Kembalinya Sweet Hamster Days ke Steam kembali menarik perhatian karena game ini menawarkan konsep yang jauh dari visual novel romantis pada umumnya. Di dalam ceritanya, seorang pria bernama Kota bereinkarnasi menjadi hamster bernama Hamta, lalu hidup bersama tiga saudari yang memperlakukannya sebagai hewan peliharaan kesayangan.
Hal yang membuat judul ini menonjol bukan hanya premisnya yang aneh, tetapi juga cara game ini memadukan romansa dengan sudut pandang tokoh utama yang bukan manusia. Steam menggambarkan Hamta dengan frasa “tiny paws and big heart”, yang menegaskan bahwa cerita ini dibangun dari sisi emosional sekaligus tetap membawa unsur hubungan romantis.
Halaman Steam sempat hilang lalu aktif lagi
Sebelum kembali tampil, halaman Sweet Hamster Days sempat ditarik dari Steam tanpa penjelasan rinci. Pengembang hanya menyebut penarikan itu terjadi karena “berbagai keadaan” dalam pernyataan di X pada akhir 2025, tanpa menguraikan alasan pastinya ke publik.
Kehadiran kembali halaman tersebut membuat status rilis game ini ikut hidup lagi setelah sempat menghilang dari toko digital itu. Kini Steam menampilkan rencana peluncuran pada Q3 tahun ini, sehingga judul ini kembali masuk radar penggemar novel visual Jepang.
Romansa tetap jadi pusat cerita
Walau premisnya terdengar lucu dan tidak biasa, Sweet Hamster Days tetap diarahkan sebagai “live-action romance sim”. Fokus utamanya adalah pengalaman bermain dari sudut pandang Hamta, yang berusaha memperbaiki hubungan yang retak di antara tiga saudari yang tinggal bersamanya.
Informasi yang tampil di Steam juga mengisyaratkan bahwa pemain dapat “fall in love” dengan salah satu karakter perempuan. Artinya, elemen hubungan romantis tetap menjadi bagian penting dari permainan, meski tokoh utamanya hadir sebagai hamster yang bereinkarnasi.
Konten dewasa masih melekat di halaman game
Di balik nuansa menggemaskan itu, halaman Steam Sweet Hamster Days tetap memuat peringatan tentang konten dewasa. Deskripsi game menyebut adanya adegan yang menampilkan karakter memakai pakaian renang dan busana terbuka lainnya.
Kehadiran elemen semacam itu membuat game ini tidak bisa dibaca sebagai kisah ringan yang sepenuhnya ramah keluarga. Steam memang tidak menjabarkan batasan kontennya secara rinci dalam deskripsi singkat, tetapi konteks yang ada menunjukkan bahwa sasaran utamanya adalah pemain yang mencari novel visual romantis dengan elemen matang.
Rilis juga disiapkan di platform lain
Selain Steam, Sweet Hamster Days juga tercatat akan hadir di Epic Games Store dan DLsite. Daftar platform itu menunjukkan bahwa pengembang masih mendorong distribusi game ini meski sebelumnya sempat mengalami hambatan pada rencana perilisan.
Kehadiran di beberapa toko digital juga memperlihatkan bahwa judul ini disiapkan untuk audiens yang memang tertarik pada novel visual dengan tema romantis dan konten dewasa. Dengan gabungan reinkarnasi, drama keluarga, dan sudut pandang sebagai hamster, Sweet Hamster Days tampil sebagai salah satu judul yang paling tidak biasa di antara game sejenis.
Bagi penggemar visual novel Jepang, munculnya kembali halaman Sweet Hamster Days di Steam menandakan bahwa perjalanan menuju perilisan belum berhenti. Status halaman yang aktif lagi dan target rilis pada Q3 tahun ini membuat game ini kembali menjadi sorotan setelah sempat menghilang dari platform distribusi PC tersebut.




