Pergeseran terbesar dalam ekosistem Fitbit bukan lagi soal perangkat, melainkan soal identitas aplikasinya. Pengalaman yang dulu dikenal sebagai Fitbit kini bergerak ke Google Health, dan perpindahan itu dibarengi dengan pembersihan sejumlah fitur lama yang selama ini melekat kuat di layanan tersebut.
Perubahan ini juga menandai arah baru yang lebih luas dari Google dalam mengelola data kesehatan. Di saat aplikasi berganti wajah, Google sekaligus memperkenalkan Fitbit Air, perangkat pelacak tanpa layar yang konsepnya disebut mirip Whoop, sehingga fokus Fitbit sebagai merek mandiri makin bergeser ke pusat layanan kesehatan milik Google.
Tampilan baru yang lebih ringkas
Aplikasi baru Google Health hadir dengan susunan yang lebih sederhana. Di bagian bawah, pengguna kini menemukan empat tab utama: Today, Fitness, Sleep, dan Health.
Tab Today disiapkan sebagai ringkasan harian yang bisa disesuaikan. Pengguna dapat memilih metrik yang ingin ditampilkan, seperti langkah, readiness, tidur, target kardio mingguan, dan data lain sesuai kebutuhan.
Tab Health dibuat sebagai pusat akses cepat ke metrik favorit. Di sini, pengguna dapat memantau detak jantung, berat badan, resting heart rate, heart rate variability, SpO2, tekanan darah, dan data kesehatan lain.
Sementara itu, tab Fitness memuat weekly plan dan pustaka latihan. Tab Sleep menampilkan skor tidur, durasi tidur, insight tidur, serta rincian yang lebih mendalam.
Bukan lagi sekadar pendamping Fitbit
Google tidak memosisikan aplikasi baru ini hanya sebagai pelengkap perangkat Fitbit. Perusahaan menyebut Google Health sebagai pusat data kesehatan yang dapat terhubung dengan ratusan aplikasi dan perangkat.
Integrasinya mencakup Health Connect, Apple Health, dan API Google Health lainnya. Google juga mencontohkan data latihan dari Peloton dan catatan makanan dari MyFitnessPal yang bisa muncul berdampingan dengan informasi kesehatan lain dalam satu tempat.
Fitur dasar tetap ada, premium berubah nama dan isi
Untuk pengguna tanpa biaya, fitur inti masih dipertahankan. Paket gratis ini tetap mencakup pelacakan aktivitas, pelacakan tidur, pelacakan kesehatan, serta pencatatan kesehatan dan kebugaran.
Di sisi berbayar, Google menyiapkan Google Health Premium. Paket ini menambahkan Google Health Coach, rencana kebugaran adaptif, insight tidur yang lebih detail, proactive insights, ringkasan rekam medis, pustaka latihan, dan sesi mindfulness.
Harga langganannya ditetapkan $9.99 per bulan atau $99.99 per tahun. Google juga menyertakannya sebagai benefit untuk pelanggan Google AI Pro atau AI Ultra.
Sejumlah fitur lama tidak ikut bertahan
Meski banyak fungsi inti masih tersedia, pengalaman baru ini tidak membawa semua fitur lama Fitbit. Dukungan koneksi ke perangkat Lifescan dihentikan, sehingga pengguna hanya bisa mencatat data glukosa secara manual.
Bagian komunitas juga dipangkas cukup jauh. Profil sosial tidak lagi menampilkan jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, lokasi, atau daftar teman, dan pengaturan privasi untuk berbagi informasi itu tidak lagi didukung.
Pesan langsung dan notifikasi antar pengguna juga dihentikan. Selain itu, badge baru tidak akan dibuat lagi, dan badge historis pengguna akan dihapus dari sistem.
Data tertentu ikut disederhanakan
Beberapa elemen pelacakan kesehatan yang lebih rinci ikut berubah. Grafik hasil stress checks tidak lagi tersedia di aplikasi seluler, dan data suhu kulit per menit dihapus dari tampilan aplikasi.
Pengguna masih bisa melihat tren suhu kulit harian dan mingguan, tetapi rincian per menit tidak lagi tersedia. Pada pelacakan gula darah, pengguna juga tidak bisa lagi menambahkan gejala atau menerima pengingat untuk memeriksa kadar glukosa.
Meski begitu, data blood glucose masih bisa diimpor dari alat pemantau gula darah melalui Health Connect atau Apple Health. Untuk kebutuhan nutrisi, fitur Food Plans untuk menetapkan target kalori juga dihentikan, namun pengguna masih dapat mengatur target kalori personal di bagian Nutrition pada tab Health.
Fitur khusus perangkat ikut terkena dampak
Sejumlah fitur khas yang dulu menjadi pembeda Fitbit juga ikut hilang. Pelanggan Premium lama tidak lagi dapat mengakses resep, sementara pemilik Fitbit Sense dan Versa 3 kehilangan fitur Snore Detection.
Google juga menghentikan Estimated Oxygen Variation atau EOV. Sleep Profile pun tidak lagi tersedia, termasuk “sleep animals” bulanan yang selama ini menjadi salah satu ciri paling dikenal dari pengalaman Fitbit.
Perpindahan akun dan jadwal penerapan
Perubahan ini akan diterapkan otomatis saat pembaruan aplikasi baru tersedia untuk akun pengguna antara 19 Mei hingga 26 Mei. Pengguna juga bisa memperbarui aplikasi secara manual jika versi baru muncul lebih cepat.
Ada satu langkah penting bagi pengguna lama, yaitu migrasi dari akun Fitbit ke akun Google agar bisa memakai aplikasi baru ini. Dengan itu, arah pengelolaan layanan kesehatan digital Google menjadi semakin jelas, sementara Fitbit tetap hidup di perangkat seperti Fitbit Air.
Source: www.androidpolice.com




