Huawei kembali menarik perhatian lewat dua jam tangan pintar yang berada di dua ujung pasar yang sangat berbeda. Satu menawarkan fungsi praktis dengan konsep jam yang menyimpan earbuds di dalam bodi, sementara satunya lagi tampil sebagai perangkat premium dengan detail berlian yang mencolok.
Dua perangkat itu adalah Watch Buds 2 dan Watch Ultimate Star Diamond Edition. Keduanya menunjukkan bagaimana Huawei bermain di dua arah sekaligus, yaitu kebutuhan harian yang serbaguna dan kelas mewah yang menonjolkan desain serta material eksklusif.
Konsep jam dan earbuds yang dibuat lebih ringan
Watch Buds 2 melanjutkan gagasan unik dari generasi sebelumnya yang lebih dulu diperkenalkan pada Desember 2022. Perangkat ini tetap menggabungkan smartwatch dengan kompartemen penyimpanan earbuds bawaan, sehingga pengguna bisa membawa dua perangkat dalam satu tubuh jam.
Huawei membuat desain barunya lebih ramping dari model awal. Ketebalannya kini 14,7 mm, turun dari 15 mm, dan bobotnya berkurang menjadi 54,5 gram dari sebelumnya 66,5 gram.
Perubahan tersebut ikut ditopang oleh penggunaan bingkai titanium yang menggantikan stainless steel. Di bagian belakang, Huawei memakai material komposit yang diperkuat serat dan disebut lebih ramah kulit.
Layar besar, HarmonyOS, dan daya tahan sampai tiga hari
Watch Buds 2 hadir dalam ukuran 47 mm dengan layar OLED LTPO 1,5 inci. Panel itu memiliki resolusi 466 x 466 piksel, kecerahan puncak 3.000 nits, dan kerapatan 310 ppi.
Perangkat ini menjalankan HarmonyOS dan bisa digunakan bersama Android maupun iOS. Dukungan Huawei Health juga membuat jam ini tetap relevan untuk pemantauan aktivitas dan kesehatan harian.
Huawei membekali Watch Buds 2 dengan baterai sekitar 410 mAh. Daya tahannya diklaim bisa mencapai hingga tiga hari dalam sekali isi ulang, termasuk saat earbuds bawaan ikut digunakan, sedangkan pengisian nirkabel membutuhkan sekitar 100 menit untuk penuh.
Earbuds yang tersimpan di dalam bodi jam juga punya fungsi nyata. Huawei menyebut perangkat kecil itu bisa memutar musik hingga 4 jam tanpa ANC aktif, lalu sekitar 3 jam saat peredam bising dinyalakan.
Fitur kesehatan dan olahraga tetap jadi fokus
Di luar konsep penyimpanan earbuds, Watch Buds 2 tetap membawa kemampuan kesehatan yang lengkap. Jam ini mendukung pemantauan tidur, detak jantung 24/7, dan pengenalan 12 emosi atau suasana hati pengguna.
Huawei juga menyertakan lebih dari 90 mode olahraga. Daftarnya mencakup jalan kaki, bersepeda, hingga latihan kekuatan, dan semuanya dibantu AI untuk mengolah progres pengguna.
Untuk kebutuhan praktis, perangkat ini mendukung NFC untuk pembayaran. Namun, hanya earbuds-nya yang memiliki sertifikasi IP54 terhadap debu dan air, sementara smartwatch-nya tidak ditujukan untuk aktivitas seperti berenang.
Watch Ultimate Star Diamond Edition masuk kelas yang berbeda
Jika Watch Buds 2 menonjol lewat kepraktisan, Watch Ultimate Star Diamond Edition hadir untuk pasar yang berbeda sama sekali. Varian premium dari Watch Ultimate 2 ini membawa tampilan yang jauh lebih mewah dengan kaca safir yang dipotong dalam 60 sisi untuk menghasilkan efek kilau menyerupai berlian.
Mahkota jam juga diberi satu berlian dengan 18 sisi potongan. Aksen tersebut masih ditambah lagi oleh 98 berlian yang ditempatkan pada bodi dan strap perangkat.
Meski tampil mencolok, jam ini tetap membawa kemampuan kesehatan tingkat atas. Ada X-TAP Smart Button yang dapat mengukur detak jantung dan tekanan darah, serta dukungan sensor ECG.
Huawei menyebut berbagai metrik kesehatan utama bisa dikumpulkan hanya dalam 60 detik. Selain itu, perangkat ini juga mendukung StarFlash Car Key untuk membuka dan menyalakan kendaraan yang kompatibel setelah dikonfigurasi melalui aplikasi AITO.
Harga yang mempertegas dua segmen berbeda
Perbedaan pendekatan paling jelas terlihat dari harga. Watch Buds 2 dipasarkan dengan strap kulit hitam atau coklat seharga 3.488 yuan, sementara varian dengan strap titanium dijual 3.988 yuan.
Di sisi lain, Watch Ultimate Star Diamond Edition dibanderol mulai 30.000 yuan. Dengan selisih yang sangat jauh, Huawei memperlihatkan strategi yang tegas: satu perangkat untuk pengguna yang mencari fungsi unik dan praktis, sedangkan satu lagi ditujukan bagi pasar flagship yang mengutamakan kemewahan dan detail premium.
Source: tekno.kompas.com