Kehadiran QQ3 EV membuat nama QQ kembali ramai dibicarakan karena model ini tidak lagi tampil sebagai city car sederhana, melainkan sebagai mobil listrik yang diposisikan lebih modern. Dengan banderol di kisaran 60.000–80.000 yuan atau sekitar Rp130–170 juta, mobil ini langsung masuk ke radar konsumen yang mencari EV terjangkau dengan tampilan segar dan fitur yang lebih lengkap.
Di kelas harga tersebut, QQ3 EV berpotensi bersinggungan langsung dengan Geely EX 2 dan Aion UT. Kombinasi harga agresif, desain baru, dan perangkat kabin yang lebih maju membuat Chery mencoba mengubah citra lama QQ menjadi produk yang relevan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan saat ini.
Nama lama, pendekatan baru
Chery pertama kali memperkenalkan QQ pada 2003 sebagai mobil kota yang menonjolkan harga murah dan kepraktisan. Model itu sempat punya tempat di kalangan pengguna urban, lalu kini nama yang sama dibangkitkan kembali dengan arah yang jauh berbeda.
QQ3 EV tidak lagi menjual kesederhanaan sebagai daya tarik utama. Chery justru menempatkannya sebagai kendaraan listrik harian yang ditujukan untuk masyarakat kota, terutama generasi muda yang membutuhkan mobil ringkas, efisien, dan tetap enak dipandang.
Karakter imut tetap ada, tetapi tampil lebih matang
Meski berubah menjadi mobil listrik modern, identitas visual QQ masih dipertahankan. Lampu bulat, bodi membulat, dan aksen dua warna tetap memberi kesan lucu yang familiar, hanya saja seluruh detailnya dibuat lebih futuristis dan aerodinamis.
Dimensinya juga sudah jauh berkembang dibanding generasi awal. Panjang mobil ini sekitar 4,1 meter dengan wheelbase 2.700 mm, sehingga proporsinya terasa lebih modern dan berpeluang memberi ruang kabin yang lebih baik untuk pemakaian harian.
Kabin menjadi lompatan paling terasa
Perubahan besar justru terlihat saat masuk ke dalam kabin, karena nuansa mobil murah nyaris hilang. Chery membekali QQ 2026 dengan layar infotainment 15,6 inci beresolusi tinggi, chipset modern, dan dukungan sistem AI.
Perlengkapan lain juga disusun untuk kebutuhan mobilitas masa kini. Ada wireless charging, konektivitas pintar, dan sistem bantuan mengemudi semi-otonom ADAS Falcon 500 yang menambah kesan bahwa mobil ini sudah disiapkan untuk bersaing di segmen EV perkotaan.
Spesifikasi listrik dan jarak tempuh
QQ 2026 disebut hadir dengan dua opsi motor listrik dan baterai. Tenaganya berada di rentang 58 kW hingga 90 kW atau sekitar 78–121 hp, sedangkan kapasitas baterainya ada di kisaran 29,5 kWh sampai 41 kWh.
Dengan spesifikasi itu, jarak tempuh yang diklaim mencapai sekitar 420 km menjadi salah satu daya tarik terbesar. Pengisian cepatnya juga disebut menarik karena baterai dapat terisi dari 30–80 persen dalam waktu sekitar 16 menit.
Harga murah tetap jadi senjata utama
Strategi harga rendah tampaknya masih menjadi kunci utama Chery untuk model ini. Di kisaran Rp130–170 juta, QQ3 EV masuk ke segmen yang sangat sensitif terhadap banderol, tetapi juga sangat kompetitif karena menyasar pembeli yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa biaya masuk yang terlalu tinggi.
Arthur Panggabean, Head of Marketing Chery Indonesia, pernah mengatakan, “Kami sedang merencanakan untuk pasar Indonesia, secepatnya dalam tahun ini.” Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa QQ3 EV memang masuk dalam radar pasar Tanah Air.
Jika benar hadir di Indonesia, QQ 2026 akan langsung berhadapan dengan Geely EX 2 dan Aion UT. Dari sisi pasar, persaingan di segmen EV terjangkau pun akan makin menarik karena Chery membawa nama yang sudah dikenal, desain yang lebih segar, dan paket teknologi yang terasa lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna kota.
Source: otodriver.com