Selisih harga diesel nonsubsidi di Jakarta kini terlihat sangat lebar setelah dua pemain swasta kompak mematok tarif Rp 30.890 per liter. Angka itu membuat BP Ultimate Diesel milik BP-AKR dan Primus Diesel Plus milik Vivo berada di level yang sama, meski posisi harga keduanya sebelumnya terpaut jauh.
Pergerakan tersebut langsung menarik perhatian karena kenaikannya terjadi serentak pada awal bulan. Di saat diesel swasta naik tajam, daftar harga Pertamina di Jakarta justru belum berubah dan masih bertahan pada penyesuaian terakhir yang berlaku sejak 18 April 2026.
Lonjakan besar di dua merek swasta
Di SPBU BP-AKR, BP Ultimate Diesel naik dari Rp 25.560 per liter menjadi Rp 30.890 per liter. Kenaikan serupa juga terjadi pada Vivo, yang menaikkan Primus Diesel Plus dari Rp 14.610 per liter menjadi Rp 30.890 per liter.
Perubahan harga itu terpantau pada Sabtu (2/5/2026). Dengan tarif yang kini sejajar, dua produk diesel utama dari operator swasta tersebut sama-sama berada jauh di atas harga diesel nonsubsidi milik Pertamina.
Pertamina belum mengubah tarif
Berbeda dengan BP-AKR dan Vivo, Pertamina masih menahan harga jual BBM di Jakarta. Berdasarkan keterangan resmi di laman Pertamina, Pertalite tetap berada di Rp 10.000 per liter.
Harga produk bensin lain juga belum bergerak. Pertamax tercatat Rp 12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp 19.400 per liter, dan Pertamax Green Rp 12.800 per liter.
Untuk lini diesel, Pertamina juga mempertahankan harga lama. Dexlite masih dijual Rp 23.600 per liter, sedangkan Pertamina Dex dipatok Rp 23.900 per liter.
Jarak harga diesel semakin mencolok
Jika dibandingkan langsung, selisih antara diesel swasta dan diesel Pertamina kini sangat tegas. BP Ultimate Diesel dan Primus Diesel Plus sama-sama menembus Rp 30.890 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masih berada di bawahnya.
Perbedaan itu menegaskan bahwa meski sama-sama masuk kategori BBM nonsubsidi, level harga antarpenyedia bisa bergerak sangat berbeda. Kondisi ini juga membuat pasar Jakarta lebih banyak menyoroti perubahan dari BP-AKR dan Vivo ketimbang daftar Pertamina yang stabil.
Daftar harga BBM di Jakarta per 2 Mei 2026
Berikut daftar harga BBM yang tercatat di Jakarta per 2 Mei 2026:
| Jenis BBM | Penyedia | Harga (Rp/Liter) |
|---|---|---|
| Pertalite | Pertamina | 10.000 |
| Pertamax | Pertamina | 12.300 |
| Pertamax Turbo | Pertamina | 19.400 |
| Pertamax Green 95 | Pertamina | 12.900 |
| Dexlite | Pertamina | 23.600 |
| Pertamina Dex | Pertamina | 23.900 |
| BP 92 | BP-AKR | 12.390 |
| BP Ultimate | BP-AKR | 12.930 |
| BP Ultimate Diesel | BP-AKR | 30.890 |
| Revvo 92 | Vivo | 12.390 |
| Revvo 95 | Vivo | 12.930 |
| Diesel Primus | Vivo | 30.890 |
Di sisi lain, harga BP 92 tercatat Rp 12.390 per liter dan BP Ultimate Rp 12.930 per liter. Dari Vivo, Revvo 92 berada di Rp 12.390 per liter dan Revvo 95 di Rp 12.930 per liter, sementara Diesel Primus menjadi produk yang ikut melonjak ke Rp 30.890 per liter.
Penyesuaian mengikuti formula resmi
Perubahan harga BBM nonsubsidi memang mengikuti ketentuan pemerintah. Aturannya tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar bahan bakar minyak nonsubsidi.
Hingga akhir pekan pertama Mei, pantauan harga untuk produk Shell belum tersedia pada periode ini. Karena itu, perhatian pasar Jakarta masih tertuju pada BP-AKR, Vivo, dan Pertamina yang sejauh ini belum mengubah harga jualnya.





