Hattrick Gamaroni Antar PSPS Bertahan di Liga 2, Persekat Tegal Dipukul 4-2 di Pekanbaru

PSPS Pekanbaru mengunci status aman di Liga 2 musim depan setelah mengalahkan Persekat Tegal dengan skor 4-2 di Stadion Kaharuddin Nasution. Hasil ini memberi napas panjang bagi Askar Bertuah karena tambahan tiga poin langsung mengangkat kenyamanan posisi mereka di klasemen.

Dengan koleksi 34 poin dan menempati peringkat ketujuh, PSPS kini menjalani dua laga sisa dengan beban yang jauh lebih ringan. Situasi itu membuat kemenangan di pekan ke-25 Championship Liga 2 2025/2026 terasa lebih dari sekadar tiga poin biasa.

Gamaroni jadi pembeda utama

Nama Antonio Augusto Gamaroni muncul sebagai penentu terbesar dalam pertandingan ini. Penyerang asal Brasil itu mencetak tiga gol dan menjadi sosok paling produktif saat PSPS menuntaskan laga kandang dengan hasil meyakinkan.

Ia membuka kontribusinya pada menit ke-31 lewat sepakan keras yang mengubah skor menjadi 2-1. Setelah itu, Gamaroni kembali menambah keunggulan tim pada babak kedua dan memastikan lawan tak mudah mengejar ketertinggalan.

Gol keduanya lahir pada menit ke-52 setelah menyambut umpan Douglas Cruz. Empat menit berselang, ia melengkapi hattrick dengan sundulan tajam dari operan silang Rafly Selang.

PSPS sempat memegang kendali sejak awal

Pertandingan berjalan dengan tempo cepat sejak menit pertama karena PSPS langsung tampil agresif. Tim tuan rumah menguasai arah permainan dan lebih dulu menemukan celah melalui Asir Aziz pada menit ke-19.

Gol itu lahir setelah Asir Aziz menerima umpan dari Viery Donny Ariyanto. Keunggulan tersebut membuat laga terbuka, tetapi PSPS tetap menjaga tekanan di area depan.

Persekat Tegal sempat memberi respons dan berhasil menyamakan keadaan lewat Sylvain Justin Atieda pada menit ke-28. Namun, kondisi imbang itu tidak berlangsung lama karena PSPS segera merebut lagi keunggulan lewat gol Gamaroni.

Perlawanan Persekat tidak cukup mengubah jalannya laga

Meski tertinggal, Persekat Tegal masih mencoba mencari jalan untuk kembali masuk ke pertandingan. Upaya mereka sempat membuahkan hasil ketika Sylvain Justin Atieda kembali mencetak gol pada menit ke-58.

Skor sempat menjadi lebih ketat, tetapi PSPS tetap mampu mengontrol ritme permainan. Tim tuan rumah tidak membiarkan tim tamu berkembang terlalu jauh dan terus menjaga organisasi serangan dengan rapat.

Efektivitas PSPS terlihat jelas dari cara mereka menuntaskan peluang di area berbahaya. Serangan yang dibangun berjalan rapi, sementara respons terhadap ancaman lawan juga tampil lebih terukur sepanjang laga.

Aji Santoso menilai kemenangan ini sangat berarti

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan bahwa hasil ini punya dampak langsung terhadap target tim untuk bertahan di Liga 2. Ia menilai kemenangan tersebut membuat dua laga terakhir tidak lagi terasa seberat sebelumnya.

“Pertandingan hari ini sangat penting. Kemenangan ini memastikan PSPS Pekanbaru tetap bertahan di Liga 2 musim depan. Kalau tidak menang, dua laga sisa akan semakin berat,” ujar Aji Santoso.

Aji juga menyoroti penampilan pemain yang dinilai berjalan baik dan didukung skema serangan yang rapi. Kemenangan atas Persekat pun memperlihatkan bahwa PSPS mampu menjaga stabilitas permainan pada fase penting kompetisi dan menuntaskan laga dengan kontrol yang solid di kandang sendiri.

Baca Juga

Back to top button