Bagi banyak calon pembeli, mobil listrik masih identik dengan kekhawatiran soal jarak tempuh. Deepal S05 REEV mencoba mematahkan keraguan itu lewat kombinasi motor listrik dan mesin bensin yang tidak langsung menggerakkan roda, sehingga mobil tetap terasa seperti kendaraan listrik tanpa membuat pengemudi terlalu cemas saat perjalanan jauh.
Pendekatan itu membuat S05 REEV menempati posisi menarik di tengah pasar SUV elektrifikasi. Model ini datang dari Deepal, merek premium milik Changan Automobile asal Tiongkok, yang memang tengah mendorong teknologi kendaraan energi baru ke pasar yang lebih luas.
Teknologi REEV jadi pembeda utama
Deepal S05 REEV memakai skema Range Extended Electric Vehicle atau REEV. Dalam sistem ini, mesin bensin 1.5 liter hanya bertugas sebagai generator untuk mengisi ulang baterai saat dayanya mulai menipis.
Artinya, roda tetap digerakkan motor listrik, bukan mesin bensin secara langsung. Hasilnya, karakter berkendaranya tetap elektrik, tetapi ada cadangan daya tambahan yang membuat mobil lebih tenang dipakai untuk jarak jauh.
Jarak tempuh yang menjadi daya tarik terbesar
Poin yang paling menonjol dari S05 REEV ada pada klaim jarak tempuhnya. Deepal menyebut mobil ini mampu melaju lebih dari 1.000 kilometer saat baterai dan tangki bahan bakar sama-sama terisi penuh.
Untuk mode full electric, jaraknya diklaim berada di kisaran 170 hingga 200 kilometer, tergantung metode pengujian yang digunakan. Angka ini membuat S05 REEV terlihat kompetitif di kelas SUV elektrifikasi.
Bagi konsumen, klaim tersebut penting karena menyentuh salah satu hambatan paling besar dalam adopsi mobil listrik. Kekhawatiran soal pengisian daya dan keterbatasan jarak tempuh menjadi lebih ringan karena mobil ini menggabungkan baterai, motor listrik, dan generator bensin.
Tampilan modern dan kabin serba digital
Dari sisi desain, Deepal S05 REEV tampil dengan bahasa visual yang futuristis. Wajah depannya dibuat minimalis dengan lampu LED sipit, sementara bentuk bodinya dibikin aerodinamis agar memberi kesan premium.
Detail seperti hidden door handle, frameless door, dan panoramic sunroof ikut memperkuat posisinya sebagai SUV elektrifikasi yang tidak hanya mengejar efisiensi. Mobil ini juga dirancang agar tetap menarik secara visual di tengah persaingan yang makin padat.
Bagian interiornya membawa suasana modern lewat dominasi layar digital berukuran besar. Pusat kendali utama berada pada layar infotainment 15,4 inci beresolusi 2.5K, sementara augmented reality head-up display atau AR-HUD membantu menampilkan informasi berkendara langsung di kaca depan.
Performa dan pengisian daya
Di balik bodinya, Deepal S05 REEV dibekali motor listrik dengan tenaga sekitar 218 hp dan torsi 320 Nm. Kombinasi itu membuatnya cukup responsif untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antarkota.
Pengisian daya cepat juga menjadi nilai tambah yang relevan untuk pengguna aktif. Deepal menyebut pengisian dari 30 persen ke 80 persen bisa dilakukan dalam waktu sekitar 20 menit.
Peluang masuk Indonesia ikut mencuri perhatian
Nama Deepal S05 REEV ikut ramai dibahas karena berpeluang masuk ke Indonesia. Minat itu muncul di tengah pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi di Tanah Air, apalagi merek-merek China makin agresif menawarkan mobil listrik dan hybrid.
Jika masuk pasar domestik, model ini diperkirakan akan bersaing dengan SUV elektrifikasi lain seperti BYD Sealion, Jaecoo J7 PHEV, serta beberapa model hybrid dari pabrikan Jepang. Sejumlah pengamat otomotif memperkirakan banderolnya bisa berada di kisaran Rp400 juta hingga Rp500 jutaan, tergantung spesifikasi dan status perakitan.
Respons dari forum otomotif internasional dan komunitas pengguna kendaraan listrik juga tergolong positif. Banyak pengguna memuji desain modern, kualitas interior yang terasa premium, dan kabin yang senyap, meski ada sorotan terhadap perangkat lunak infotainment yang masih perlu penyempurnaan serta jaringan purnajual yang belum luas di beberapa negara.
Dengan gabungan teknologi REEV, desain futuristis, dan klaim jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer, Deepal S05 REEV muncul sebagai salah satu SUV elektrifikasi yang layak dipantau. Mobil ini menawarkan jalan tengah bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus terlalu waswas soal pengisian daya.