Penyelesaian perdata antara Alex Mashinsky dan Federal Trade Commission (FTC) menutup satu bab penting dari kejatuhan Celsius Network. Melalui kesepakatan senilai $10 juta, mantan pendiri sekaligus CEO Celsius itu juga menerima larangan permanen untuk kembali terlibat dalam promosi, penawaran, atau distribusi produk aset digital.
Langkah ini memberi sinyal tegas bahwa Mashinsky tidak lagi memiliki ruang untuk masuk ke bisnis kripto, baik secara langsung maupun lewat pihak lain. Larangan tersebut mencakup aktivitas yang berkaitan dengan penyetoran, penukaran, investasi, hingga penarikan aset, sehingga dampaknya jauh lebih luas daripada sekadar pembatasan peran sebagai eksekutif.
Batas keras bagi Mashinsky
Ketentuan pengadilan menetapkan bahwa Mashinsky tidak boleh mengiklankan, memasarkan, mempromosikan, menawarkan, atau mendistribusikan produk maupun layanan aset digital. Ia juga dilarang membantu orang lain menjalankan aktivitas serupa, termasuk jika dilakukan melalui perantara.
Dengan bahasa yang lebih sederhana, keputusan ini memutus hampir semua jalur yang bisa dipakai Mashinsky untuk kembali beroperasi di industri kripto. Aturan itu dirancang bukan hanya untuk mencegah keterlibatan langsung, tetapi juga untuk menutup peluang dukungan bisnis dari belakang layar.
Nilai sanksi yang lebih besar masih bisa kembali berlaku
Meski penyelesaian akhirnya ditetapkan sebesar $10 juta, dokumen perkara menunjukkan adanya sanksi FTC yang jauh lebih besar, yakni $4,7 miliar, yang masih bisa diaktifkan kembali dalam kondisi tertentu. FTC dapat meminta pengadilan untuk memberlakukannya jika ditemukan aset penting yang tidak diungkap, nilai aset yang keliru, atau kesalahan material dalam laporan keuangan.
Kesepakatan ini juga mewajibkan pelaporan dan penyimpanan catatan hingga 18 tahun. Ketentuan tersebut memperlihatkan bahwa pengawasan terhadap Mashinsky belum benar-benar selesai, meski jalur perdata ini sudah diselesaikan.
Runtuhnya Celsius tetap jadi pusat persoalan
Kasus ini tidak bisa dilepaskan dari kejatuhan Celsius, platform pinjaman aset digital yang sempat dipasarkan sebagai layanan keuangan modern dengan iming-iming hasil menarik. Perusahaan itu mengajukan kebangkrutan pada 2022 setelah menghentikan penarikan dana nasabah.
Keputusan tersebut membuat pengguna tidak bisa mengakses miliaran dolar simpanan mereka dan memicu salah satu skandal terbesar dalam sejarah pinjaman kripto. Runtuhnya Celsius kemudian memperkuat keraguan terhadap model bisnis pinjaman aset digital, terutama ketika janji imbal hasil tinggi tidak dibarengi perlindungan dana pengguna yang memadai.
Tekanan hukum yang datang dari dua arah
Penyelesaian dengan FTC menambah beban hukum Mashinsky di luar perkara pidana yang sudah lebih dulu berjalan. Saat ini ia menjalani hukuman penjara 12 tahun setelah mengaku bersalah pada Desember 2024 atas tuduhan penipuan komoditas dan skema untuk memanipulasi harga token CEL milik Celsius.
FTC sendiri telah menunjukkan sikap keras sejak awal kasus ini. Samuel Levine, Direktur Bureau of Consumer Protection FTC, pernah menyebut bahwa “Celsius touted a new business model but engaged in an old-fashioned swindle,” sebagai gambaran pandangan regulator terhadap praktik yang dinilai menyesatkan.
Sinyal lanjutan bagi industri pinjaman aset digital
Perkembangan terbaru ini juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap platform pinjaman kripto masih sangat ketat. Otoritas disebut telah menindak para pendiri sejumlah perusahaan yang kolaps, termasuk BlockFi dan Genesis, melalui jalur perdata maupun pidana.
Bagi industri, kasus Mashinsky menjadi pengingat bahwa janji pertumbuhan cepat dan hasil menarik tidak menghapus risiko hukum ketika dana pengguna tidak terlindungi. Dengan penyelesaian FTC ini, Mashinsky kini menghadapi kombinasi hukuman penjara, kewajiban finansial, dan larangan permanen untuk kembali masuk ke bisnis kripto.