Gemini Meluas Ke Zoom, Teams, Dan Rapat Tatap Muka, Catatan Langsung Jadi Otomatis

Google memperluas kemampuan pencatat rapat berbasis AI miliknya agar tidak lagi terbatas pada satu layanan saja. Fitur “Take Notes for Me” yang didukung Gemini kini disiapkan untuk dipakai di Zoom, Microsoft Teams, dan juga pertemuan tatap muka di ruang konferensi.

Perluasan ini penting karena banyak organisasi tidak lagi bergantung pada satu platform konferensi video. Dengan akses yang lebih fleksibel, pengguna bisa tetap memperoleh ringkasan rapat otomatis dan daftar tindak lanjut meski rapat berlangsung di layanan yang berbeda.

Google menyampaikan pembaruan ini lewat blog resmi yang membahas Workspace. Dalam pengumuman tersebut, perusahaan menegaskan bahwa fitur pencatat rapat itu akan mendukung lebih banyak skenario kerja, termasuk rapat virtual dan pertemuan langsung.

Cara mengaktifkannya tetap dibuat sederhana. Pengguna cukup menekan tombol “Take Notes For Me” dari layar utama Google Meet di perangkat Android atau desktop, lalu Gemini mulai mendengarkan jalannya rapat.

Yang menarik, fungsi ini tidak hanya dirancang untuk rapat daring. Google menyebut fitur tersebut juga bisa digunakan saat diskusi berlangsung secara tatap muka, sehingga ruang pemakaiannya menjadi jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya.

Catatan rapat yang lebih dari sekadar transkrip

Fitur ini tidak berhenti pada penyalinan percakapan. Gemini dipakai untuk menganalisis isi diskusi, lalu menyusun rangkuman yang memuat poin penting dan action items yang perlu ditindaklanjuti.

Setelah rapat selesai, sistem mengompilasi percakapan yang telah direkam dan mengolahnya menjadi ringkasan yang lebih praktis. Hasil akhirnya kemudian ditempatkan ke dokumen Google Docs baru agar lebih mudah dibagikan dan ditinjau ulang oleh peserta rapat.

Pendekatan seperti ini mengurangi pekerjaan administratif setelah rapat. Peserta bisa lebih fokus pada isi pembahasan, sementara proses pencatatan dan peringkasan dikerjakan oleh AI.

Digunakan luas, lalu diperluas ke platform lain

Google mengklaim adopsi fitur ini sudah tinggi sejak pertama kali diluncurkan pada 2024. Perusahaan menyebut lebih dari 110 juta pengguna memakainya hanya dalam satu bulan terakhir.

Google juga memproyeksikan pertumbuhan tahunan sebesar 8,5 kali lipat. Angka tersebut menunjukkan bahwa pencatatan rapat berbasis AI menjadi salah satu fungsi yang paling diminati dalam layanan kolaborasi kerja milik perusahaan.

Lonjakan penggunaan itu ikut menjelaskan alasan ekspansi ke platform lain. Jika fitur ini sudah banyak dipakai di Google Meet, dukungan untuk Zoom, Teams, dan rapat luring menjadi langkah yang masuk akal untuk memperluas manfaatnya.

Di saat yang sama, langkah ini juga memperlihatkan arah persaingan di pasar produktivitas AI. Vendor teknologi kini tidak hanya berlomba menghadirkan alat perekam rapat, tetapi juga menyiapkan keluaran yang langsung bisa dipakai tim setelah diskusi selesai.

Google Meet tetap menjadi titik masuk

Meski mendukung platform lain, akses awal fitur ini masih lewat antarmuka Google Meet. Dari sana, AI akan aktif dan mulai mendengarkan rapat yang sedang berlangsung, termasuk ketika rapat itu berjalan di layanan konferensi lain.

Skema tersebut membuat Google Meet berperan lebih dari sekadar aplikasi rapat. Platform itu diposisikan sebagai pusat kendali bagi fitur pendukung kerja yang ditenagai Gemini.

Google belum membeberkan seluruh rincian teknis soal penggunaan lintas platform dalam pengumuman yang dirujuk. Namun perusahaan menyebut detail tambahan akan dibahas lebih lanjut dalam acara Google Cloud Next 2026 pada 24 April 2026.

Pada acara yang sama, Google juga diperkirakan akan mengungkap jadwal peluncuran pastinya. Untuk saat ini, arah pengembangannya sudah terlihat jelas, tetapi ketersediaan luas fitur tersebut masih menunggu penjelasan resmi berikutnya.

Selain perluasan “Take Notes for Me”, Google juga menyiapkan pembaruan lain di ekosistem Workspace. Di antaranya elemen branding baru untuk avatar Google Vids dan fitur Gemini “auto-browse” di Chrome.

Namun perhatian utama tetap tertuju pada fitur pencatat rapat berbasis AI ini. Kemampuannya merangkum rapat lintas platform sekaligus pertemuan langsung membuatnya relevan untuk alur kerja kolaboratif yang makin sering berpindah layanan.

Source: gadgets.beebom.com

Baca Juga

Back to top button