Harga baru dan penyegaran lini membuat BYD Atto 1 semakin menekan pasar mobil listrik perkotaan. Kehadiran varian STD seharga Rp199 juta memperluas opsi bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik ringkas dengan banderol lebih rendah.
Langkah itu juga menegaskan strategi BYD untuk menjaga Atto 1 tetap agresif di segmen EV city car. Di saat pasar kendaraan listrik di kota-kota besar makin ramai, pabrikan memilih menambah pilihan tanpa mengubah posisi model ini sebagai andalan volume.
Sepanjang 2025, Atto 1 tercatat terjual lebih dari 22.500 unit di Indonesia. Capaian tersebut membuatnya menjadi salah satu mobil listrik dengan penjualan tertinggi di pasar nasional.
Kontribusi Atto 1 juga terlihat dari pertumbuhan segmen EV city car di dalam negeri. Pada kuartal IV 2025, pangsa pasar kendaraan listrik nasional disebut menembus sekitar 18 persen, dan Atto 1 menjadi salah satu model yang memberi sumbangan signifikan di dalamnya.
Penyegaran di seluruh lini
BYD tidak hanya menambah varian baru, tetapi juga menyegarkan seluruh lini Atto 1 untuk pasar Indonesia. Pembaruan itu mencakup penggunaan electronic column shifter dan new center console di semua varian.
Perubahan tersebut diklaim membuat kabin terlihat lebih modern. BYD juga menyebut tata ruang interior menjadi lebih lega dan ergonomis setelah penyegaran ini.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan respons pasar terhadap Atto 1 sangat positif sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia. Ia menilai kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien, dan mudah dipakai untuk aktivitas harian terus berkembang.
Isi fitur tiap varian
Pada varian Dynamic, BYD menambahkan electric folding mirror dan electric driver seat adjustment enam arah. Sejumlah fitur lain tetap dipertahankan, termasuk OTA remote upgrade, BYD App Cloud Services, konektivitas 4G LTE, NFC Card Key, dan BYD Digital Key.
Varian Dynamic juga masih membawa audio system empat speaker, layar infotainment 10,1 inci, synthetic leather seat, Dual-zone Intelligent Voice Control System, rear view camera, rear 3 radars, serta side curtain airbag. Paket ini membuat tipe menengah tetap terasa lengkap untuk kebutuhan harian.
Pada varian Premium, BYD menambahkan panoramic image dan layar infotainment 12,8 inci. Tipe ini juga tetap memakai side curtain airbag, TPMS, rear 3 radars, tilt and telescopic steering, serta fitur-fitur yang sudah tersedia di varian Dynamic.
Sementara itu, varian STD hadir sebagai pilihan paling terjangkau. Meski menjadi model awal, varian ini tetap mendapat electronic column shifter, new center console, rear view camera, steering wheel tilt adjustment, dan layar infotainment 10,1 inci.
Dari sisi tampilan, Atto 1 STD memakai pelek 15 inci dengan wheel cover dan lampu halogen projector. Detail itu memperkuat posisinya sebagai varian sederhana, tetapi tetap relevan untuk penggunaan di kota.
Rentang harga yang lebih lebar
Dengan susunan baru ini, Atto 1 dipasarkan dalam tiga pilihan harga. BYD menetapkan Atto 1 Premium seharga Rp245 juta, Dynamic Rp205 juta, dan STD Rp199 juta.
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan antusiasme pasar nasional mendorong perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Ia menilai langkah ini penting untuk menjaga momentum pertumbuhan pasar EV di Indonesia yang masih bergerak positif.
Menurut Luther, penyegaran dan kehadiran varian baru Atto 1 diharapkan memperkaya pilihan masyarakat Indonesia. Dengan strategi tersebut, BYD tampak ingin memperkuat posisinya di segmen mobil listrik perkotaan yang semakin padat dan sensitif terhadap harga.
Source: www.cnnindonesia.com




