukung pengguna yang kerap membawa penumpang untuk aktivitas harian.
Suspensi motor ini bisa disetel sesuai kebutuhan. Pengaturan tersebut memberi fleksibilitas saat dipakai sendiri maupun saat membawa boncengan, sehingga rasa berkendara bisa disesuaikan dengan beban yang dibawa.
Ukuran roda 14 inci ikut membantu menjaga kestabilan. Ban yang lebar dan diklaim memakai merek premium membuat motor tetap mantap saat melaju lurus maupun saat bermanuver di tengah kepadatan jalan.
Fitur harian yang dibuat praktis
Selain efisien dan nyaman, Alfa One membawa perlengkapan yang memang diarahkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sistem keyless lewat remote membuat pengendara tidak lagi bergantung pada anak kunci konvensional.
Ada juga aplikasi My Alpha yang terhubung ke smartphone. Lewat aplikasi ini, pemilik bisa menyalakan motor, memantau posisi kendaraan, dan melihat status baterai secara real-time.
Dari sisi keamanan, Alfa One dibekali alarm anti maling dan sistem penguncian otomatis. Saat keadaan terkunci, motor ini juga dibuat lebih sulit didorong, sehingga memberikan lapisan proteksi tambahan.
Lampu LED yang terang menjadi nilai tambah untuk berkendara malam hari. Penerangan yang baik penting untuk membantu visibilitas sekaligus menjaga rasa aman di kondisi cahaya minim.
Baterai praktis untuk dipakai harian
Kepraktisan Alfa One juga terlihat dari baterainya yang bisa dilepas. Skema ini memudahkan pengguna yang tidak memiliki akses stop kontak langsung di area parkir rumah atau kantor.
Motor ini memiliki dua slot baterai, dan jika keduanya dipakai, jarak tempuh teoritisnya bisa mencapai sekitar 140 kilometer. Untuk pengisian daya, waktu dari kosong sampai penuh diklaim sekitar empat jam.
Alfa juga menyiapkan experience center yang menggabungkan showroom, bengkel, dan kafe. Di sisi layanan, servis motor listrik tetap cenderung sederhana karena tidak memerlukan pergantian oli seperti motor bensin.