Jazz, Swift, Hingga Yaris, Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta Masih Sangat Menggoda

Pasar hatchback bekas di bawah Rp100 juta masih menyimpan banyak pilihan yang terasa masuk akal untuk mobil harian. Di kelas harga ini, pembeli bisa mencari mobil yang ringkas, irit, dan tetap nyaman dipakai di kota besar tanpa harus langsung naik ke harga mobil baru.

Di antara nama yang paling sering menarik perhatian, Honda Jazz dan Suzuki Swift masih berada di posisi teratas. Keduanya punya karakter berbeda, tetapi sama-sama dikenal punya daya tarik kuat karena desain, kelengkapan, dan rasa berkendara yang masih relevan sampai sekarang.

Jazz, Swift, dan Yaris masih jadi acuan

Honda Jazz GD3 tetap menjadi model yang paling banyak diburu di segmen ini. Hatchback produksi 2004 hingga 2007 tersebut punya kabin lega, desain yang masih terasa modern, dan karakter mesin yang agresif, terutama pada varian VTEC.

Jazz GD3 hadir dalam pilihan mesin i-DSI dan VTEC. Varian VTEC menghasilkan tenaga hingga 109 hp dan sudah dilengkapi ABS, EBD, BA, serta dual airbag, sementara fitur Ultra Seat membuat ruang angkutnya lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Di pasar mobil bekas, Honda Jazz GD3 umumnya berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp80 jutaan. Namun calon pembeli perlu mencermati kondisi CVT, EPS, dan throttle body karena komponen tersebut disebut cukup sering bermasalah seiring usia pakai.

Suzuki Swift generasi pertama juga masih sangat dilirik. Mobil produksi 2005 hingga 2013 ini dikenal lewat desain sporty dan kerap dijuluki Mini Cooper versi Jepang.

Swift tersedia dalam versi CBU dan CKD. Versi CBU menawarkan ABS, EBD, airbag, dan immobilizer, dengan mesin M15A 1.500 cc bertenaga 110 PS, sedangkan versi CKD punya tenaga lebih kecil namun dinilai lebih ramah terhadap bahan bakar beroktan rendah.

Harga Suzuki Swift bekas kini ada di kisaran Rp60 juta hingga Rp90 jutaan, tergantung kondisi dan tipe. Buat pembeli yang menginginkan hatchback bergaya tanpa keluar dari batas anggaran, Swift masih terasa sangat menggoda.

Toyota Yaris “Bakpao” juga tetap masuk radar karena menawarkan kenyamanan harian yang kuat. Model produksi 2006 hingga 2013 ini dikenal punya suspensi empuk dan mesin yang bandel.

Yaris memakai mesin 1NZ-FE 1.500 cc yang juga digunakan Toyota Vios. Tenaganya mencapai 109 hp, dengan pilihan transmisi manual dan otomatis konvensional yang membuatnya menarik bagi pembeli yang ingin menghindari risiko pada jenis transmisi tertentu.

Keunggulan lain Yaris ada pada spare part yang melimpah dan perawatan yang relatif mudah. Pada tipe tertinggi, mobil ini sudah memiliki keyless entry serta rem cakram depan-belakang, dengan harga bekas di kisaran Rp80 juta hingga Rp100 jutaan.

Pilihan lain untuk yang mencari karakter berbeda

Di luar tiga nama besar itu, Daihatsu Sirion generasi kedua layak dipertimbangkan. Hatchback ini cocok untuk pengguna yang mencari mobil irit dan mudah dirawat, dengan mesin K3-VE 1.300 cc yang juga dikenal dari Toyota Avanza generasi awal.

Karakter utama Sirion ada pada kepraktisan. Kabinnya cukup lega untuk ukuran city car dan spare part-nya mudah ditemukan, sementara harga bekasnya kini ada di kisaran Rp70 jutaan.

Suzuki Splash menawarkan pendekatan yang berbeda karena dimensinya mungil, tetapi visibilitasnya luas. Ruang kepala dan kaki juga tergolong lega, sehingga cocok untuk pemakaian harian di area perkotaan.

Splash juga punya fitur keselamatan yang menarik untuk kelasnya karena sudah dilengkapi ABS dan immobilizer. Di pasar mobil bekas, harganya mulai dari Rp50 juta hingga Rp70 jutaan.

Kia Picanto generasi kedua menjadi opsi bagi pembeli yang ingin tampil beda dari dominasi merek Jepang. Unit produksi 2011 hingga 2017 ini membawa desain modern, kabin senyap, dan suspensi yang nyaman untuk penggunaan dalam kota.

Meski fiturnya disebut tidak sebanyak rival Jepang, Picanto tetap punya nilai lebih pada kenyamanan berkendara. Mobil ini juga pernah meraih Red Dot Design Award, dan harga bekasnya berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp80 jutaan.

Murah bukan berarti tanpa risiko

Ford Fiesta generasi keenam kerap masuk daftar incaran karena harga bekasnya yang menarik. Mobil produksi 2010 hingga 2016 ini dikenal punya handling yang baik, kabin yang kedap, dan fitur voice command yang tergolong canggih pada zamannya.

Namun Fiesta lebih cocok untuk pengguna yang rajin merawat mobil. Masalah umum biasanya muncul pada transmisi dual clutch dan modul TCM, yang dapat membuat perpindahan gigi terasa kasar hingga membuat mobil mogok.

Harga Ford Fiesta bekas berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp80 jutaan. Di atas kertas mobil ini terlihat menggiurkan, tetapi faktor perawatan menjadi penentu utama apakah model ini layak dipinang atau justru berisiko membebani pemilik berikutnya.

Dengan dana di bawah Rp100 juta, pasar hatchback bekas masih menawarkan banyak pilihan yang punya karakter berbeda. Dari Jazz yang fleksibel, Swift yang sporty, hingga Yaris yang nyaman, pembeli masih punya ruang cukup luas untuk mencari mobil harian yang sesuai kebutuhan tanpa harus masuk ke harga mobil baru.

Baca Juga

Back to top button