Huawei kembali mendorong batas ponsel lipat lewat Pura X Max, sebuah foldable horizontal yang langsung menonjol karena pendekatan layarnya yang tidak biasa. Di tengah persaingan perangkat lipat premium, model ini diposisikan untuk berhadapan dengan iPhone Fold dengan bekal layar besar, bodi tipis, dan pengalaman pakai yang dibuat seragam saat perangkat dibuka maupun ditutup.
Yang membuatnya menarik bukan hanya ukuran panelnya, tetapi juga konsep wide foldable yang dipakai Huawei. Rasio aspek yang mendekati 2:1 di layar luar dan layar dalam membuat transisi visual terasa lebih konsisten, terutama untuk membaca dan navigasi sehari-hari.
Layar besar dengan pengalaman yang dibuat selaras
Pura X Max membawa layar dalam 7,7 inci dan layar luar 5,4 inci. Huawei menekankan bahwa karakter kedua layar dibuat tidak terlalu jauh berbeda agar pengguna tidak merasakan perpindahan yang janggal saat berpindah dari keadaan tertutup ke terbuka.
Di bagian luar, panel LTPO OLED mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz dan kecerahan hingga 3.500 nits. Sementara itu, layar dalam juga memakai LTPO OLED dengan resolusi 2584 x 1828 piksel, kecerahan puncak 3.000 nits, PWM dimming 1440Hz, dan touch sampling rate hingga 240Hz.
Desain premium dengan identitas yang kuat
Bagian belakang perangkat dibuat dengan sentuhan geometris modern untuk memberi karakter visual yang lebih tegas. Modul kamera juga dibingkai material keramik bertekstur, sehingga menghadirkan kesan premium yang dibedakan dari banyak ponsel lipat lain di pasaran.
Huawei menghadirkan lima pilihan warna untuk model ini, yaitu Midnight Black, Zero White, Interstellar Blue, Olive Gold, dan Vibrant Orange. Pendekatan ini menunjukkan bahwa perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk mengejar spesifikasi, tetapi juga untuk membangun tampilan yang lebih ekspresif.
Kirin 9030 Pro jadi andalan performa
Di sektor performa, Huawei membekali Pura X Max dengan chipset Kirin 9030 Pro. Chipset ini sudah mendukung real-time ray tracing, sehingga diarahkan untuk menangani kebutuhan grafis berat seperti gaming.
Pilihan memorinya juga tergolong besar, dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 1TB. Kombinasi tersebut menempatkannya di kelas flagship yang siap mengakomodasi multitasking dan kebutuhan simpan data berkapasitas tinggi.
Engsel, struktur layar, dan ketahanan diperkuat
Huawei memberi perhatian khusus pada durabilitas perangkat lipat ini. Pura X Max memakai Basalt Waterdrop Hinge generasi baru yang diklaim membuat area layar lebih luas 16% dan meningkatkan ketahanan jatuh 33%.
Layar bagian dalam disusun dari tiga lapisan, yakni UTG, serat karbon, dan buffer layer. Susunan ini disebut mampu menaikkan ketahanan benturan hingga 50% dan tekanan 20%, sementara perangkat juga sudah mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Dimensinya tercatat 166,5 x 120 x 5,2 mm saat terbuka dan 85 x 120 x 11,2 mm saat dilipat, dengan bobot 229 gram. Ukuran ini memperlihatkan bahwa Huawei tetap menjaga keseimbangan antara layar besar dan bodi yang masih relatif tipis untuk kategori foldable.
Kemampuan kamera ikut diangkat ke kelas atas
Sektor pencitraan menjadi salah satu fokus utama pada Pura X Max. Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan aperture variabel f/1.4-f/4.0 dan sensor RYYB, kamera periskop 50 MP dengan zoom optik 3,5x, serta kamera ultra-wide 12,5 MP yang juga mendukung makro.
Huawei juga menyematkan teknologi XMAGE dan sensor warna multi-spektral generasi kedua untuk mendukung hasil gambar. Di bagian depan tersedia kamera 8 MP yang bisa dipakai untuk selfie, baik saat layar dalam maupun layar luar digunakan.
HarmonyOS 6.1 dan fitur pendukung produktivitas
Pura X Max menjalankan HarmonyOS 6.1 dan membawa beberapa fitur baru yang menyasar kreativitas serta produktivitas. Huawei menambahkan aplikasi Born to Draw dan dukungan untuk stylus M-Pen 3 Mini.
Stylus tersebut sudah dilengkapi gesture udara, tombol khusus AI, dan mikrofon internal. Di sisi lain, Huawei juga menonjolkan Xiaoyi Smart Brain dan Xiaoyi Companion yang terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga untuk membantu kebutuhan harian.
Baterai besar dan harga jual di China
Untuk menopang seluruh perangkat keras itu, Huawei menyematkan baterai 5.300 mAh. Pengisian cepat 66W dan wireless charging 50W membuat Pura X Max berada di jajaran foldable yang tidak hanya mahal di spesifikasi, tetapi juga serius di sektor daya.
Di China, Huawei Pura X Max dijual mulai 10.999 yuan atau Rp 27,6 juta, lalu naik sampai 13.999 yuan atau Rp 35,1 juta tergantung varian RAM dan penyimpanan. Perangkat ini mulai dijual pada 25 April 2026, sedangkan ketersediaan globalnya masih belum diumumkan.
Source: inet.detik.com