Freelander 8 Mulai Bergerak Di China, SUV Besar Ini Bawa Huawei Dan Qualcomm Sekaligus

Freelander 8 mulai menarik perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai model perdana dari kebangkitan nama lama itu, tetapi juga karena paket teknologinya yang langsung diposisikan ke level tinggi. SUV ini akan hadir dengan Huawei Qiankun ADS sebagai perlengkapan standar di seluruh trim, lalu dipadukan dengan LiDAR 896-channel untuk mendukung kemampuan berkendara otonom.

Pendekatan itu menunjukkan arah yang jelas: Freelander tidak sekadar ingin tampil sebagai SUV besar, tetapi juga sebagai produk energi baru yang dibekali komputasi dan sistem bantuan berkendara mutakhir. LiDAR yang terintegrasi di atap juga tersedia sebagai opsi, sehingga konsumen mendapat beberapa pilihan konfigurasi teknologi.

Di balik paket elektrifikasinya, Freelander 8 memakai format range extender. Mobil ini mengandalkan mesin 1,5 liter buatan Chery sebagai penambah daya dengan output bersih maksimum 105 kW, sementara penyimpanan energinya menggunakan baterai lithium ternary dari CATL.

Kombinasi itu membuat SUV besar ini tidak sepenuhnya bergantung pada pengisian daya eksternal. Konsumsi bahan bakarnya tercatat 0,76 L/100 km, sehingga efisiensi tetap menjadi salah satu nilai jual utama di tengah bodi yang besar dan bobot yang berat.

Dari sisi ukuran, Freelander 8 memang ditempatkan di kelas atas. Panjangnya mencapai 5.118 mm, dengan opsi 5.185 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, dan wheelbase 3.040 mm.

Bobot kosongnya tercatat 2.980 kg. Karakternya juga ditegaskan lewat desain kotak klasik yang memberi kesan utilitarian dan all-terrain, serta konfigurasi enam penumpang.

Basis teknologinya juga tidak biasa untuk model awal sebuah merek yang baru dihidupkan kembali. Freelander 8 dibangun di atas arsitektur platform iMax terbaru dan disebut sebagai salah satu model massal pertama di dunia yang memakai chip otomotif Qualcomm Snapdragon generasi terbaru 8397.

Dua elemen itu memperlihatkan bahwa pengembangan Freelander berjalan ke arah yang sangat bergantung pada kemampuan komputasi. Di segmen SUV besar energi baru, perpaduan antara pemrosesan data, bantuan berkendara, dan efisiensi daya menjadi faktor yang makin menentukan.

Kemunculan Freelander 8 juga penting karena menandai pergeseran merek Freelander dari status lama menjadi merek independen. Nama ini berawal sebagai lini model klasik milik Jaguar Land Rover, lalu dihidupkan kembali bersama Chery sebagai merek yang fokus pada energi baru pada 31 Maret tahun ini.

Dalam rencana jangka menengah, merek ini menargetkan peluncuran intensif enam model EV baru untuk pasar China dan global dalam lima tahun ke depan. Freelander 8 menjadi model pembuka dari strategi tersebut, dan dijadwalkan meluncur di China pada paruh kedua tahun ini.

Untuk mendukung ekspansi itu, joint venture akan menambah investasi 3 miliar yuan atau sekitar 441 juta dolar AS ke pabrik mereka di Changshu, Jiangsu. Dana tersebut terutama akan dipakai untuk peningkatan lini produksi.

Persiapan pasar juga sudah berjalan lebih dulu. Kantor pusat global Freelander berada di Shanghai, dan merek ini telah menandatangani lebih dari 60 toko di 50 kota di China sebelum model pertamanya resmi dijual.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version