Harga AirPods Max 2 yang turun ke $509 membuat headphone premium Apple ini kembali menarik perhatian. Angka itu menjadi level terendah sejauh ini setelah sebelumnya berada di $549, sehingga selisihnya terasa cukup berarti untuk produk di kelas mahal.
Banderol tersebut belum membuat AirPods Max 2 masuk kategori murah. Namun, penurunan harga ini memberi ruang lebih besar bagi pembeli yang sejak awal menilai harga sebagai penghalang utama untuk masuk ke segmen headphone premium.
Di luar harga, daya tarik utamanya tetap ada pada kualitas audio dan peredam bising. AirPods Max 2 disebut menawarkan suara yang sangat bagus, sementara active noise cancellation atau ANC-nya berada di level atas.
Kombinasi itu membuatnya tetap relevan di pasar yang kompetitif. Bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman mendengarkan musik, menonton film, atau bekerja dalam waktu lama, kenyamanan pemakaian juga menjadi nilai tambah yang penting.
Apple membekali headphone ini dengan daya tahan baterai hingga 20 jam. Kapasitas tersebut memberi gambaran bahwa perangkat ini dirancang untuk menemani penggunaan harian tanpa terlalu sering bergantung pada pengisian daya.
Lebih luas dari yang sering diasumsikan
AirPods Max 2 tidak hanya ditujukan untuk pengguna iPhone atau perangkat Apple lainnya. Headphone ini juga kompatibel dengan Android dan perangkat lain yang mendukung Bluetooth.
Dukungan itu membuat jangkauannya lebih fleksibel dari yang kerap diperkirakan. Apple juga menyertakan koneksi USB-C, sehingga perangkat ini mendukung audio lossless saat dihubungkan langsung ke sumber suara melalui kabel.
Bagi sebagian pengguna, fitur tersebut menjadi nilai penting tersendiri. Kualitas audio bisa tetap dijaga ketika headphone dipakai dengan sambungan kabel, terutama untuk mereka yang menaruh perhatian besar pada detail suara.
Fungsi harian ikut diperhitungkan
Apple menambahkan Spatial Audio sebagai pelengkap utama di AirPods Max 2. Ada juga fitur Live Translation yang memberi fungsi praktis di luar kebutuhan hiburan.
Untuk pengendalian, headphone ini masih memakai digital crown fisik. Komponen itu bisa digunakan untuk mengatur pemutaran musik, menerima dan melakukan panggilan, membisukan mikrofon, serta memanggil Siri.
AirPods Max 2 juga dibekali mikrofon dan bersifat nirkabel. Susunan fitur ini membuatnya tidak hanya cocok untuk mendengar, tetapi juga untuk komunikasi dan aktivitas harian yang lebih fleksibel.
Masih premium, tetapi lebih mudah dipertimbangkan
Walau harganya turun cukup jauh, AirPods Max 2 tetap berada di kelas premium. Produk ini belum berubah menjadi pilihan ramah anggaran, tetapi penurunan harga membuatnya lebih masuk akal untuk pembeli yang sebelumnya menahan diri.
Model ini juga disebut membawa sejumlah penyempurnaan kecil dibanding pendahulunya. Perubahan tersebut tidak selalu terasa besar, namun cukup untuk menjaga daya tariknya di mata pengguna yang memang siap membayar lebih.
Ada pula faktor umur produk yang patut diperhitungkan. Apple disebut kemungkinan tidak akan merilis pasangan headphone baru dalam waktu dekat, sehingga AirPods Max 2 diperkirakan tetap menjadi model aktif untuk beberapa tahun ke depan.
Dengan kombinasi suara yang kuat, ANC kelas atas, kenyamanan pemakaian, dukungan lintas perangkat, dan harga $509, AirPods Max 2 kini terlihat lebih sulit diabaikan. Potongan harga ini belum menjadikannya murah, tetapi cukup untuk membuatnya jauh lebih menggoda di kelas headphone premium.
Source: www.xda-developers.com