Google tampaknya sedang mengubah arah aplikasi utamanya dengan memberi ruang yang jauh lebih besar untuk video. Sebuah tab baru bernama “Video” terlihat sedang diuji, dan kehadirannya menunjukkan bahwa cara menjelajahi informasi di aplikasi Google bisa makin bergeser dari teks ke format visual.
Perubahan ini terasa penting karena Google selama ini identik sebagai pintu masuk pencarian berbasis tulisan. Jika tab tersebut benar-benar dirilis luas, aplikasi Google tidak lagi hanya berfungsi sebagai mesin pencari, tetapi juga sebagai tempat eksplorasi video yang lebih menonjol bagi pengguna.
Video mulai diposisikan sebagai fitur inti
Tab “Video” disebut akan tampil di bilah navigasi bawah, sejajar dengan Home, Search, dan Activity. Penempatan ini membuat video tidak lagi terlihat sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian utama dari struktur aplikasi.
Dampaknya cukup besar terhadap kebiasaan pengguna. Alih-alih selalu memulai dari mengetik kata kunci, pengguna bisa langsung menjadikan video sebagai jalur awal untuk mencari informasi.
Langkah ini juga menarik karena Google sebelumnya lebih dulu menghadirkan tab “Images” di aplikasinya. Pola tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan sedang memperluas akses hasil pencarian berdasarkan format media, bukan hanya lewat teks.
Konten video yang disorot belum sepenuhnya jelas
Cakupan isi tab ini belum dijelaskan secara rinci. Namun, tab “Video” hampir pasti akan menampilkan konten YouTube yang relevan, termasuk video pendek serta video yang sesuai dengan minat pengguna dan riwayat pencarian terakhir.
Di luar YouTube, masih ada peluang Google menampilkan video dari sumber lain. Kontennya bisa saja datang dari platform media sosial atau layanan streaming lain, meski detail implementasinya belum terlihat jelas.
Jika itu terjadi, tab “Video” tidak hanya menjadi etalase YouTube di dalam aplikasi Google. Fitur ini berpotensi berkembang menjadi pusat agregasi video yang lebih luas, tergantung bagaimana Google menyusun sumber dan hasil yang ditampilkan.
Pola pemakaian diperkirakan mirip tab Images
Cara kerja tab baru ini disebut akan menyerupai tab “Images”. Pengguna kemungkinan dapat menyimpan konten ke koleksi dan mencari video secara manual lewat kolom pencarian yang tersedia di dalam tab tersebut.
Filter chips juga disebut berpeluang hadir untuk membantu pengguna mempersempit hasil. Dengan begitu, pencarian video bisa dibuat lebih terarah berdasarkan topik, minat, atau konteks tertentu tanpa harus memulai pencarian dari awal.
Pendekatan seperti ini sejalan dengan arah Google yang selama ini menata hasil pencarian agar lebih terstruktur. Aplikasi tidak hanya menampilkan daftar tautan, tetapi juga memberi lapisan navigasi yang memudahkan pengguna menjelajahi konten sesuai format yang diinginkan.
Masih diuji dan belum siap untuk publik luas
Menurut Android Authority, fitur ini masih diaktifkan secara manual dan belum tersedia untuk pengguna umum. Saat ini, tab baru tersebut juga belum berfungsi ketika diketuk, yang menandakan sisi backend kemungkinan belum siap.
Kondisi itu menunjukkan pengembangannya masih berada di tahap awal atau belum lengkap. Bentuk akhirnya pun masih bisa berubah, mulai dari nama tab, sumber video yang ditampilkan, sampai cara pengguna berinteraksi dengan hasilnya.
Belum ada kepastian kapan fitur ini akan hadir untuk semua pengguna. Namun, sinyal yang muncul sudah cukup kuat untuk menunjukkan bahwa Google sedang mendorong aplikasi pencariannya ke arah yang lebih visual dan lebih dekat dengan kebiasaan konsumsi konten saat ini.
Source: www.androidpolice.com