Instagram Uji Instants, Foto Sekali Lihat yang Lebih Terkunci Dari Stories

Instagram kini memberi ruang baru bagi pengguna yang ingin berbagi foto tanpa banyak jejak. Lewat fitur Instants, satu gambar hanya bisa dilihat sekali sebelum menghilang dari sisi penerima setelah 24 jam.

Format ini terasa lebih tertutup dibanding Stories karena arah penggunaannya memang dibuat lebih privat. Instants ditempatkan dekat kotak masuk DM, sehingga nuansanya lebih dekat ke percakapan personal daripada siaran ke audiens yang lebih luas.

Yang membuatnya menonjol adalah batasan yang cukup ketat saat foto dibagikan. Pengguna harus memotret saat itu juga, karena konten tidak bisa diambil dari galeri dan tidak bisa diedit.

Instagram hanya memberi sedikit ruang personalisasi lewat teks. Setelah teks ditambahkan, foto tetap tidak bisa diubah lagi, sehingga hasil akhirnya tetap terasa spontan dan apa adanya.

Berbeda dari Stories

Sekilas, Instants memang sama-sama memakai sifat sementara seperti Stories. Namun, perbedaan utamanya ada pada cara foto dikonsumsi penerima, karena Stories masih bisa dibuka berkali-kali selama tayang.

Instants tidak memberi keleluasaan seperti itu. Begitu foto dibuka, kesempatan melihatnya habis, lalu konten itu lenyap dari sisi penerima setelah 24 jam.

Perbedaan lain juga terlihat dari posisi fitur ini di aplikasi. Pengguna bisa menemukan Instants lewat tumpukan foto di sudut kanan kotak masuk DM, bukan di kanal berbagi yang lebih terbuka seperti Stories.

Kontrol tetap ada di tangan pengguna

Meski hanya sekali lihat, fitur ini tidak sepenuhnya menutup interaksi. Penerima masih bisa bereaksi dengan emoji, membalas dengan teks, atau mengirim Instant balasan.

Instagram juga menyebut penerima tidak dapat mengambil screenshot atau merekam Instants yang dibagikan. Di sisi pengirim, tersedia tombol undo jika foto terlanjur terkirim dan ingin dihapus dari arsip sebelum dilihat teman atau follower.

Ada pula opsi untuk membisukan Instants dari akun tertentu. Caranya, ikon pada kotak masuk DM ditekan lalu digeser ke kanan, dan pengaturannya bisa dibalik jika pengguna ingin menampilkannya lagi.

Masih tersimpan di arsip privat

Walau hilang dari layar penerima, Instants tetap tidak benar-benar lenyap. Semua foto itu disimpan dalam arsip privat milik pengguna dan bisa dilihat sampai satu tahun.

Dari arsip tersebut, pengguna juga bisa mengumpulkan Instants menjadi rangkuman lalu membagikannya lagi ke Stories. Pola ini menunjukkan bahwa momen spontan masih bisa diolah ulang jika ingin dibuat lebih publik.

Dengan susunan seperti itu, Instants menjadi jalur awal untuk berbagi foto yang lebih kasual dan minim polesan. Stories tetap bisa dipakai untuk menampilkan versi yang lebih ringkas dari momen yang sama.

Masih diuji sebagai aplikasi terpisah

Instants tidak hanya hadir sebagai fitur di dalam Instagram. Meta juga menyiapkan aplikasi mandiri bernama Instants yang masih diuji di beberapa negara.

Aplikasi terpisah itu nantinya tersedia untuk iOS dan Android. Kehadirannya memperlihatkan bahwa Meta menaruh perhatian pada format berbagi foto spontan sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, bukan sekadar tambahan kecil di dalam Instagram.

Source: inet.detik.com
Exit mobile version