Bukan hanya trofi yang dibawa pulang Harry Kane dari final Piala Jerman. Striker Bayern Munich itu juga menutup musim dengan catatan yang membuat namanya sejajar dengan salah satu rekor paling bergengsi di lima liga top Eropa.
Lewat hattrick ke gawang VfB Stuttgart, Kane mengakhiri musim dengan 61 gol di level klub bersama Bayern. Jumlah itu menyamakan pencapaian Cristiano Ronaldo saat membela Real Madrid pada musim 2014/2015, yang lama dianggap sebagai standar tertinggi di level tersebut.
Yang membuat catatan Kane semakin menonjol adalah konteks terjadinya. Ia mencetak tiga gol itu di partai final, saat Bayern memastikan gelar dan Kane kembali menunjukkan peran besarnya di laga penentu.
Prestasi ini juga menempatkan Kane dalam kelompok yang sangat kecil di sepak bola Inggris. Ia menjadi pemain Inggris kedua yang mampu mencetak setidaknya 60 gol dalam satu musim di lima liga top Eropa, setelah Dixie Dean melakukannya bersama Everton pada musim 1927/1928.
Di tengah sorotan atas rekor tersebut, Kane juga masuk daftar pemain langka yang mampu mencetak hattrick di final Piala Jerman. Sebelum dirinya, Robert Lewandowski menjadi pemain terakhir yang melakukannya ketika masih berseragam Borussia Dortmund pada 2012.
Ketajaman Kane sebenarnya sudah terlihat sejak akhir Bundesliga. Pada laga terakhir, Bayern menang 5-1 atas 1. FC Köln dan Kane kembali mencatatkan hattrick, sehingga dua pertandingan beruntun ia selesaikan dengan tiga gol.
Rangkaian itu menjadi kali kelima dalam karier Kane ia mencetak hattrick dalam dua laga berturut-turut. Konsistensi seperti ini memperlihatkan bahwa performanya tidak hanya meledak di satu momen, tetapi terjaga pada fase akhir musim yang krusial.
Setelah pertandingan final, Kane mengaku memahami tanggung jawabnya dalam laga besar dan yakin akan mendapat peluang untuk membantu tim menang. Ia juga menyebut momen hattrick di final sebagai pengalaman yang sangat spesial dan akan lama diingatnya.
Bagi Bayern, kontribusi Kane tidak berhenti pada angka-angka di papan skor. Gol-golnya hadir saat tim paling membutuhkannya, baik untuk menutup musim Bundesliga maupun untuk mengamankan trofi di final Piala Jerman.
Dengan 61 gol, rekor yang disamai Ronaldo, serta hattrick di partai final, Kane kini berada di antara nama-nama paling bersejarah dalam sepak bola Eropa. Torehan itu menegaskan statusnya sebagai penyerang yang bukan hanya tajam, tetapi juga menentukan di momen paling penting.
Source: www.suara.com