Jetour T2 Jadi Andalan Utama, Penjualan Jetour Tembus Rekor Baru Pada April 2026

Jetour T2 semakin menegaskan posisinya sebagai model paling penting bagi merek asal Cina itu di Indonesia. Di tengah pasar SUV yang padat, model ini justru menjadi penarik utama yang membantu Jetour mencatat penjualan retail tertinggi sejak awal tahun pada April 2026.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menunjukkan retail Jetour dari diler ke konsumen mencapai 231 unit pada April 2026. Dalam empat bulan pertama 2026, total penyaluran ke konsumen Jetour sudah menyentuh 822 unit, sehingga arahnya terlihat terus menguat.

T2 jadi motor utama

Kontribusi terbesar datang dari Jetour T2 yang berperan sebagai tulang punggung penjualan di Tanah Air. Dari total wholesales Jetour selama Januari-April 2026 yang mencapai 947 unit, sebanyak 796 unit berasal dari T2.

Porsi itu menunjukkan betapa besar peran T2 dalam performa keseluruhan Jetour di Indonesia. Jetour bahkan menyebut model ini sebagai SUV Cina bermesin bensin terlaris di dalam negeri.

Karakter T2 ikut membantu memperkuat daya tariknya. SUV ini membawa kemampuan offroad ringan dan desain boxy yang sedang populer, sehingga tampil berbeda dari lini Jetour lainnya.

Kenaikan yang berlangsung konsisten

Peningkatan penjualan Jetour tidak datang tiba-tiba. Sepanjang Januari sampai April 2026, angka retail merek ini bergerak naik dari 144 unit pada Januari menjadi 222 unit pada Februari, lalu 225 unit pada Maret, sebelum mencapai 231 unit pada April.

Pola serupa juga terlihat pada wholesales. Jetour membukukan 185 unit pada Januari, naik ke 217 unit pada Februari, kemudian 270 unit pada Maret, dan 275 unit pada April.

Rentetan kenaikan itu memberi sinyal bahwa penerimaan pasar terhadap Jetour mulai terbentuk dengan lebih stabil. Dalam kondisi persaingan SUV yang makin ketat, konsistensi seperti ini menjadi modal penting bagi merek yang masih membangun pijakan di Indonesia.

Respons pasar ikut menguat

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch. Ranggy Radiansyah mengatakan capaian T2 di Indonesia sejalan dengan performa global model tersebut. Ia menilai antusiasme terhadap T2 terlihat tinggi di berbagai pasar dunia.

Ranggy menegaskan pencapaian itu memperkuat langkah Jetour untuk terus menghadirkan SUV yang relevan dari sisi desain, teknologi, dan pengalaman berkendara. Bagi Jetour, arah tersebut penting untuk menjaga momentum di pasar Indonesia.

Pilihan lini yang berbeda

Selain T2, Jetour juga menjual Dashing dan X70 Plus untuk konsumen Indonesia. Dua model itu hadir dengan desain elegan dan diarahkan untuk penggunaan keluarga.

Karakter ketiganya dibuat berbeda agar konsumen punya lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan. Dashing dan X70 Plus menyasar kebutuhan harian yang lebih praktis, sedangkan T2 membawa pendekatan tangguh lewat konsep offroad.

Dengan kombinasi itu, Jetour memiliki portofolio SUV yang lebih beragam di pasar Indonesia. Namun sejauh ini, T2 masih terlihat sebagai model yang paling kuat mendorong pertumbuhan penjualan merek tersebut.

Source: otomotif.katadata.co.id

Baca Juga

Back to top button