Bagi pengguna Galaxy S25, One UI 8.5 bukan sekadar pembaruan rutin. Samsung mulai mendorong versi stabil ini di Amerika Serikat dengan paket yang membawa sejumlah fitur yang sebelumnya lebih identik dengan lini Galaxy S26.
Ukuran unduhnya tercatat besar, yakni 4408.31 MB, dan paket ini sudah memuat patch keamanan April. Nomor versinya adalah S938USQU9CZDP/S938UOYN9CZDP menurut tipster CID di X.
Fitur yang ikut turun dari Galaxy S26
Salah satu sorotan utama ada pada masuknya Agentic AI, Quick Share yang kini kompatibel dengan AirDrop, serta Creative Studio. Kehadiran fitur-fitur ini membuat Galaxy S25 memperoleh kemampuan yang sebelumnya dianggap lebih dulu hadir di model yang lebih baru.
Creative Studio kini bisa dibuka langsung dari layar aplikasi. Dari sana, pengguna dapat membuat wallpaper kustom, stiker unik, dan gambar profil yang lebih personal tanpa harus berpindah menu terlalu jauh.
Quick Share juga mendapat peningkatan yang terasa lebih luas dampaknya. Pengguna kini bisa berbagi foto, video, dan file lain ke iPhone, iPad, Mac, maupun perangkat lain yang mendukung AirDrop.
Samsung juga menambahkan batasan baru untuk penerimaan file. Opsi ini memungkinkan pengguna membatasi transfer hanya dari perangkat yang masuk ke akun Samsung atau akun Google tertentu.
AI dibuat lebih praktis untuk pemakaian harian
Di sisi kecerdasan buatan, One UI 8.5 membawa beberapa penyesuaian yang lebih dekat ke kebutuhan sehari-hari. Bixby Text Call kini bisa menyaring panggilan sebelum dijawab agar pengguna lebih dulu mengetahui siapa penelepon dan tujuan panggilannya.
Pengeditan gambar juga dibuat lebih fleksibel lewat perintah teks. Pengguna dapat meminta perubahan spesifik, seperti mengganti warna pakaian, menambahkan objek ke meja kosong, atau menggabungkan elemen dari satu foto ke foto lain.
Photo Assist kini mendukung pembuatan gambar berkelanjutan. Pengguna bisa membuat beberapa versi tanpa harus menyimpan tiap hasil terlebih dahulu, lalu memilih versi terbaik dari riwayat yang tersedia.
Di layar kunci, Now Brief menampilkan saran yang lebih personal sesuai konteks. Interpreter juga mendapat deteksi bahasa otomatis agar percakapan dua bahasa bisa berjalan tanpa perlu menekan tombol mikrofon setiap kali pembicara berganti.
Bixby pun dibuat lebih natural saat memahami perintah. Asisten ini diklaim lebih baik dalam mencari pengaturan atau fitur meski pengguna tidak menyebut nama menu secara presisi.
Perubahan besar juga hadir di kamera dan tampilan
Aplikasi kamera ikut menjadi salah satu area yang paling banyak disentuh. Pemindaian dokumen kini lebih cepat karena tombol scan muncul otomatis saat kamera diarahkan ke dokumen, dan beberapa halaman dapat digabungkan ke dalam satu file PDF.
Samsung juga menambahkan perekaman dual camera, yang memungkinkan kamera depan dan belakang dipakai bersamaan. Untuk video Log, pengguna bisa melihat pratinjau warna sinematik berbasis LUT secara real-time sebelum proses editing dimulai.
Mode Motion Photo otomatis kini hanya merekam ketika ada gerakan di adegan. Jika tidak ada gerakan, kamera menyimpan hasil sebagai foto diam agar ruang penyimpanan lebih hemat.
Dari sisi antarmuka, Samsung membawa tampilan baru dengan efek blur transparan dan elemen mengambang. Panel pengaturan cepat juga dibuat lebih fleksibel karena pengguna dapat menambah, menghapus, mengubah urutan, dan menata ulang kontrol sesuai kebutuhan.
Rollout melebar ke lebih banyak perangkat
Galaxy S25 bukan satu-satunya perangkat yang masuk gelombang awal. Samsung juga mencantumkan Galaxy S25 Plus, S25 Ultra, dan S25 FE dalam distribusi awal One UI 8.5.
Daftar perangkat itu berlanjut ke Galaxy S24, S24 Plus, S24 Ultra, dan S24 FE. Samsung juga memasukkan Galaxy Z Fold 7, Flip 7, Z Fold 6, Flip 6, Galaxy Tab S11, Tab S11 Ultra, serta Galaxy Tab S10, Tab S10 Plus, dan Tab S10 Ultra.
Langkah ini menunjukkan bahwa Samsung tidak membatasi One UI 8.5 hanya pada model paling baru. Setelah lebih dulu dirilis di Korea Selatan pada pekan lalu, pembaruan stabil ini kini bergerak lebih luas ke pasar utama.
Konektivitas, kesehatan, dan keamanan ikut diperbarui
Di bagian konektivitas, Samsung menambah Storage Share, Auto Hotspot, Family Device Sharing, dan akses Smart View yang lebih cepat. Auracast juga diperluas, termasuk kemampuan menyiarkan suara pengguna melalui mikrofon bawaan ponsel.
Aplikasi cuaca kini menampilkan grafik peluang hujan untuk beberapa jam ke depan. Samsung juga menambahkan indeks serbuk sari agar pengguna bisa memantau kondisi alergi dengan lebih mudah.
Pada Samsung Health, laporan mingguan sekarang mencakup data pelacak obat dan sesi mindfulness. Pengguna Galaxy Watch tertentu juga mendapat dukungan fitur tambahan seperti pengukuran antioksidan dan akses meditasi langsung dari jam tangan.
Untuk keamanan, One UI 8.5 membawa alert privasi, perlindungan pencurian, dan opsi menyalakan kembali Auto Blocker secara otomatis setelah 30 menit jika sempat dinonaktifkan. Knox Matrix juga dapat menampilkan status keamanan perangkat lain yang terhubung dengan akun Samsung.
Source: www.androidauthority.com




