Pembeli kendaraan listrik kini tidak hanya disodori produk, tetapi juga paket pembiayaan yang dibuat lebih ringan. Indomobil memanfaatkan Indomobil Expo di Senayan City untuk memperpendek jarak antara minat dan keputusan membeli, lewat uang muka mulai 10 persen, bunga 0 persen, tenor sampai 5 tahun, dan cicilan hingga 7 tahun.
Langkah itu muncul di tengah pasar EV yang masih membutuhkan dorongan agar lebih dekat dengan konsumen. Karena itu, Indomobil tidak sekadar memajang kendaraan, tetapi juga menggabungkan edukasi, test drive, dan skema pembiayaan dalam satu ajang.
Deretan EV dari banyak segmen
Pameran ini menampilkan lini kendaraan listrik dari Citroen, Volkswagen, Changan, GAC-AION, Maxus, hingga motor listrik Indomobil e-Motor. Sejumlah model ikut dipajang, mulai dari VW ID.Buzz, Citroen eC3, Changan Lumin, Changan Deepal S07, AION V, AION UT, sampai JAC Trekker T9.
Susunan produk itu menunjukkan sasaran yang luas. Indomobil tidak hanya membidik pembeli mobil penumpang, tetapi juga konsumen yang mencari kendaraan niaga ringan dan roda dua listrik.
Di area pameran, pengunjung bisa melihat langsung beragam model dari segmen berbeda. Mereka juga mendapat kesempatan mencoba kendaraan melalui test drive di arena acara.
Edukasi dan pengalaman langsung jadi bagian penting
CEO Indomobil Dealership Group Santiko Wardoyo menyebut momentum ini sebagai penanda dimulainya Indomobil Expo. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang relevan bagi solusi mobilitas masa kini.
Indomobil juga ingin membuat konsumen lebih mengenal mobil listrik di bawah naungannya. Edukasi semacam ini masih dibutuhkan karena adopsi EV di Indonesia tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada pengalaman langsung, pilihan model, dan skema kepemilikan.
Pameran ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menghadapi tantangan harga bahan bakar minyak yang makin mahal. Dari sana, Indomobil menyiapkan rencana agar expo tidak berhenti di Jakarta, tetapi dibawa ke sejumlah kota di Indonesia.
Insentif pembelian dibatasi kuota
Selain etalase produk dan pengalaman mencoba kendaraan, program pembelian menjadi daya tarik utama untuk pengunjung. Penawaran yang disiapkan mencakup DP mulai 10 persen, bunga 0 persen, tenor pembiayaan hingga 5 tahun, serta skema cicilan sampai 7 tahun.
Seluruh program itu berlaku terbatas dan tetap mengikuti syarat serta ketentuan. Dengan format seperti ini, expo tidak hanya berfungsi sebagai ajang pamer, tetapi juga sebagai kanal penjualan langsung.
Kombinasi display, test drive, dan pembiayaan murah membuat proses dari ketertarikan menuju keputusan membeli menjadi lebih singkat. Pendekatan tersebut dinilai penting saat pasar kendaraan listrik di Tanah Air masih terus diperluas.
Digelar di pusat perbelanjaan
Indomobil Expo berlangsung pada 5-17 Mei 2026 di Main Atrium, Senayan City. Lokasi di pusat perbelanjaan dipilih agar pengunjung bisa melihat deretan EV tanpa harus datang lebih dulu ke jaringan dealer.
Dengan jaringan dealer dan fasilitas produksi yang dimiliki, Indomobil menyatakan optimistis bisa mendorong penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Optimisme itu kini diuji melalui pameran yang menyatukan produk, edukasi, dan insentif pembelian dalam satu ruang.
Source: otomotif.katadata.co.id