Honda Tak Mau Tergesa ke EV, Hybrid Generasi Baru Disiapkan Jadi Andalan 15 Model Baru

Honda tidak hanya berbicara soal mobil listrik murni saat memetakan arah bisnis jangka panjangnya. Pabrikan asal Jepang itu justru menempatkan hybrid sebagai tumpuan penting dalam strategi elektrifikasi yang akan berjalan bertahap.

Sinyal tersebut muncul ketika Toshihiro Mibe, Director, President and Representative Executive Officer Honda, memaparkan strategi bisnis menengah dan panjang perusahaan. Di saat banyak pabrikan berlomba mengarah penuh ke EV, Honda memilih jalur yang lebih seimbang dengan tetap menjaga karakter berkendara khas mereknya.

Hybrid generasi baru jadi pusat pengembangan

Langkah Honda terlihat lewat dua prototipe yang sudah diperkenalkan ke publik, yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. Keduanya menjadi penanda awal dari arah baru Honda, dan dijadwalkan masuk pasar global dalam dua tahun mendatang.

Kedua model itu memakai sistem hybrid generasi terbaru yang dikembangkan dari nol. Honda menyertakan platform baru, sistem penggerak anyar, dan unit elektrik AWD yang juga dirancang ulang untuk menopang arsitektur tersebut.

Perusahaan menempatkan fondasi teknis ini sebagai dasar pengembangan lini kendaraan di berbagai pasar global. Mulai 2027, model-model berbasis teknologi tersebut akan diperkenalkan secara bertahap di sejumlah pasar prioritas dunia.

Efisiensi naik, rasa berkendara tetap dijaga

Honda menyebut generasi terbaru hybrid itu mampu memberikan efisiensi energi 10 persen lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Pada saat yang sama, perusahaan tetap ingin mempertahankan performa yang responsif dan menyenangkan saat dikendarai.

Arah ini memperlihatkan bahwa elektrifikasi Honda tidak hanya mengejar angka efisiensi. Perusahaan juga berusaha menjaga identitas produk yang selama ini dikenal mengutamakan pengalaman berkendara.

Di sisi lain, Honda memakai strategi baru bernama Triple Half untuk mempercepat inovasi. Pendekatan ini dirancang untuk memangkas biaya, waktu, dan beban pengembangan hingga 50 persen dibanding kondisi pada 2025.

Asia, India, dan ASEAN masuk prioritas

Dalam peta pertumbuhan globalnya, Honda menempatkan Asia sebagai wilayah penting untuk jangka panjang. India dan ASEAN turut masuk ke dalam kawasan strategis yang akan mendapat perhatian besar dalam pengembangan produk.

Honda menegaskan bahwa produk untuk kawasan ini tidak akan sekadar menyesuaikan model global yang sudah ada. Setiap kendaraan akan dirancang sesuai karakter dan kebutuhan konsumen di masing-masing negara.

Pendekatan itu menunjukkan bahwa Honda melihat pasar berkembang memiliki dinamika yang berbeda dari Amerika Utara maupun Eropa. Karena itu, strategi produk di wilayah ini akan dibangun dengan penyesuaian yang lebih spesifik.

EV tetap jalan, tetapi bukan satu-satunya fokus

Meski hybrid terlihat paling menonjol, Honda tidak meninggalkan pengembangan mobil listrik murni. Perusahaan tetap melanjutkan kerja pada platform EV generasi berikutnya, teknologi baterai solid-state, dan sistem ADAS terbaru.

Sejumlah teknologi itu direncanakan mulai hadir pada 2028. Seluruh pengembangan tersebut menjadi bagian dari target Honda untuk mencapai carbon neutrality pada 2050.

Untuk menopang roadmap itu, Honda menyiapkan investasi global sebesar 6,2 triliun yen dalam tiga tahun ke depan. Dana tersebut mencakup pengembangan kendaraan, investasi perangkat lunak senilai 1 triliun yen, serta percepatan elektrifikasi secara menyeluruh.

Honda juga menyebut ASIMO OS, sistem operasi pintar yang sebelumnya dikembangkan untuk kendaraan listrik, akan dipakai pada model hybrid generasi baru. Teknologi itu disiapkan untuk memberi pengalaman mobilitas yang lebih cerdas dan terintegrasi.

Dengan kombinasi hybrid generasi baru, investasi besar, dan pengembangan EV yang tetap berjalan, Honda memilih strategi transisi yang tidak tergesa-gesa. Arah itu menegaskan bahwa masa depan elektrifikasi perusahaan ini tidak bergantung pada mobil listrik murni saja, melainkan juga pada hybrid yang tetap menjaga rasa berkendara khas Honda.

Source: www.liputan6.com

Baca Juga

Back to top button