Bagi Bonar Manalu, tantangan di film horor komedi Gudang Merica ternyata tidak cuma datang dari adegan berisiko di lokasi syuting. Hal yang paling terasa justru ada pada perubahan penampilan yang harus ia jalani, sampai rela botak penuh selama sekitar sebulan.
Bonar mengaku keputusan itu baru ia ketahui setelah kontrak ditandatangani. Ia bahkan sempat dibuat kaget karena rambutnya dipotong setelah semua urusan kerja selesai, lalu harus mempertahankan tampilan botak sepanjang proses yang berlangsung sekitar satu bulan.
Di balik pengalaman itu, Bonar menilai konsep Gudang Merica punya daya tarik kuat sejak awal. Ia menyebut imajinasi Imam Darto sebagai alasan utama dirinya tertarik bergabung dalam proyek tersebut.
“Kayaknya semuanya saya setuju, imajinasi Imam Darto itu luar biasa gitu,” kata Bonar. Dari pernyataan itu, terlihat bahwa film ini bukan hanya mengandalkan horor dan komedi, tetapi juga menawarkan pendekatan kreatif yang dianggap berbeda oleh para pemainnya.
Tuntutan totalitas di film ini tidak berhenti pada urusan fisik. Bonar juga mengungkap bahwa para pemain harus menjalani adegan berbahaya tanpa pemeran pengganti selama syuting berlangsung.
Salah satu momen yang paling menegangkan terjadi saat pengambilan gambar kejar-kejaran di area tebing. Bonar menyebut situasi itu terasa sangat berisiko karena para pemain harus benar-benar bermain langsung di lokasi yang tidak aman.
“Gak boleh pakai stan (pemeran pengganti), terus ada kejar-kejaran di tebing, Rekan saya mau jatuh beneran,” ujarnya. Pengalaman tersebut memperlihatkan betapa intensnya proses produksi film ini dari sisi fisik maupun keselamatan pemain.
Gudang Merica sendiri mengangkat cerita empat mahasiswa koas yang menjalani praktik di rumah sakit tua dekat kawasan hutan. Suasana berubah aneh setelah muncul kematian misterius di sekitar lokasi itu.
Film ini juga dibintangi Arla Ailani, Fatih Unru, Zulfa Maharani, Benidictus Siregar, dan Ardhito Pramono. Kehadiran para pemain muda tersebut memberi warna pada cerita yang memadukan ketegangan, humor, dan situasi ekstrem.
Meski dihadapkan pada tuntutan fisik yang tidak ringan, Bonar mengaku menikmati proses syuting. Ia juga penasaran melihat sejauh mana imajinasi Imam Darto bisa diwujudkan ke layar lebar dalam balutan horor komedi.
“Pokoknya imajinasi Imam Darto, ayo saya ikut dah gitu. Pengen liat sejauh apa gitu,” tutupnya. Gudang Merica dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 21 Mei 2026.
Source: www.medcom.id




